Tutup Iklan
Penampakan Gunung Agung saat bererupsi, Selasa (22/1/2019) pukul 03.42 WITA. (Twitter-@Sutopo_PN)

Solopos.com, KARANGASEM — Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali kembali bererupsi, Selasa (22/1/2019) pukul 03.42 Wita. Hal itu dipastikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho.

Sutopo menjelaskan letusan Gunung Agung merupakan letusan susulan setelah sehari sebelumnya terpantau bererupsi dua kali. "Gunung Agung kembali erupsi dengan tinggi kolom 2.000 m pada 22/1/2019 pukul 03:42 WITA. Kemarin (21/1/2019) terjadi erupsi 2 kali," tulis Sutopo di akun Twitternya, @Sutopo_PN, Selasa (22/1/2019) opagi.

Meski demikian, Sutopo menegaskan wilayah Bali tetap aman dan tak ada kerusakan akibat letusan Gunung Agung. "Kondisi Bali aman. Tidak ada dampak merusak," lanjut kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB tersebut.

Sutopo menjelaskan Gunung Agung berada dalam status Siaga (level 3). "Status tetap Siaga (level 3). Daerah bahaya di dalam radius 4 km. Tidak ada pengungsian," tutup pria 49 tahun tersebut.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten