Gudang gerabah di Dukuh Jatirejo RT 020, Desa Jatisari, Sumberlawang, Sragen, terbakar, Selasa (3/9/2019) sore. (Solopos/Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN -- Gudang gerabah di Dukuh Jatirejo RT 020, Desa Jatisari, Kecamatan Sumberlawang, Sragen, hangus dilalap si jago merah, Selasa (3/9/2019) sore.

Pemadaman butuh waktu sampai tiga jam karena besarnya api. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Sedangkan kerugian material diperkirakan mencapai Rp60 juta.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen, Sugeng Priyono, kepada Solopos.com, Selasa malam, mengatakan gudang berukuran 25 meter x 15 meter itu milik Bambang Hariyanto, 67, warga setempat.

Peristiwa kebakaran itu awalnya diketahui saat seorang warga setempat, Sukidi, melihat asap mengepul saat melintas di depan gundang itu.

“Saat itu, saksi [Sukidi] melihat api sudah membesar. Kemudian warga melapor ke Mapolsek Sumberlawang dan diteruskan ke tim Pemadam Kebakaran Satpol PP Sragen. Berdasarkan laporan itu dua unit mobil pemadam datang ke lokasi dibantu tim BPBD. Kebakaran itu diduga karena korsleting listrik,” ujar Sugeng.

Sugeng mengatakan gudang gerabah itu rusak parah, satu unit mobil juga rusak, mesin diesel 24 PK, sepeda ontel terbakar, satu set gerabah hangus, dan pilar kayu jati hangus. Sugeng menyampaikan kerugian akibat kebakaran itu mencapai Rp60 juta.

Dalam pemadaman kebakaran itu, kata dia, melibatkan 32 personel dari BPBD, tim Damkar Satpol PP, TNI/Polri, PMI, SAR Wong Salam, SAR MTA, dan PLN.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten