Gunung Semeru Erupsi, Warganet Serukan Pray for Lumajang di Twitter

Warganet menunjukkan kepedulian mereka terhadap warga Lumajang yang sedang mengalami musibah dengan bersama-sama menggunakan tagar pray for Lumajang di jagat Twitter.

Astrid Prihatini WD/Newswire - Solopos.com
Minggu, 5 Desember 2021 - 19:30 WIB

SOLOPOS.COM - Warga mengamati truk pengangkut pasir yang tertimbun material guguran awan panas Gunung Semeru di Desa Sumber Wuluh, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). (Antara)

Solopos.com, SOLO-Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, erupsi pada Sabtu (4/12/2021), tagar pray for Lumajang jadi trending topic di Twitter. Hingga berita ini diunggah pada Minggu (5/12/2021) pukul 19.00 WIB sudah ada 22,3 ribu tweet menggunakan tagar ini.

Warganet menunjukkan kepedulian mereka terhadap warga Lumajang yang sedang mengalami musibah gunung meletus dengan bersama-sama menggunakan tagar pray for Lumajang di jagat Twitter. Bukan hanya itu, tak sedikit warganet mengunggah sejumlah aksi sosial yang dilakukan untuk membantu warga terdampak letusan Gunung Semeru tersebut.

Sejumlah institusi pemerintah juga ikut menggunakan tagar pray for Lumajang. Salah satunya adalah Polres Trenggalek. “Dalam rangka penanggulangan bencana alam erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang saat ini Polri menggelar Ops Aman Nusa II. Ini merupakan bentuk komitmen Polri selalu berada di garis terdepan dan responsif dalam membantu masyarakat yang menjadi korban bencana alam #PrayForLumajang,” tulis Polres Trenggalek melalui akun @1trenggalek seperti dikutip pada Minggu (5/12/2021).

Baca Juga: Melihat Keindahan 5 Danau di Gunung Semeru yang Saat Ini Erupsi

“Cepat pulih, cepat indah kembali Semeru,” tulis @lleo*** seraya menyertakan tagar #semeruerupsi dan #prayforsemeru.

“Cepat sembuh Lumajang #PrayForLumajang,” tulis @mhuny_***.

“Dulu sempat bingung gimana caranya bangunan2 setinggi candi bisa tertimbun tanah, gimana caranya juga sebuah pemukiman/peradaban  bisa lenyap, setelah melihat gambar ini jadi sangat paham #prayforlumajang,” tulis akun @robi*** seraya menyertakan rumah-rumah warga yang tertimbun abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Semeru.

“Doa terbaik untuk semua korban terdampak erupsi Semeru. Semoga semua baik2 saja #prayforlumajang,” tulis @1pria_be***.

“Semoga saudara-saudara kita di sana tabah dengan musibah ini. Kami semua mendoakan kalian #prayforlumajang,” tulis @together***.

Baca Juga: Lakukan Ini Saat Terjadi Letusan Gunung Berapi Seperti Gunung Semeru

“Doa terbaik untuk saudara2 di daerah Gunung Semeru dan sekitarnya. Semoga semua dalam keadaan sehat walafiat senantiasa. Kita berdoa bersama, kita bangkit bersama #prayforlumajang,” tulis @midu***.

“Mari kita doakan semoga masyarakat selamat dari dampak bencana Gunung Semeru #prayforlumajang,” tulis @007kote***.

“Semoga masyarakat di kawasan lereng Gunung Semeru dan sekitarnya diberikan keselamatan #prayforlumajang,” tulis @mas_di***.

Mengutip laman Antara, Minggu (5/12/2021), berdasarkan pemantauan Badan Geologi, aktivitas vulkanik Gunung Semeru pada 1 dan 4 Desember 2021 merupakan aktivitas permukaan (erupsi sekunder) dan hasil analisis data kegempaan tidak menunjukkan adanya kenaikan jumlah dan jenis gempa yang berasosiasi dengan suplai magma atau batuan segar ke permukaan.  Pada 1 Desember 2021 terjadi awan panas guguran dengan jarak luncur 1.700 meter dari puncak atau 700 meter dari ujung aliran lava dengan arah luncuran ke tenggara.

Baca Juga: Keindahan Gunung Semeru Diabadikan Dewa 19 Lewat Lagu Mahameru

Setelah kejadian awan panas guguran terjadi guguran lava dengan jarak dan arah luncur tidak teramati.  Pada 4 Desember 2021 mulai pukul 13.30 WIB terekam getaran banjir, kemudian pada pukul 14.50 WIB teramati awan panas guguran dengan jarak luncur empat kilometer dari puncak atau dua kilometer dari ujung aliran lava ke arah tenggara (Besuk Kobokan).

 

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif