Dua pembalap Yamaha, Valentino Rossi dan Maverick Vinales. (Twitter-@YamahaMotoGP)

Solopos.com, AUSTIN — Performa tim Yamaha tampak terus menanjak di seri-seri awal Moto GP 2019. Setelah gagal meraih podium dalam seri awal di GP Qatar, Yamaha mampu merebut podium kedua di GP Argentina lewat Valentino Rossi. Di GP Amerika Serikat (AS), Senin (15/4/2019) dini hari WIB, Yamaha diyakini berpeluang meraih kemenangan perdananya musim ini.

Prediksi itu tak berlebihan jika melihat performa tim Garpu Tala di latihan bebas di Circuit of The Americas (CoTA), Austin. Dalam latihan bebas II, Sabtu (13/4/2019), Maverick Vinales sukses menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 2 menit 03,857 detik atau 0,044 lebih cepat dibanding Marc Marquez.

Rekan Valentino Rossi ini sejatinya sudah menunjukkan kecepatannya sejak latihan bebas I saat dia hanya terpaut 0,078 detik dari Marquez di posisi pertama. Padahal pembalap lain tertinggal lebih dari 0,6 detik dari Baby Alien pada sesi itu.

Kebangkitan Vinales bersama Yamaha tentu bisa mengganggu upaya Marquez yang tengah mengincar kemenangan ketujuh beruntun di CoTA. Di dua seri awal, Vinales memang baru mengemas sembilan poin hasil finis ketujuhnya di Qatar. Pembalap Spanyol itu kemudian gagal finis di Argentina karena kecelakaan.

“Saya mencoba untuk sangat kompetitif, terutama untuk beberapa lap awal. Namun kami masih harus lebih baik,” ujar rider berjuluk Top Gun ini dilansir Crash, Sabtu.

Vinales menggarisbawahi timnya masih harus meningkatkan daya cengkeram ban di atas lintasan. Sebab, dia memprediksi balapan akan berlangsung dalam kondisi hujan. “Sangat penting untuk berada di papan atas saat kualifikasi karena saya pikir besok akan hujan. Kami harus memulai balapan dari depan,” ujar Vinales.

Sementara itu, Marquez tampak cukup puas dengan performa RC213V di dua sesi awal latihan bebas. Hal ini tak lepas dari pemasangan winglet di swingarm yang telah disetujui FIM sehingga bisa dipakai sejak GP Argentina lalu. Dia menilai tambahan piranti itu membantunya meraih catatan waktu yang lebih baik.

Meski demikian, Marquez menilai pembalap lain juga mengalami perbaikan dalam banyak hal. Dia pun tak berani memprediksi akan terus menguasai CoTa yang sudah dimenanginya sejak 2013. “Saya tahu suatu saat akan ada pembalap yang mengalahkan saya di sini. Itu normal,” ujar Marquez. 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten