Gubernur Jateng Sambut Positif Pemangkasan Libur Akhir Tahun

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bereaksi positif atas keputusan pemerintah memangkas atau mengurangi libur dan cuti bersama akhir tahun 2020.

SOLOPOS.COM - Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, saat membuka CJIBF di Hotel Gumaya, Kota Semarang, Rabu (11/11/2020). (Istimewa-Humas Pemprov Jateng)

Solopos.com, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bereaksi positif keputusan pemerintah yang memangkas atau mengurangi libur dan cuti bersama akhir tahun 2020. Gubernur Jateng yakin kebijakan memangkas libur akhir tahun itu bakal menangkal penularan Covid-19.

Semula, pemerintah berencana memberlakukan libur dan cuti bersama akhir tahun hingga 11 hari, mulai 24 Desember 2020-3 Januari 2021. Namun, pemerintah mengubah keputusan itu dengan hanya memberikan libur pada tanggal 24-25 Desember sebagai libur Natal.

Sedangkan 26-27 Desember 2020 sebagai libur akhir pekan, dan 31 Desember-3 Januari sebagai libur pengganti cuti bersama Idulfitri dan Tahun Baru, serta akhir pekan.

Kasihan, Kakek Basri Diseret di Aspal Gara-Gara Minta Rokok

Sementara itu, untuk tanggal 28-30 Desember yang semula dijadwalkan sebagai libur pengganti cuti bersama Idulfitri ditiadakan. Dengan demikian, pegawai negeri sipil atau PNS tetap masuk kerja.

Menanggapi hal itu, Ganjar pun menilai keputusan pemerintah itu telah seusai dengan aspirasi yang pernah disampaikannya. Semula, Gubernur Ganjar memang sempat mengusulkan agar pemerintah mencabut rencana cuti bersama dan libur panjang akhir tahun.

Covid-19 Melonjak

Hal itu didasari akan adanya lonjakan kasus Covid-19 seperti yang terjadi saat libur panjang akhir Oktober lalu. “Terima kasih, berarti apa yang coba kita sampaikan direspons dengan baik. Itu cara mencegah agar tidak terjadi kerumunan dan Insyaallah penambahan [kasus Covid-19] akan bisa kita kendalikan,” ujar Ganjar seusai menghadiri acara di Taman Indonesia Kaya, Kota Semarang, ibu kota Jateng, Rabu (2/12/2020).

Lebih lanjut, kata Ganjar, saat ini terjadi persebaran Covid-19 yang masih di berbagai daerah, termasuk Jateng. Oleh karenanya, keputusan pengurangan libur akhir tahun dinilai Gubernur Jateng sudah sangat tepat.

Parodi Akting Keluarga Betrand Peto, 4 Bocah Tuai Pujian

“Kita kan bersaing dengan percepatan persebaran hari ini nampaknya luar biasa seluruh dunia. Maka tindakan pemerintah saya kira tepat, dikurangi [libur akhir tahun] lagi lebih bagus lagi,” tegasnnya.

Keputusan pemerintah memangkas libur dan cuti bersama akhir tahun itu disampaikan Menteri Koordinator PMK, Muhadjir Effendy, di Gedung Kemenko PMK, Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (1/12/2020).

"Intinya kita sesuai arahan putuskan bahwa libur Natal dan Tahun Baru tetap ada," kata Menko PMK Muhadjir Effendy seusai menggelar rapat dengan sejumlah menteri.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

Berita Terbaru

Bantu Pasien Covid-19, PMI Jateng Tebar 5 Ventilator

Solopos.com, SEMARANG — Meningkatnya kasus konfirmasi positif Covid-19 di Jawa Tengah menjadi perhatian Palang Merah Indonesia. PMI meningkatkan pelayanan...

PJJ Tak Kunjung Rampung, Gazebo Taman Baca Dibangun di Salatiga

Solopos.com, SALATIGA — Pembelajaran jarak jauh atau PJJ tak kunjung rampung. Berhentinya kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah selama masa...

Begini Kepala Dinkes Jateng sebagai Nakes Pertama Penerima Vaksin Covid-19

Solopos.com, SEMARANG — Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yulianto Prabowo mendapatkan kesempatan menjadi tenaga kesehatan atau nakes pertama di...

Tegas! Nekat Buka Hingga Tengah Malam, Tempat Karaoke di Semarang Ini Disegel

Solopos.com, SEMARANG -- Usaha karaoke di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), disegel lantaran nekat buka hingga tengah malam. Hal...

Nakes Kabupaten Semarang Batal Vaksinasi Covid-19, Ini Pasalnya...

Solopos.com, SEMARANG — Pelaksanaan hari pertama vaksinasi Covid-19 di Jawa Tengah, Kamis (14/1/2021) diwarnai kendala aplikasi pendaftaran bagi para...

Pernah Terpapar Corona, Dinkes Semarang Tetap Vaksinasi Wali Kota

Solopos.com, SEMARANG — Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi—atau yang karib disapa Hendi—akan menjadi orang pertama di Kota Semarang, Jawa...

Dinkes Jateng: Penyintas Covid-19 Belum Terima Vaksin, Termasuk Wali Kota

Solopos.com, SEMARANG — Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo, Kamis (14/1/2021),  menyebut orang yang pernah terpapar Covid-19 atau...

Salatiga Tutup Taman Kota Selama PPKM

Solopos.com, SALATIGA — Pemerintah Kota Salatiga, Jawa Tengah menutup sejumlah taman kota yang dianggap sebagai tempat berkumpul warga selama...

18.000 Nakes Ikuti Vaksinasi Tahap Pertama di Semarang

Solopos.com, SEMARANG — Sekitar 18.000 tenaga kesehatan atau nakes di Kota Semarang, Jawa Tengah menjalani vaksinasi tahap pertama, Kamis...

Vaksin Sinovac di Jateng Sementara Hanya untuk Semarang & Solo

Solopos.com, SEMARANG — Vaksinasi Covid-19 tahap pertama di Jawa Tengah yang akan dimulai Kamis (14/1/2021) lusa tidak akan dilakukan...