Personel Tim Jibom Gegana Polresta Solo membawa granat nanas yang akan dimusnahkan di Mapolsek Baturetno, Wonogiri, Kamis (29/8/2019). (Istimewa/Polres Wonogiri)

Solopos.com, WONOGIRI -- Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Polresta Solo memusnahkan satu unit granat nanas lawas yang ditemukan di Mapolsek Baturetno, https://soloraya.solopos.com/read/20190829/495/1015103/rumah-di-wonogiri-dibobol-maling-saat-ditinggal-layat-perhiasan-dan-uang-raib" title="Rumah di Wonogiri Dibobol Maling Saat Ditinggal Layat, Perhiasan dan Uang Raib">Wonogiri, Kamis (29/8/2019).

Pemusnahan dilakukan di kawasan genangan Waduk Gajah Mungkur, Dusun Putuk, Desa Glesungrejo, Kecamatan Baturetno. Lima personel Tim Jibom Gegana Polresta Surakarta ke Mapolsek Baturetno, Kamis sekitar pukul 10.40 WIB.

Tim lalu mengambil granat itu dari ruang tahanan dan dibungkus selimut khusus antiledak. Granat lalu diangkut menggunakan mobil ke lokasi pemusnahan berjarak sekitar lima kilometer dari Mapolsek Baturetno.

“Pemusnahan berjalan lancar dan tidak ada warga menonton di sekitar lokasi,” kata Kasubbag Humas Polres Wonogiri, Iptu Suwondo, mewakili Kapolres https://soloraya.solopos.com/read/20190828/495/1014998/gara-gara-satu-puntung-rokok-kandang-ayam-di-wonogiri-habis-terbakar" title="Gara-Gara Satu Puntung Rokok, Kandang Ayam di Wonogiri Habis Terbakar">Wonogiri, AKBP Uri Nartanti Istiwidayati, kepada Solopos.com, Kamis.

Suwondo menjelaskan granat itu sebenarnya sudah puluhan tahun tersimpan di Mapolsek Baturetno. Namun, keberadaannya selama ini tak diketahui.

Granat nanas itu baru ditemukan saat Polsek Baturetno menggelar bersih-bersih bersama pada 8 Maret 2019 lalu. Saat itu, polisi berusaha memindahkan satu almari senjata di gudang.

Saat dipindah, lemari itu berbunyi “gludak-gluduk” seperti ada sesuatu yang bergerak-gerak. “Saat dibuka ternyata isinya granat nanas. Granat itu lalu disimpan dalam wadah bambu di ruang tahanan,” kata dia.

Anggota Polsek Baturetno https://soloraya.solopos.com/read/20190828/495/1014931/dapur-rumah-warga-jatipurno-wonogiri-kobong-gara-gara-bakar-sampah" title="Dapur Rumah Warga Jatipurno Wonogiri Kobong Gara-Gara Bakar Sampah">Wonogiri lantas mencari tahu asal-usul granat itu. Mereka menghimpun informasi dari sejumlah polisi yang sudah tua termasuk purnawirawan.

Hasilnya diketahui granat itu sudah ada di Mapolsek Baturetno sejak sekitar 1984. Namun, mereka tidak tahu itu siapa pemiliknya dan dari mana granat itu berasal.

“Jadi granat ini diduga sisa masa perang kemerdekaan,” imbuh Suwondo.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten