Gunakan Lahan Warga untuk Jalan, Pemdes Berjo Ngargoyoso Disomasi

Tiga warga Desa Berjo, Ngargoyoso, Karanganyar yang mengklaim kerabat pemilik tanah yang digunakan untuk jalan menyomasi pemerintah desa setempat. Pasalnya keinginan mereka agar dibuatkan warung ditolak.

 Warga menunjukkan lahan yang digunakan desa sebagai akses menuju Air Terjun Jumog di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar, Jumat (14/1/2022). (Solopos.com/Akhmad Luidyanto)

SOLOPOS.COM - Warga menunjukkan lahan yang digunakan desa sebagai akses menuju Air Terjun Jumog di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar, Jumat (14/1/2022). (Solopos.com/Akhmad Luidyanto)

Solopos.com, KARANGANYAR — Pemerintah Desa (Pemdes) Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar, disomasi warganya. Pasalnya, Pemdes Berjo tanpa izin menggunakan lahan warga sebagai jalan menuju obyek wisata Air Terjun Jumog. Sementara pihak Pemdes menilai warga penyomasi tidak memiliki hak atas tanah yang tersebut.

PromosiIni Alasan Maluku Utara Jadi Provinsi Paling Aman di Indonesia

Somasi dilakukan Kusuma Putra dari Dr. Kusuma Putra and Partners yang menjadi kuasa hukum tiga warga Berjo yang menyebutkan diri sebagai kerabat pemilik tanah. Surat somasi disampaikan Jumat (14/1/2022) dan diterima perangkat Desa Berjo di balai desa setempat.

Kusuma mengatakan sejak 2010, 14 warga pemilik tanah meminjamkan lahan mereka untuk dijadikan akses menuju air terjun Jumog. Selama itu pula mereka tidak meminta kompensasi kepada pemerintah desa. Mereka hanya pernah mendapatkan ganti rugi tanaman yang ada di lahan tersebut.

Baca Juga: Ini Wujud Sendang di Pertapaan Bancolono yang Dipakai Brawijaya V Mandi

Namun begitu objek wisata tersebut moncer dan menghasilkan pendapatan yang fantastis bagi desa, Pemdes tidak mau memberikan sekadar izin pendirian warung di dalam lokasi wisata kepada tiga kerabat pemilik tanah tadi.

“Ada tiga warga yang menyerahkan kuasa hukum kepada kami, mereka kerabat pemilik tanah. Para pemilik tanah ini sudah meminjamkan lahan mereka sejak 2010 untuk akses ke air terjun. Tapi ketika saat ini air terjun sudah menjadi objek wisata banyak dikunjungi wisatawan, mereka minta dibikinkan warung saja tidak dikasih. Padahal, mereka juga tidak meminta kompensasi apa pun atas pemakaian lahan selama ini,” ujar Kusuma kepada wartawan di Ngargoyoso, Jumat.

Ia menjelaskan isi somasi itu di antaranya menuntut pemdes untuk bersedia bermediasi mencari solusi atas persoalan tersebut. “Jika somasi kami tidak ditanggapi dalam tiga hari setelah kami kirimkan, akan kami kirimkan somasi kedua. Jika tidak ditanggapi juga, kami akan melakukan langkah hukum selanjutnya,” ujar Kusuma didampingi tiga kerabat pemilik tanah tersebut serta Ketua Masyarakat Peduli Berjo, Sularno.

Baca Juga: Angkat Menantu Jadi Perdes, Kades Plumbon Tawangmangu Digugat PTUN

Tanggapan Pemdes Berjo

Ditemui terpisah, kuasa hukum BUMDes Berjo yang mengelola objek wisata Air Terjun Jumog, Wibowo Winoto Kusumo, mengatakan 14 warga pemilik tanah sudah menyerahkan sebagian lahan mereka sebagai hibah untuk akses ke air terjun.

Sedangkan ketiga warga kerabat pemilik tanah dinilainya tidak memiliki hak untuk menuntut apa pun dari apa yang sudah dihibahkan.

“Yang memberikan kuasa itu tidak memiliki legalitas atau kewenangan terhadap apa yang diminta. Karena bukan sebagai pelaku hibah dan pemilik,” ujarnya didampingi tokoh masyarakat Berjo, Agung Sutrisno dan salah satu anggota BUMDes Berjo, Winarno.

Baca Juga: Ini Lokasi Pertapaan Keramat Prabu Brawijaya di Gondosuli Tawangmangu

Wibowo menjelaskan hibah adalah pemberian yang tidak ada timbal baliknya atau secara sukarela. “Jadi apa yang disampaikan di sana [tiga warga] sudah terbantahkan semua,” ujarnya.

