Tutup Iklan

Guru Besar Desak Mendikbud Atasi Unnes

Sejumlah guru besar Unnes mendesak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) turun tangan atasi persoalan kampus tersebut.

 Kampus Universitas Negeri Semarang (Unnes), Sekaran, Gunungpati, Kota Semarang, Jateng. (Unes.ac.id)

SOLOPOS.COM - Kampus Universitas Negeri Semarang (Unnes), Sekaran, Gunungpati, Kota Semarang, Jateng. (Unes.ac.id)

Solopos.com, SEMARANG – Sejumlah guru besar Universitas Negeri Semarang (Unnes) merasa prihatin dengan polemik yang saat ini melanda kampus tersebut. Sebagaimana diketahui, Rektor Fathur Rokhman yang terjerat  kasus plagiarisme menonaktifkan dosen Sucipto Hadi Purnomo.

Mereka pun mendesak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) maupun lembaga-lembaga yang berwenang untuk turun tangan mengatasi persoalan tersebut. Desakan itu tertulis dalam sebuah pesan berjudul Seruan Moral Profesor Universitas Negeri Semarang itu tersebar melalui aplikasi Whatsapps (WA).

Ada empat poin pesan yang coba disampaikan para guru besar itu, yakni terkait keprihatinan mereka terhadap gencarnya pemberitaan yang menyangkut persoalan integritas akademik Unnes.

Wakil Jawa Tengah di Miss Indonesia 2020 Salah Sebut Pendiri Menara Kudus!

Selanjutnya, para guru besar itu mengajak seluruh civitas academica Unnes memisahkan persoalan pribadi dengan urusan institusi. Mereka juga menyerukan kepada seluruh unsur pimpinan kampus tersebut untuk menjunjung tinggi prinsip ketaatan pada asas tata kelola universitas dan norma akademik.

Terakhir, mereka mendesak Kemendikbud dan lembaga terkait yang berwenang untuk mengambil langkah efektif guna menjaga muruah kampus yang dulunya bernama IKIP Semarang itu.

Sebuah pesan yang disebut imbauan moral dari sejumlah guru besar Unnes tersebar di aplikasi WA. (Semarangpos.com-Whatsapps)

11 Guru Besar

Pesan itu mencantumkan nama 11 guru besar Unnes yang mendukung sikap atau imbauan moral tersebut. Ke-11 guru besar itu adalah Prof. Etty Soesilowati, Prof. Joko Widodo, Prof. Bambang, Prof. Suyahmo, Prof. Tri Marhaeni Pudji Astuti, Prof. Hartono, Prof. Haryono, Prof. Teguh Supriyanto, Prof. Saratri Wilonoyudho, Prof. Subyantoro, dan Prof. Eko Prasetyo.

Salah seorang guru besar yang namanya tercantum, Prof. Etty Soesilowati, membenarkan adanya imbauan moral yang tersebar melalui aplikasi WA itu.

Konser Musik Didi Kempot di Blora Dijamin Tanpa Miras & Sajam

“Iya, itu sifatnya imbauan moral untuk semua. Itu sebagai bentuk keprihatinan kami atas banyaknya pemberitaan yang notabene merusak muruah guru besar, reputasi Unnes juga dipertaruhkan,” ujar Etty saat dihubungi Solopos.com, Selasa (25/2/2020).

Etty menegaskan imbauan moral itu tidak berkaitan dengan permasalahan yang saat ini melanda beberapa orang di kampus perguruan tinggi negeri di Semarang itu. Seperti, kasus penonaktifan Sucipto Hadi Purnomo sebagai dosen Unnes, maupun dugaan plagiat Rektor Unnes, Prof. Fathur Rokhman.

“Ini tidak ada hubungan dengan kasus-kasus itu. Ini lebih sebagai imbauan moral. Kami tidak mengatasnamakan senat maupun majelis profesor. Ini lebih kepada kepedulian dan berpikir merdeka,” tegas Etty.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Berita Terkait

Berita Terkini

Sebut Penetapan UMK 2022 Jateng Inkonstitusional, Buruh Siapkan Gugatan

Buruh di Jateng yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jawa Tengah menyebut penetapan UMK 2022 di Jateng yang diputuskan Gubernur Ganjar Pranowo inkonstitusional.

Bupati Grobogan Minta Permasalahan Pertanian di MT Satu Diselesaikan

Bupati Grobogan Sri Sumarni mengingatkan masih ada pekerjaan rumah terkait pertanian pada musim tanam satu (MT-1).

Gasak 16 Tabung Oksigen RSUD Muntilan, Warga Semarang Ditangkap

Seorang warga Kota Semarang ditangkap aparat kepolisian setelah mencuri 16 tabung oksigen milik RSUD Muntilan, Kabupaten Magelang.

Kapal Kebakaran di Cilacap, Distribusi Pupuk di Jateng Aman

PT Pupuk Indonesia memastikan kebakaran yang melanda kapal bermuatan pupuk, KM Soemantri Brodjonegoro, di perairan Cilacap tak berdampak pada alur distribusi pupuk di Jateng.

Salatiga Terapkan PPKM Level 1, Wali Kota: Tetap Disiplin Prokes

Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, memutuskan status PPKM di wilayahnya menjadi level 1 berdasarkan Instruksi Mendagri (Inmendagri).

5 Rekomendasi Kuliner Khas Pemalang

Inilah rekomendasi lima kuliner khas Pemalang yang lezat dan wajib dicicipi.

Keripik Jamur Dieng, Oleh-Oleh Khas Wonosobo

Keripik jamur dieng merupakan salah satu kuliner khas Kabupaten Wonosonbo, Jawa Tengah, yang biasa dijadikan oleh-oleh.

Pekalongan Terancam Tenggelam, Ini Sabuk Hijau Penangkal Abrasi

Pekalongan Mangrove Park merupakan wilayah sabuk hijau yang membentengi wilayah pesisir pantai utara Jawa Tengah itu dari abrasi yang mengancam tenggelamnya daratan.

Asale Kuliner Tempe Mendoan, Fast Food Kearifan Lokal Khas Banyumas

Kuliner tempe mendoan khas Banyumas merupakan wujud fast food dengan kearifan lokal yang sarat makna.

Berdalih Depresi, WNA di Magelang Simpan Puluhan Pil Psikotropika

Seorang warga negara asing atau WNA di Kabupaten Magelang ditangkap polisi karena menyimpan puluhan pil jenis psikotropika.

Waduh! Gadis Bawah Umur di Grobogan Jadi Korban Pemerkosaan Tetangga

Seorang tokoh agama di Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, NR, 58, ditangkap polisi, diduga telah memperkosa tetangganya, NV, 12.

UMK Jateng 2022 Ditetapkan, Rata-Rata Naik 0%, Paling Tinggi Sukoharjo

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, telah menetapkan UMK 2022 untuk 35 kabupaten/kota di Jateng yang kenaikannya rata-rata sangat minim.

Kapal Bermuatan Pupuk Kebakaran di Perairan Cilacap

Sebuah kapal bermuatan pupuk mengalami kebakaran di perairan Teluk Penyu, Cilacap.

Legenda Aji Saka dan Cikal-Bakal Aksara Jawa

Legenda tentang Aji Saka diyakini berkaitan dengan asal-usul serta peradaban orang Jawa, termasuk menjadi cikal-bakal lahirnya aksara Jawa.

Asale Bahasa Ngapak, Ternyata Dari Suku Kutai di Kalimantan Timur

Bahasa Bayumasan alias bahasa Ngapak ternyata berasal dari dialek Suku Kutai, Kalimantan Timur, yang menetap di Jawa Tengah.