Tutup Iklan

Gudang Mayora Madiun Dirampok, Pelaku Tertangkap di Semarang

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Madiunpos.com, MADIUN — Komplotan perampok beraksi di gudang produk Mayora PT Cipta Niaga Semesta (CNS) Kota Madiun, Sabtu (24/8/2019) dini hari.

Polisi berhasil meringkus komplotan tersebut tak sampai 24 jam kemudian tepatnya Sabtu pukul 11.00 WIB di Kelurahan Tambakaji, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang.

Kasat Reskrim Polresta Madiun AKP Haryono mengatakan komplotan rampok itu ditangkap di Kota Semarang setelah melancarkan aksinya di gudang produk Mayora PT CNS di Jl. Basuki Rahmat, Kelurahan Sukosari, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Sabtu dini hari.

Di gudang tersebut, lima perampok itu membawa kabur uang di brankas gudang senilai Rp201 juta. Uang tersebut merupakan hasil penjualan produk dari para karyawan.

Saat kejadian, pelaku masuk ke dalam gudang dan menyekap petugas security yang saat itu bertugas. Malam itu, security yang bertugas yakni Lukman Taufik, 39, dan Hermantoro, keduanya warga Kelurahan Kelun, Kota Madiun.

“[Petugas] Security gudang itu disekap pelaku dengan diikat kedua tangannya pakai tali rafia dan matanya ditutup. Sebelumnya, security ini diancam dengan sebilah parang untuk tidak berteriak,” kata dia, Senin (26/8/2019).

Haryono menuturkan komplotan rampok ini sebenarnya telah dibuntuti polisi dari Jawa Tengah. Sebelum beraksi di Madiun, mereka terlebih dahulu beraksi di Sragen.

Setelah berhasil melancarkan aksinya di Sragen, mereka kemudian melakukan aksi di Madiun. Seusai mengambil uang ratusan juta rupiah di gudang PT CNS, mereka kemudian menuju di Semarang.

“Mereka ditangkap di Semarang. Memang sudah dibuntuti sejak kasus di Sragen. Kami juga telah melakukan koordinasi dengan tim kepolisian dari polres di wilayah Jawa Tengah,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, perampok ini telah melakukan aksi ini di tujuh tempat yaitu empat lokasi di Jateng, dua lokasi di Jabar, dan satu lokasi di Kota Madiun, Jawa Timur.

Para pelaku ini menggunakan aksi kekerasan saat melakukan perampokan. Mereka juga tidak segan-segan menyekap dan menyakiti korban menggunakan senjata tajam saat korban melawan.

“Modus operandi pelaku yaitu mereka mencongkel brankas dan menyekap korban di lokasi,” kata dia.

Para pelaku ini akan diproses di Polrestabes Semarang sampai perkara di sana selesai. Setelah proses hukum di Semarang selesai, baru proses hukum pelaku akan dilanjutkan di Polres Madiun Kota.

Kelima pelaku yang ditangkap yaitu Okky Suryadi asal Cukamaju Cilidok, Natan Moenawar asal Sentul, Asmuri asal Cengkareng, Medy Afriyanto asal Kebayoran Baru, dan Dayat Hidayatullah asal Sepatan Timur.


Berita Terkait

Espos Plus

Cerpen Selendang Bidadari

+ PLUS Cerpen Selendang Bidadari

Siapa tahu keberadaan bidadari itu bukanlah sekadar dongeng seperti pemikirannya selama ini. Mereka sedang mandi saat ini dan Darodin ingin mencuri selendangnya, satu saja.

Berita Terkini

Muncul Petisi Boikot di TV, Begini Respons Ayah Vanessa Angel

Ayah mendiang Vanessa Angel memberikan respons di luar dugaan atas munculnya petisi boikot penampilan dirinya di televisi itu.

+ PLUS Cerpen Selendang Bidadari

Siapa tahu keberadaan bidadari itu bukanlah sekadar dongeng seperti pemikirannya selama ini. Mereka sedang mandi saat ini dan Darodin ingin mencuri selendangnya, satu saja.

Muncul Petisi Boikot Ayah Vanessa Angel dari TV, Ini Penyebabnya

Petisi boikot ayah Vanessa Angel dari TV ini dibuat warganet bernama Jessica D sekitar sepekan lalu.

Mewarisi Api Perjuangan Sapto Nugroho, Pejuang Difabel Asal Solo

Sapto Nugroho terkenal dengan pemikiran “Ideologi Kenormalan” sebagai sarana memperjuangkan kesetaraan dengan kalangan nondifabel.

Ketahui Penyebab Seseorang Bunuh Diri, Salah Satunya Depresi

Jika orang sering merasakan kegagalan berulang dan merasa putus asa, ini juga bisa menjadi penyebab bunuh diri. 

Ini 20 Ramalan Jayabaya Terjadi di Tahun 2022

Dalam ramalan Jayabaya disebutkan bahwa di tahun 2022 atau zaman kalasurata ini, akan terjadi kiamat kubra.

Atasi Tengkes, PKK Wonogiri Realisasikan Bumi Limase pada 2022

PKK akan berkolaborasi dengan pemerintah desa, karang taruna, kader posyandu, dan layanan kesehatan melalui Program Ibu Hamil dan Balita Makan Sehat (Bumi Limase).

Ini Dia Mitos tentang Gunung Semeru yang Perlu Anda Tahu

Karena itulah tidak heran ada yang menghubungkan letusan Gunung Semeru ini dengan ramalan Jayabaya, yang menubuatkan bahwa Pulau Jawa akan terbelah.

Ukur Kecepatan Evakuasi, Warga KRB III Merapi Swadaya Gelar Simulasi

Simulasi yang dilakukan meliputi respons warga ketika ada tanda untuk berkumpul dan bersiap evakuasi hingga kecepatan warga.

Inilah Jumariyanto, Pengusaha Wonogiri yang Diganjar Penghargaan PLN

Pengusaha sukses asal Kabupaten Wonogiri, Jumariyanto, meraih penghargaan kategori Wirausaha Niaga Tangguh (Gold Appreciation) dari PT PLN (Persero), Selasa (30/11/2021) lalu.

Lisa Blackpink Dikabarkan Sembuh dari Covid-19

Tak hanya mengumumkan Lisa Blackpink sembuh dari Covid-19, agensi juga berterima kasih kepada penggemar yang sudah memberikan dukungan.

Bertambah Lagi, Korsel Laporkan Virus Corona Omicron Jadi 12 Kasus

Pemerintah Korea Selatan (Korsel) melaporkan tiga tambahan kasus virus corona Omicron sehingga menjadikan total kasus varian baru tersebut menjadi 12.

Bukan Jebakan Tikus, Petani Tanon Sragen Pilih Pasang Pagar Plastik

Sejumlah petani di Kecamatan Tanon, Sragen, memilih memakai pagar plastik daripada memakai jebakan tikus yang beraliran listrik karena berbahaya.

Wisata Heritage Diharapkan Bisa Hapus Stigma Negatif Kestalan Solo

Pengelola hotel di Kelurahan Kestalan, Banjarsari, Solo, mendukung rencana penataan kawasan sebelumnya terkenal sebagai lokasi mangkal PSK jadi tempat wisata heritage.

Peluang Indonesia Juara Piala AFF Terbuka Lebar, Ini Ulasannya

Timnas Indonesia baru akan mengawali pertandingan Kamis (9/12/2021) melawan Kamboja pada pukul 19.30 WIB.