Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (kedua dari kiri) bersama istrinya, Siti Atikoh (kiri), menyantap bajingan. (Instagram-@ganjar_pranowo)

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memuji kenikmatan makanan khas Temanggung bernama bajingan.

Solopos.com, SOLO – Kata Bajingan mungkin terdengan kasar lantaran kerap dipakai sebagai umpatan. Namun di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah (Jateng), bajingan merupakan nama makanan yang terbuat dari singkong. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo pun memuji kenikmatan rasa bajingan.

Melalui akun Instagramnya, Minggu (24/9/2017), Gubernur Jateng mengungkapkan rasa makanan khas Temanggung itu enak meski meski nama dan tampilannya cukup seram. "Ternyata, namanya seseram bentuknya. Tapi enak lho rasanya. Hehehe," ungkap Ganjar.

Bahkan, juga melalui akun Instagramnya, orang nomor wahid di Jateng itu sampai menggelar kuis untuk menebak karya kuliner dari salah satu kabupaten di Jateng tersebut. "Apa nama makanan tradisional Temanggung ini? 2 orang teratas yang jawab dengan benar, akan dapat kaos Jateng Gayeng," tulis sang gubernur dengan menyertakan foto dirinya bersama sang istri, Siti Atikoh, sedang menyantap bajingan.

Banyak yang menjawab pertanyaan tersebut sesuai dengan maksud sang gubernur. Namun tak sedikit yang mengungkapkan makanan tersebut bernama cimplungan. "Bajingan pak @ganjar_pranowo sugeng rawuh di Temanggung," tulis pengguna akun Instagram @taufiq_mu.

"Namine Bajingan, pak," ungkap pengguna akun Instagram @danur_muhamad.

"Cimplungan pak @ganjar_pranowo dari Ponjen, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah," papar pengguna akun Instagram @gittherif.

Dari ratusan jawaban, politikus PDI Perjuangan itu memilih dua pengguna akun Instagram pertama yang memberikan jawaban bajingan. Warganet yang beruntung itu antara lain pengguna akun Instagram @wijdanay dan pengguna akun Instagram @dannyprynt.

Karya kuliner dari salah satu kabupaten di Jateng itu merupakan makanan yang terbuat dari singkong dan diolah bersama santan serta gula merah. Rasa manis dan gurih pun berpadu pada makanan, yang menurut gubernur Jateng, memiliki tampilan seram tersebut. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten