Gunung Soputan Erupsi, Letusan Mencapai 7.500 Meter
Kondisi di Desa Kota Menara, Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, Rabu (3/10/2018). (Antara/Adwit B Pramono)

Solopos.com, JAKARTA - Gunung Soputan yang berada di Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, sejak Minggu dini hari mengalami beberapa erupsi dan kolom abu dari erupsi yang teramati pukul 08.57 Wita tingginya mencapai ± 7.500 meter di atas puncak (± 9.309 meter di atas permukaan laut).

"Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal condong ke arah selatan dan barat daya. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi ± 30 menit," demikian informasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi(PVMBG) Pos Pengamatan Gunung Api Soputan dalam keterangan tertulis  yang diterima melalui layanan perpesanan pada Minggu pagi (16/12).

PVMBG menyatakan bahwa aktivitas kegempaan masih tinggi dan masih tremor letusan menerus di gunung api yang saat ini dalam status Level III (Siaga) tersebut.

Pusat Vulkanologi mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di dalam radius empat kilometer dari puncak gunung dan dalam wilayah sektor arah barat-baratdaya sejauh 6,5 kilometer, yang merupakan daerah bukaan kawah, guna menghindari ancaman leleran lava dan awan panas guguran.

PVMBG juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya aliran lahar, terutama pada sungai-sungai yang berhulu di sekitar lereng Gunung Soputan seperti Ranowangko, Lawian, Popang dan Londola Kelewahu.

"Jika terjadi hujan abu, masyarakat dianjurkan menggunakan masker penutup hidung dan mulut, guna mengantisipasi terhadap gangguan saluran pernapasan," demikian PVMBG.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom