Gudang Mebel Seluas 1.000 Meter Persegi Terbakar, Kerugian Capai Rp10 Miliar
Sejumlah petugas pemadam kebakaram dari BPBD Bantul sedang memadamkan sisa api kebakaran pada Sabtu malam di gudang mebel milik PT. CAFE MAN (PT. HUCHISION 3 Indonesia) di Dusun Glondong RT03, Desa Tirtonirmolo, Kecamatan Kasihan, Bantul, Minggu (6/8/2020) pagi. (Harian Jogja/Ujang Hasanudin)

Solopos.com, BANTUL - Gudang mebel seluas 1.000 meter persegi di di Dusun Glondong RT03, Desa Tirtinormolo, Kecamatan Kasihan, Bantul, DIY, terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materi ditaksir mencapai Rp10 miliar.

Manajer Pusat Pengendalian Operasional Badan Penangguangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, Aka Luk Luk mengatakan kerusakan akibat terbakarnya gudang mebel beserta isi di dalam gudang mencapai 90%. "Estimasi kerugian mencapai Rp10 miliar" kata Aka.

Untuk memadamkan api pihaknya mengerahkan sebanyak tujuh unit kendaraan pemadam kebakaran dan satu unit tangki air. Selain itu Pemadam Kebakatan Kota Jogja juga ikut membantu dengan mendatangkan dua unit kendaraan damkar, bahkan kendaraan damkar milik PT. Madukismo dan UGM juga dikerahkan.

5 Bulan Ngenes, Pengelola Umbul Brintik Klaten Berharap Bisa Segera Buka

Kapolsek Kasihan, Kompol Anton Nugroho mengatakan kebakaran gudang mebel terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu saksi Mulyono yang merupakan satpam PT. Cafe MAN sedang duduk di depan pintu gerbang gudang, kemudian datang seseorang mengendarai sepeda motor yang memberitahukan bahwa gudang bagian belakang atau sisi barat gudang terbakar.

Mulyono langsung berlari melihat gudang belakang dan melihat kobaran api sudah membesar. Mulyono sempat panik dan langsung menemui Tuminah salah satu pekerja di PT Cafe Man tersebut yang lokasinya tidak jauh dari gudang, "Setelah saksi kembali ke gudang, gudang mebel sudah hampir semua terbakar," kata Anton, saat dihubungi Minggu (16/8/2020).

Belum Tahu Penyebabnya

Anton belum mengetahui penyebab pasti kebakatan tersebut. Namun berdasarkan fakta-fakta di lokasi kejadian, kata Anton, kebakaran berasal dari api yang membakar tumpukan kayu. Ia menduga penyebab kebakaran dari hubungan arus pendek listrik atau korsleting. Dari korsleting itu menyambar tumpukan kayu.

"Api cepat membesar karena bahan di dalam gudang mudah terbakar. Di dalam gudang itu merupakan mebel kayu ekspor kayu kering dan juga ada bahan mudah terbakar seperti tiner [cairan untuk mencampur cat]," kata Anton.

Update Ricuh Mertodranan Solo, 47 Saksi Diperiksa, Tersangka Bisa Tambah

Pantauan Harian Jogja pada Minggu pagi, terlihat sejumlah personel pemadam kebakaran dari BPBD Bantul masih berjibaku memadamkan sisa sisa api yang masih menyala, terutama dibagian tumpukan kardus dan kayu. Di depan gudang tepatnya di Jalan Bantul terlihat masyarakat berkerumun menyaksikan proses pemadaman di gudang mebel tersebut.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom