Maverick Vinales (Reuters-David Klein)

Solopos.com, MISANO — Yamaha tampaknya enggan terus menjadi bulan-bulanan kompetitor di Moto GP musim ini. Setelah di seri GP Inggris lalu Maverick Vinales dan Valentino Rossi mampu mengamankan posisi ketiga dan keempat, tim berlambang Garpu Tala itu berpotensi merebut juara GP San Marino yang akan digelar di Sirkuit Misano, Minggu (15/9/2019) malam.

Hal ini setelah Vinales merebut pole position dalam kualifikasi, Sabtu (14/9/2019) malam WIB. Pembalap berjuluk Top Gun itu mencatatkan waktu tercepat 1 menit 32,265 detik, lebih cepat 0,295 detik dari Pol Espargaro yang membuat kejutan dengan berada di posisi kedua.

Adapun pemimpin klasemen sementara, Marc Marquez, justru terpuruk di posisi kelima setelah catatan waktunya lebih lambat hampir setengah detik dari Vinales. Kondisi Marquez yang harus start dari posisi kelima dapat dimanfaatkan Vinales untuk melesat sejak awal lomba. Performa tunggangannya memang kian reliabel.

Sebelum merajai kualifikasi, Vinales menjadi yang tercepat di latihan bebas kedua. Usut punya usut, perbaikan performa Yamaha tak lepas dari banyaknya komponen anyar yang mereka pasang yakni di swingarm karbon, penutup rem hingga knalpot.

“Saya merasa nyaman dengan motor saya. Ketika Anda memiliki perasaan bagus dengan tunggangan ini, Anda bisa mencatat waktu lap yang amat baik,” ujar Vinales seperti dilansir Motorsport, Sabtu.

Pembalap asal Spanyol itu mengaku kini dapat memaksimalkan performa motor setelah adanya sejumlah pembenahan komponen. Vinales pun optimistis mampu memetik kemenangan keduanya musim ini di Misano. Sebelumnya dia sukses finis nomor satu di GP Belanda. “Saya tidak sabar menanti untuk bertarung meraih kemenangan.”

Sementara itu, Marquez harus berusaha keras untuk kembali ke jalur kemenangan setelah performa yang tak cukup baik di dua seri terakhir. Pada GP Austria dan GP Inggris, Baby Alien harus kehilangan tampuk pimpinan lomba setelah disalip di tikungan terakhir.

Beruntung Marquez masih kokoh di puncak klasemen dengan 250 poin, unggul 78 poin dari Andrea Dovizioso sebagai rival terdekatnya. “Di lintasan ini, saya tidak perlu menjadi seorang pembalap gila. Saya hanya melakukan yang terbaik dan mencoba menemukan kekuatan 100% dari motor,” ujarnya. 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten