Tutup Iklan

Gubernur Jateng Ajak Mahasiswa Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

Gubernur Jateng Ajak Mahasiswa Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

SOLOPOS.COM - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (M. Ferri Setiawan/JIBI/Solopos)

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengajak mahasiswa terlibat dalam perbaikan rumah tidak layak huni alias RTLH.

Solopos.com, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak kalangan mahasiswa ikut berperan aktif dalam membantu perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) yang tersebar di 35 kabupaten dan kota provinsi ini.

“Para mahasiswa bisa dilibatkan dalam mencari bantuan dari masyarakat untuk ikut bergotong royong membantu perbaikan RTLH yang ada di sekitar tempat tinggalnya,” kata Gubernur Ganjar Pranowo saat dihubungi melalui telepon dari Kota Semarang, Jateng, Kamis (5/10/2017).

Kendati demikian, politikus PDI Perjuangan itu meminta agar perbaikan RTLH dengan bantuan para mahasiswa itu nantinya harus tetap memenuhi syarat minimal seperti bertembok, memiliki ventilasi, dan punya sarana mandi, cuci, kakus (MCK) yang layak.

Ganjar mengaku akan memberikan bantuan modal kepada mahasiswa untuk membantu perbaikan RTLH. “Perbaikan RTLH dengan melibatkan mahasiswa ini sebagai langkah konkret dari pemerintah dalam mengatasi berbagai persoalan terkait dengan kemiskinan,” ujarnya.

Menurut Ganjar, program-program pengentasan kemiskinan seperti perbaikan RTLH di Jateng memang perlu dilakukan bersama oleh berbagai pihak dan kalangan masyarakat karena pemerintah saja tidak akan mampu melakukannya karena keterbatasan anggaran.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jateng Rudy Apriyantono menambahkan bahwa pihaknya berupaya menyelesaikan target perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak 20.000 unit pada 2017. “Saat ini masih terus dilakukan validasi dan verifikasi baru, sedangkan realisasi kegiatan perbaikan RTLH akan dilakukan,” katanya.

Ia menyebutkan bahwa bantuan perbaikan RTLH ini diberikan bagi keluarga miskin dan diutamakan yang tinggal di 15 kabupaten yang masih masuk kategori zona merah kemiskinan. “Kami bekerja keras agar tidak ada warga miskin yang rumahnya tidak layak huni tercecer atau tidak masuk dalam program rehabilitasi sosial RTLH,” ujarnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Begini Perketatan Aktivitas Masyarakat Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali melakukan perketatan aktivitas masyarakat selama masa PPKM Skala Mikro.

Sinyal Ferdinand Sinaga Merapat ke Persis Solo

Seorang sumber Solopos.com menyebut peluang Ferdinand merapat ke Persis mencapai 90%.

3 Zodiak Ini Konon Insan Paling Kreatif

Dalam urusan kreativitas, ada beberapa orang yang bingung dengan idenya, namun ada yang mudah mewujudkan layaknya zodiak insan kreatif.

Persika Karanganyar 0-1 Persis Solo: Assanur Rijal Akhirnya Pecah Telur

Setelah nihil gol di empat laga uji coba awal klub, Rijal Torres akhirnya pecah telur saat Persis beruji coba melawan Persika Karanganyar

Ngeri! Tabrak Pikap Pengendara Motor Tewas Terlindas Tronton

Kecelakaan itu terjadi antara pengendara sepeda motor Honda Vario dengan mobil Grand Max pikap dan truk tronton

Waduh! Stok Oksigen Menipis, RSUD Sragen Ketir-Ketir

RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen dibuat ketir-ketir dengan kondisi stok oksigen untuk pasien Covid-19 yang menipis.

8 Vaksin & Obat Covid-19 Ini Paling Laris

Bagi kaum skeptis, datangnya pandemi virus corona berati kesempatan bagi para penyedia obat-obatan dan vaksin pencegah Covid-19.

Target Vaksinasi Covid-19 di Jepang Terlampaui, Ini Kiatnya…

Jepang menuntaskan target vaksinasi Covid-19 melalui kerja keras memenuhi target, yakni mewujudkan sampai satu juta dosis vaksin setiap hari. 

Parah! Mau Diberi Masker, Pria Kulonprogo Malah Memukul Polisi

WW, 46 tahun warga Kulonprogo ditangkap setelah memukul Kanit Binmas Polsek Pandak, Ipda Tetepana yang hendak memberinya masker.

Tuan Rumah Liga 2: Sriwijaya FC Berencana Mundur, Persis di Atas Angin

Jika Sriwijaya FC benar-benar mundur, tinggal enam klub yang mengajukan markasnya sebagai tuan rumah babak awal Liga 2.

Tikus Duduki Australia, Napi Diungsikan

Populasi tikus di Australia tidak terkendali dan menduduki benua hingga mendesak manusia sehingga narapidana diungsikan.

Pegawai Setda Terpapar Covid-19, Pemkab Wonogiri Terapkan WFH Di Seluruh OPD

Pemkab Wonogiri menerapkah kebijakan work from home atau WFH untuk seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) hingga 5 Juli.