Ilustrasi siswa SMP (Solopos-Dok)

Solopos.com, JAKARTA — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) berencana mewajibkan setiap guru mengajar minimal dua mata pelajaran serumpun. Guru tak boleh lagi hanya mengajar satu mata pelajaran (mapel).

Sementara itu, Kemendikbud terus memperkuat sistem zonasi untuk kemajuan dunia pendidikan. Tahun depan seluruh wilayah Indonesia akan dibagi menjadi 2.578 zona.

"Ada 2.578 zona di seluruh Indonesia yang telah disepakati dinas-dinas pendidikan. Jadi nanti semua penanganan pendidikan berbasis zona," jelas Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud, Supriano, kepada Pro 3 RRI saat berdialog di Gedung Kemendikbud, Jakarta, Rabu (21/11/2018).

Setelah disepakatinya jumlah zona, semua penanganan pendidikan akan berbasis zona. Indonesia bukan menjadi satu-satunya negara yang menerapkan sistem zonasi di Asia Tenggara.

Singapura telah menerapkan zonasi sejak 12 tahun lalu. Australia, Amerika Serikat, dan Jepang juga menerapkan sistem zonasi dalam pendidikan.

"Jadi saya harap agar Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan [LPTK] itu ke depannya menyediakan jurusan mayor dan minor untuk setiap calon guru. Guru mengajar minimum dua mata pelajaran yang serumpun, contohnya Sosiologi dengan Antropologi," paparnya.

Program mayor dan minor dinilai efektif karena selama ini satu guru hanya mengajar satu mata pelajaran. Hal itu, menurut Supriano, menjadi salah satu pemborosan.

Kemendikbud telah menyosialisasikan perubahan skema Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2019 secara menyeluruh. Kemendikbud mengklaim sejauh ini tidak ada pemerintah daerah ataupun sekolah yang resisten atau menentang PPDB berdasar pada zonasi tersebut.

Supriano juga menambahkan, sosialisasi secara masif telah dilakukan secara regional yang melibatkan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan Provinsi.

"Sementara belum ada yang resisten terhadap kebijakan ini karena sesungguhnya tujuan zonasi adalah memberikan kesempatan bagi semua anak untuk mendapatkan layanan pendidikan yang sama," kata dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten