Gubernur Anies Larang Rokok Dipajang, Produsen Menjerit

Seruan Gubernur direalisasikan dalam bentuk penindakan oleh Satpol PP DKI Jakarta.

 Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berpose dalam acara Webinar Penanganan Covid-19 di DKI Jakarta pada Selasa (24/11/2020) - (Bisnis-Nyoman Ary Wahyudi)

SOLOPOS.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berpose dalam acara Webinar Penanganan Covid-19 di DKI Jakarta pada Selasa (24/11/2020) - (Bisnis-Nyoman Ary Wahyudi)

Solopos.com, JAKARTA – Para produsen rokok berteriak. Pasalnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melarang pemilik toko atau warung kelontong memajang rokok di etalase.

“Semua terdampak pandemi Covid-19 dari mulai kenaikan cukai hingga sekarang diperparah dengan seruan Gubernur ini,” kata Ketua Gabungan Produsen Rokok Putih Indonesia (Gaprindo) Benny Wachyudi dalam diskusi bertajuk Seruan Gubernur DKI Jakarta, IHT dan Sektor Ritel Makin Sekarat, dikutip Bisnis dari keterangan resminya, Jumat (17/9/2021).

Baca Juga: Pemerintah Targetkan Ekspor Mobil Listrik di Tahun 2022 

Benny Wachyudi mengatakan industri hasil tembakau berisiko terpuruk dari hulu ke hilir akibat kebijakan Gubernur Anies Baswedan itu.
Kebijakan pelarangan pemajangan rokok tercantum dalam Seruan Gubernur DKI Jakarta No. 8 Tahun 2021 tentang Pembinaan Kawasan Dilarang Merokok.

Benny menjelaskan Seruan Gubernur DKI bertentangan dengan Peraturan Pemerintah (PP) No. 109 Tahun 2012 yang secara khusus mengatur tentang rokok, termasuk tata cara pemasangan iklan di tempat penjualan.

Kurang Tepat

Senada, Dewan Penasihat Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Tutum Rahanta menyampaikan langkah tersebut dilakukan di momen yang kurang tepat.

“Ketika kondisi ekonomi masih dalam tahapan recovery, Seruan Gubernur ini justru mengganggu aktivitas perekonomian masyarakat. Kami keberatan dan poin utama keberatan kami ialah penjualan rokok ini kan adalah aktivitas legal, yang sah, dan diatur dalam undang-undang. Nah mengapa Seruan Gubernur ini justru seolah-olah bahwa pemajangan tersebut adalah sesuatu yang salah,” kata Tutum.

Tambah Kecewa

Ia menambahkan hal yang menambah kekecewaan adalah ketika Seruan Gubernur direalisasikan dalam bentuk penindakan oleh Satpol PP DKI Jakarta.

“Kami tidak mau ketika kami melakukan aktivitas perdagangan diganggu dengan hal-hal demikian. Kami melakukan aktivitas perdagangan dengan benar, tolong didukung. Jika memang ada yang tidak benar, kan bisa dilakukan sosialisasi dahulu,” ujarnya.

Baca Juga: Warga dan 18 Advokat Laporkan Bupati Sragen ke Polisi, Apa Masalahnya? 

Dari sisi hukum, pengamat hukum Universitas Trisaki Ali Ridho mengatakan hal yang harus dipahami adalah seruan untuk tidak memajang produk rokok sifatnya hanya sebagai imbauan.

“Oleh karenanya, kalo isinya baik dan tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan maka silakan diikuti, tapi kalo sebaliknya maka haram hukumnya untuk diikuti,” jelas Ali.

Menurutnya, Seruan Gubernur tersebut bersifat tidak mengikat karena bukan produk hukum yang bersifat mengatur.

Dia menambahkan Seruan Gubernur tidak hanya tumpang tindih tapi juga bertentangan dengan PP No 109 Tahun 2012 dan berbagai putusan MK, seperti putusan MK No. 54 Tahun 2008.

“Fakta hukumnya clear, bahwa kata MK regulasi hukum di Indonesia tidak pernah menempatkan rokok sebagai produk yang dilarang untuk dipublikasikan,” ujarnya.


Berita Terkait

Berita Terkini

Ekspedisi Energi 2021 Berikan 9 Rekomendasi Ini untuk Pemerintah

Bila berbicara ekonomi, dua hal utamanya yaitu pangan dan energi dan ekspedisi dilakukan untuk memotret peta energi di Jateng.

Loh, Presiden Kok Meresmikan Pabrik Milik Terduga Pengemplang Pajak?

Haji Isam disebut meminta konsultan pajak Agus Susetyo untuk mengkondisikan Surat Ketetapan Pajak (SKP) PT Jhonlin Baratama kepada tim pemeriksa pajak Ditjen Pajak Kemenkeu.

4 Tersangka Pinjol Ilegal Dijerat Pasal Pornografi

Salah satu modus pinjol ilegal dalam menagih utang kepada para debitur adalah dengan konten pornografi.

KSP SAB: Meminjam ke Satu Pinjol Ilegal, Ditagih Banyak Pinjol

Korban menerima beberapa pinjaman bervariasi dari sejumlah aplikasi pinjol ilegal sebesar Rp1,2 juta sampai Rp1,6 juta tanpa persetujuannya.

5 Jurusan Kuliah yang Menjanjikan Gaji Tinggi dan Cepat Dapat Kerja

Ini dia deretan jurusan kuliah yang menjanjikan gaji tinggi dan cepat dapat kerja. Jurusanmu ada enggak lur?

Partai Golkar Menilai Jokowi-Ma’ruf Berhasil Kendalikan Covid-19

Partai Golkar menilai pandemi Covid-19 menjadi tantangan terbesar Jokowi-Ma’ruf di dua tahun masa kepemimpinan mereka.

Perdagangan Satwa Dilindungi Diungkap di Jogja, Pelaku Warga Semarang

Aparat Polresta Jogja membongkar perdagangan satwa dilindungi yang ditawarkan secara online oleh warga Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

Pinjol Pemicu Ibu Wonogiri Bunuh Diri Dibiayai Koperasi Simpan Pinjam

Aplikasi pinjol Fulus Mujur inilah yang mengirim uang ke ibu di Wonogiri yang akhirnya gantung diri, beberapa waktu lalu.

Satelit Nuri Pertama Gagal ke Orbit, Korsel Siap Mencoba 5 Kali Lagi

Korea Selatan gagal menempatkan satelit tiruan ke orbit setelah peluncuran pertama roket Nuri yang dikembangkan di dalam negeri gagal sampai tujuan.

Jabatan Adik Ipar Ahok Dicopot dari Polri, Kini Jadi Staf Biasa

Adik ipar Ahok yang memakai mobil patroli jalan raya (PJR) untuk berpacaran dicopot dari jabatannya di Polri dan kini dimutasi menjadi staf biasa.

Bongkar 13 Kasus Pinjol Ilegal Lintas Provinsi, 57 Orang Jadi Tersangka

Polisi sudah menetapkan 57 tersangka dari pengungkapan 13 kasus pinjol ilegal yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia.

Ahok Dukung Adik Iparnya yang Pacaran di Mobil Patroli Ditindak Tegas

Ahok mendukung Polri menindak tegas adik iparnya, Bripda Bagas yang menyalahgunakan mobil patroli jalan raya untuk pacaran.

Pemeran dan Pacar Video Mesum Lele 13 Detik Minta Maaf

Pemeran video mesum viral Lele 13 detik meminta maaf lewat akun YouTube karena membuat kegaduhan di media sosial.

4 Mahasiswa UNS Ciptakan Membran Oksigenasi Baru untuk Pasien Covid-19

Penelitian mahasiswa UNS mengenai material membran ECMO berangkat dari fenomena pandemi Covid-19 yang sudah terjadi di Indonesia selama lebih dari satu tahun.

Unik! Bebek Ini Mampu Tirukan Ucapan Manusia Saat Memadu Kasih

Seekor bebek kesturi yang diketahui menirukan ucapan manusia dalam rekaman percobaan hewan yang dapat meniru manusia.