Sementara itu, Agung Sutrisno kepada wartawan menunjukkan fotokopi berita acara hibah yang ditandatangani para pemilik asli tanah.

“Jadi mereka [tiga kerabat pemilik tanah yang mengajukan somasi] tidak tahu bahwa pemilik aslinya sudah menghibahkan sebagian lahan mereka untuk jalan. Ini buktinya ada semua,” ujarnya.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Event Wisata & Budaya Solo Digadang-gadang Tarik Minat Banyak Wisatawan

Pada masa pandemi, perlu ada beberapa penyesuaian untuk mendukung faktor kesehatan dalam pelaksanaan event-event besar di Kota Solo.

Eks TPA Gebangharjo Wonogiri Disulap Jadi Objek Wisata Bukit New Sogi

Objek wisata di eks TPA Gebangharjo saat ini dimanfaatkan sebagai tempat berkumpul anak muda yang tinggal di wilayah sekitar.

Ada Pemeliharaan Jaringan, Cek Pemadaman Listrik Wonogiri Hari ini

Berikut ini jadwal pemeliharaan dan pemadaman listrik yang terjadi di Wonogiri, Jawa Tengah, pada hari ini, Sabtu, 29 Januari 2022.

Damkar Sukoharjo Gandeng Semua Perusahaan Punya Hidran Jadi Mitra

Sekitar 20 perusahaan yang berdiri di Sukoharjo saat ini sudah menandatangani MoU dengan Damkar Sukoharjo dalam hal penanganan kebakaran.

Sensasi Makan Pentol Bakar 1 Meter di Sriwedari Solo, Pedasnya Nampol!

Seorang pedagang kuliner di selter barat Pengadilan Negeri Solo membuat inovasi unik yakni pentol bakar sepanjang 1 meter yang tidak hanya enak tapi juga mengenyangkan.

Dihapus pada 2023, Ini Jumlah Pegawai Honorer Pemkot Solo

Pegawai honorer atau tenaga kontrak dengan perjanjian kerja (TKPK) di Kota Solo masih sangat dibutuhkan untuk memenuhi kekurangan jumlah PNS.

Puluhan Pegawai KAI Daop 6 Yogyakarta Jalani Tes Deteksi Narkoba

Puluhan pegawai PT KAI Daop 6 Yogyakarta dari jajaran masinis hingga top management menjalani tes urine deteksi narkoba.

Jalan TMMD Bisa Pangkas Jarak di Sendangmulyo Wonogiri 8,5 Kilometer

TMMD akan membangun jalan baru berstruktur makadam yang menghubungkan Dusun Kraguman dengan Dusun Sendang.

PTM Terbatas 100 Persen Klaten Dievaluasi

Pemkab Klaten masih mengevaluasi kembali kegiatan PTM terbatas dengan mempertimbangkan perkembangan kasus Covid-19.

Kasus Covid-19 Meningkat, Klaten Kembali Perketat Pendatang

Kasus Covid-19 Klaten meningkat berawal dari para perantau yang berdatangan ke Klaten.

Ada Penyelundupan Narkoba, Tes Urine Warga Binaan Rutan Solo Negatif

Hasil tes urine secara acak terhadap 15 penghuni sel narkoba di Rutan Solo diketahui negatif. Tes urine ini menindaklanjuti penyelundupan jeruk berisi benda diduga sabu-sabu.

Peduli, Polres Klaten Bedah Rumah Warga di Karanganom

Kegiatan bedah rumah itu dilakukan bersama Kodim Klaten, Pemerintah Desa (Pemdes) Kunden, sukarelawan, dan elemen warga lainnya di Karanganom dan sekitarnya.

Pemkot Solo Siapkan 3 Lokasi Darurat bagi Pedagang Pasar Mebel Gilingan

Selama pembangunan sentra IKM, sebanyak 85 pedaagang Pasar Mebel Gilingan, Banjarsari, Solo, akan dipindahkan sementara ke pasar darurat di tiga lokasi.

Keren, Desa Pondok Klaten Ubah TPS Liar Jadi Taman-Fasilitas Olahraga

Pembangunan kawasan taman sekaligus fasilitas olahraga di lahan tanah kas desa seluas kurang lebih 5.000 meter persegi itu menjadi bagian penataan wajah desa di Pondok.

Penyelundupan Barang ke Rutan Solo Masih Terjadi, Terus Apa Solusinya?

Penyelundupan barang-barang terlarang ke dalam Rutan Solo masih saja terjadi meski pengamanan dan pemeriksaan sudah sangat ketat.

Menyusut 6.391 Ton, Alokasi Pupuk Subsidi NPK di Wonogiri 34,43 Persen

Alokasi awal pupuk bersubsidi jenis NPK Phonska sebesar 17.752 ton atau 34,43 persen dari rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK).