Tutup Iklan
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kiri) melantik Bupati Tegal Umi Azizah dan Wakil Bupati Tegal Sabilillah Ardie di Kota Semarang, Jateng, Selasa (8/1/2019). (Bisnis-Alif Nazzala Rizqi)

Solopos.com, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo resmi melantik Umi Azizah sebagai Bupati Kabupaten Tegal dan Wakil Bupati Tegal Sabilillah Ardie di Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (8/1/2019).

Umi Azizah merupakan bupati Tegal terpilih dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Tegal sebagai rangkaian pemilihan umum kepala daerah (pilkada) 2018 lalu. Saat itu, dia menjadi pasangan Entus Susmono.

Umi dan Entus merupakan bupati dan wakil bupati Tegal periode 2014-2019. Keduanya kembali berpasangan pada Pilbup Tegal 2018.  Namun, Entus meninggal dunia sebelum pemungutan suara digelar, sehingga Umi maju menjadi calon bupati (cabup) dengan menggandeng Sabilillah Ardie sebagai calon wakil bupati (cawabup).

Pasangan Umi-Sabilillah kemudian memenangi Pilbup Tegal dengan 70,94% suara.
 
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo memberi jurus kepada Umi agar kuat mengamalkan good governmentGood government disebutnya bisa tercipta jika integritas aparatur pemerintahan dijunjung tinggi dan masyarakat merasa bahagia dengan sistem yang tercipta. 
 
"Layanan publik yang bersih dan melayani. Soal gerakan antikorupsi dengan melakukan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) sampai eselon IV, kelola gratifikasi dengan baik. Itu harus dilakukan dengan baik karena ini yang selalu jadi sorotan masyarakat," tegasnya.
 
Menurut Ganjar, godaan terbesar pemimpin daerah adalah soal lelang jabatan, proyek, dan komisi. Oleh karena itu, integritas menjadi nomor satu.

Integritas disebut menjadi platform untuk menjalankan pemerintahan yang menjadi pelayan masyarakat. Jika itu diterapkan, maka semua pihak diyakini akan hidup tenang dan bahagia serta membuat kultur pemerintahan yang baik sehingga masyarakat makmur. 
 
"Itu godaan-godaan yang harus dihadapi. Percayalah akan banyak gangguan. Anda nanti berbuat baik seperti itu pun akan dicari-cari, karena orang yang tidak suka dengan kebersihan ini pendapatannya akan terganggu, ketika pendapatannya terganggu, dia akan mengganggu sampeyan. Ingat, berbuat baik saja akan diganggu tapi Gusti Allah mboten sare," tuturnya.
 
Selain integritas, Ganjar juga menekankan agar pasangan ini sejalan dalam menjalankan program pengentasan kemiskinan dengan berbagai cara, salah satunya mengembangkan potensi daerah. Terlebih, Kabupaten Tegal dinilai memiliki banyak potensi termasuk di sektor pariwisata dan perikanan.

http://semarang.solopos.com/">KLIK dan https://www.facebook.com/SemarangPos">LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten