Kafe di sudut Kota Lama Semarang, Minggu (2/6/2019) petang. (Antara-Achmad Zaenal M.)

Semarangpos.com, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, berharap kawasan Kota Lama Semarang bebas dari kendaraan. Hal ini disampaikan Ganjar saat menerima kunjungan Panitia Festival Kota Lama di rumah dinasnya, Puri Gedeh, Semarang, Senin (12/8/2019) petang. Ganjar mengaku ide agar Kota Lama Semarang bebas dari kendaraan muncul saat mengunjungi Kota Lama Arbat di Moskow, Rusia, beberapa waktu lalu.

Ganjar mengatakan Arbat dengan bangunan gedung-gedung lama yang eksotik, juga setting sejarah di sepanjang jalan dan lingkungannya, menjadi cermin keberhasilan manajemen kota untuk dijadikan ikon yang menjual dan mendatangkan kesejahteraan bagi warga maupun Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang. Arbat pun menjadi destinasi wisata yang wajib dikunjungi wisatawan saat berkunjung ke Rusia.

"Belajar dari Rusia, Kota Lama akan lebih cantik ketika semua bebas dari kendaraan, gedung-gedung hidup menjadi tempat kreativitas. Car free day zone setiap hari. Parkiran disiapkan. Polusi dihilangkan," kata Ganjar.

Ganjar membayangkan, Kawasan Kota Lama benar-benar menjadi kota lama yang nyaman dan mengesankan. Hanya sepeda onthel yang diizinkan menjadi transportasi untuk berlalu lalang dari satu spot ke spot yang lain. Kendaraan bermotor harus parkir di tempat khusus yang disediakan Pemkot Semarang.

Dalam kunjungan ke Rusia, Ganjar juga terpukau dengan sungai yang mengelilingi kota tua Arbat. Di salah satu sudut, Ganjar pun melihat ada jembatan kecil yang bisa dibuka tutup. Ganjar pun mengusulkan Jembatan Berok bisa dibuka tutup kembali seperti dahulu dan Kali Semarang bisa dilalui perahu-perahu untuk berwisata di Kawasan Kota Lama.

"Festival Kota Lama yang akan berlangsung 12-22 September 2019 saya kira sudah oke, tinggal jalan dan menjadi pemantik Kota Lama lebih berkembang. Tapi saya minta juga menggandeng partner lokal, termasuk artis lokalnya. Tambah lagi seni digital, video mapping, itu akan membuat suasana lebih baru," tandasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Festival Kota Lama 2019, Yeru Salimianto, mengatakan kegiatan yang akan berlangsung di Eks Marabunta, Gedung Marabunta, Taman Kota Lama akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan. Acara itu antara lain Pasar Sentilin, pameran, dance festival, street art, musik, parade, workshop, jelajah Kota Lama dengan tema Kuno Kini Nanti.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten