Proses pemadaman api yang membakar gudang mebel CV Nuansa Kayu Bekas di Dukuh Wonosari RT 003, Desa Sambirembe, Kalijambe, Sragen, Minggu (10/11/2019). (Istimewa)

Solopos.com, SRAGEN -- Gudang mebel milik CV Nuansa Kayu Bekas di Sambirembe, Kalijambe, Sragen, yang terbakar, Minggu (10/11/2019) dini hari, berlokasi cukup dekat dengan pabrik milik Presiden Joko Widodo (Jokowi).

PT Rakabu Sejahtera milik keluarga Jokowi berada di kompleks industri yang sama. Bahkan orang pertama yang mengetahui adanya kebakaran itu yakni Joko Sulistyo, 45, adalah petugas keamanan PT Rakabu Sejahtera.

Hingga kini belum dipastikan penyebab kebakaran yang mengakibatkan kerugian hingga miliaran rupiah tersebut. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sragen berencana mendatangkan tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jateng untuk melakukan olah tempat kejadian perkara kebakaran hebat itu.

Kronologi Kebakaran Gudang Pabrik Mebel di Kalijambe Sragen

Hingga Minggu (10/11/2019) siang bara api masih ada di lokasi kebakaran sehingga Tim Identifikasi Satreskrim Polres Sragen belum bisa melakukan olah kejadian perkara.

Kasatreskrim Polres Sragen AKP Supardi mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan mengatakan bara api masih menyala sehingga tim identifikasi belum bisa masuk ke dalam gudang. Dia mengungkapkan sampai Minggu sore belum bisa menyampaikan hasil penyelidikan.

“Belum ada hasilnya. Tadi hanya mengamankan lokasi. Kami akan mendatangkan tim Labfor Polda Jateng. Untuk penyebab kebakaran belum diketaui pasti. Demikian pula untuk kerugian juga belum diketahui pasti karena belum ada pengecekan sebenarnya,” ujarnya.

Gudang Pabrik Mebel di Kalijambe Sragen Terbakar, Kerugian Capai Rp25 Miliar

Sebelumnya, Kasubag Humas Polres Sragen AKP Agus Jumadi menyebut perkiraan kerugiannya mencapai Rp25 miliar. Namun Kasatreskrim sangsi dengan nilai kerugian tersebut.

KBO Reskrim Polres Sragen Ipda Suparno juga sangsi dengan nilai kerugian itu. “Tim Identifikasi sudah ke lokasi tetapi belum bisa menaksir kerugiannya. Untuk penyebab kebakarannya pun masih menunggu konfirmasi dari Labfor Polda Jateng,” ujarnya.

Kapolsek Kalijambe Iptu Aji Wiyono pun setelah melihat kondisi di lokasi kejadian mengatakan kerugian memang kemungkinan mencapai miliaran rupiah. Dia memperkirakan kerugian tidak sampai Rp25 miliar karena itu angka yang besar. “Dari pemilik pun belum bisa menghitung juga kerugiannya,” ujarnya.

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten