Gunung Srandil di Cilacap Menjadi Pepunden Tertua di Tanah Jawa

Gunung Srandil tidak hanya terdapat petilasan leluhur, tetapi juga termasuk pepunden tertua di Tanah Jawa.

Latif Ghufron Aula - Solopos.com
Selasa, 18 Januari 2022 - 18:57 WIB

SOLOPOS.COM - Salah satu petilasan di Gunung Srandil, Cilacap, Jawa Tengah. (Disporapar Cilacap)

Solopos.com, CILACAP — Cilacap dikenal memiliki banyak pesona wisata alam yang indah dan destinasi wisata religi cukup terkenal. Salah satunya Gunung Srandil di Desa Glempangpasir, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Gunung Srandil memesona karena terdapat petilasan leluhur Tanah Jawa. Oleh karena itu, Gunung Srandil menjadi tempat favorit peziarah yang melakukan ritual malam Jumat Kliwon atau Selasa Kliwon pada Bulan Sura atau Muharam.

Berdasarkan keterangan unggahan akun @buminusantara.id, di Gunung Srandil terdapat petilasan Ki Semar atau Kaki Tunggul Sabdo Jati Doyo Amung Rogo. Sebagian masyarakat Jawa meyakini sosok Ki Semar sebagai leluhur di Tanah Jawa.

Baca Juga: Jejak Ki Semar di Gunung Srandil Cilacap, Sering Jadi Tempat Ritual

Tak hanya Ki Semar, di kawasan Gunung Srandil Cilacap terdapat Petilasan Eyang Pengawal Prabu Siliwangi, yakni Eyang Langlang Buana atau Eyang Jagakrasa. Ia merupakan pengembara asal Kerajaan Bugis Makassar. Sosok Eyang Langlang Buana mengembara ke belahan lain hingga akhirnya menetap di Pajajaran menjadi pengawal Raja Sunda.

Dikutip dari Bisnis.com, Senin (17/1/2022), Gunung Srandil memiliki sejumlah petilasan leluhur, di antara Eyang Guru Agung Sultan Mursid, Nini Dewi Tanjung Sekar Sari, Eyang Juragan Dampu Awang atau Sampokong atau Sunan Kuning, dan Mayang Koro atau Hanoman.

Di Gunung Srandil juga terdapat dua makam prajurit Diponegoro bernama Kuncisari dan Danasari. Kedua makam tersebut kemudian dinamakan Makam Sukmasejati.

Baca Juga: Di Gunung Ini Ada Petilasan Ki Semar, Sosok Leluhur di Tanah Jawa

Berdasarkan jurnal penelitian Mahasiswa Pascasarjana Universitas Pandjadjaran Sumedang, Jawa Barat, selain banyak petilasan, Gunung Srandil juga merupakan pepunden tertua di Tanah Jawa. Bahkan, penelitian juga menyebutkan bahwa wisata religi di kompleks Gunung Srandil menjadi tempat penyebaran ajaran Islam.

Wisata religi Gunung Srandil tak hanya dikenal masyarakat Cilacap atau Jawa. Banyak peziarah datang dari Kalimantan, Sumatra, Bali, dan Sulawesi. Masyarakat yang berkunjung ke Gunung Srandil memiliki tujuan berbeda-beda, seperti ziarah, ritual agama, budaya, hingga napak tilas.

Seperti disebutkan di atas, orang yang berkunjung ke kawasan Gunung Srandil tak hanya dapat melihat jejak penyebaran ajaran Islam. Masyarakat juga dapat melihat wihara Buddha Tri Ratna. Wihara tersebut masih digunakan beribadah umat Buddha.

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif