Golput, Dicetuskan Imam Walujo, Digerakkan Soe Hok Djin

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, SOLO–Sebanyak 10 partai siap bersaing meraih dukungan rakyat. Ada Partai Katolik, Partai Syarikat Islam Indonesia, Partai Nahdlatul Ulama, Partai Muslimin Indonesia, Golongan Karya, Partai Kristen Indonesia, Partai Musyawarah Rakyat Banyak, Partai Nasional Indonesia, Partai Islam Perti, dan Partai Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia.

Walau ada banyak partai, pemilu saat itu dianggap sebagai pemilu bohong-bohongan. Pemerintah begitu represif dan tentara (ABRI) memiliki kuasa menentukan kebijakan. Para aktivis muda dan mahasiswa merasa tak ada perlunya ikut pemilu. Pemilu direkayasa dengan cara-cara yang antidemokrasi. 

Berbagai aturan dan tata cara dimanipulasi untuk memenangkan Golkar sebagai mesin politik rezim Orde Baru. Inilah pseudo democracy atau demokrasi semu yang mengelabui rakyat. Pemilu hanya dijadikan sebagai kamuflase demokrasi. Akibatnya, istilah golput atau golongan putih mulai marak di Indonesia.

Majalah Tempo edisi 19 Juni 1971 menulis deklarasi untuk ”menjadi penonton yang baik” kala Pemilu 1971 sudah dimulai sejak akhir Maret dan awal April 1971 oleh Ketua Presidium Perhimpunan Mahasiswa Katolik Indonesia (PMKRI), Max Wajong. Namun, Max belum menyebut gerakan itu sebagai golongan putih.

Istilah golongan putih pertama muncul di Harian KAMI edisi 12 Mei 1971 yang ditulis Imam Walujo Sumali, mantan Ketua Ikatan Mahasiswa Kebayoran dengan judul Partai Kesebelas untuk Generasi Muda. Tulisan yang dibuat setelah berdiskusi dengan tokoh-tokoh parpol ini memuat gagasan memunculkan partai kesebelas, selain sepuluh parpol yang bertarung dalam Pemilu 1971.

Partai tersebut dinamakan Imam sebagai Partai Putih dengan gambar putih polos. Di dalam tulisannya itu, Imam menganjurkan orang memilih Partai Putih dengan menusuk bagian putih di sela-sela atau di antara kesepuluh tanda gambar parpol dan Golkar. Bisa dikatakan pencetus istilah golput adalah Imam.

Dalam edisi 19 Juni 1971, Tempo melaporkan gerakan ini menjadi membesar. Sekelompok aktivis muda , seperti Arief Budiman, Imam Walujo, Husin Umar, Marsilam Simandjuntak, Asmara Nababan, dan Julius Usman, yang menamakan diri mereka Kelompok Oposisi, mulai bergerak. Lantas, Partai Putih, yang tanpa tanda gambar bermetamorfosis menjadi golongan putih yang memiliki simbol gambar segilima hitam di atas dasar putih polos.

Menurut Ekspres edisi 14 Juni 1971, golput adalah sebuah gerakan untuk datang ke kotak suara dan menusuk kertas putih di sekitar tanda gambar, bukan pada gambarnya. Hal itu akan mengakibatkan suara menjadi tidak sah dan tidak dihitung. Jadi, para pemilih tetap pergi ke bilik suara. Tidak pasif.

Sejarah munculnya istilah dan gerakan golput tak akan jauh dengan tokoh Arief Budiman. Arief sendiri mengemukakan alasannya. Menurut dia, seperti dikutip dari buku Kebebasan, Negara, Pembangunan; Kumpulan Tulisan 1965-2005, dengan membatasi jumlah parpol, pemerintah sudah melanggar asas demokrasi yang sangat mendasar, yakni kemerdekaan berserikat dan berpolitik. ”Apa gunanya pemilu kalau orang tak bebas berserikat dan berpolitik?” tulis Arief.

Arief yang aktif berpartisipasi dalam gerakan demokrasi sejak kuliah di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia ini memiliki nama asli Soe Hok Djin. Bersama adiknya, Soe Hok Gie, Arief termasuk aktivis Angkatan ’66. Pada 1963, Arief aktif di politik kebudayaan dan ikut menandatangani Manifesto Kebudayaan menentang Lekra (Lembaga Kebudayaan Rakyat) dinilai monolitik dalam demokrasi berkebudayaan.

Arief sudah dikenal dalam kritik politik sejak rezim Orde Lama, Orde Baru, hingga pascareformasi. Gerakan golput sebagai oposisi Orde Baru merupakan hal yang membuat peraih PhD Sosiologi dari Universitas Harvard Amerika Serikat ini menjadi populer dalam pembahasan partisipasi pemilu. Jadi, golput dicetuskan Imam Walujo, sedangkan Arief Budiman menjadi ikon golput.

Dalam artikel opininya yang dimuat dalam Dua Kiat Menumpas Golput (Majalah Tempo, 28/12/1996), Arief mengingatkan definisi golput di atas mempunyai keterikatan terhadap sejarah prosedur pemilu dan kultur berpolitik Indonesia. Golput 1971 yang digerakannya jelas masuk dalam sejarah prosedur pemilu. Merujuk kultur berpolitik Indonesia, sistem nenek moyang pemilihan kepala desa ternyata menyediakan pilihan kotak kosong sebagai prosedur tak memilih bila calon tunggal yang dinilai tak layak bagi pemilih.

Arief seperti mau menegaskan: jika tak memilih juga merupakan pilihan yang dijamin demokrasi, maka tak memilih tetap relevan dalam pemilu, di mana pun dan kapan pun. Sudah selayaknya pilihan politik dalam demokrasi diupayakan utuh terepresentasi dalam prosedur demokrasi bernama pemilu.

Pemilu pertama Orde Baru diselenggarakan di bawah pemerintahan Soeharto. Para pemuda dan mahasiswa (Angkatan 66) kala itu melakukan protes. Mereka berpendapat ABRI-lah penentu nasib serta masa depan negara, bukan rakyat. Perhelatan lima tahunan itu dinilai tidak bertumpu pada prinsip demokrasi, bahkan cenderung melecehkannya. Para inisiator golput tidak melarang orang datang ke TPS. Namun, mereka menyarankan mencoblos kertas suara di luar gambar partai yang berwarna putih. Suara dibuat cacat sehingga tidak sah dalam penghitungan suara.

Berita Terkait

Berita Terkini

Unik, 200 Santri Ponpes Ini Menyatu dengan Alam dan Memelihara Hutan

Salah satu alasan pemilihan ponpes itu di tengah kawasan hutan yakni menyelaraskan diri dengan alam.

PSG Menang Dramatis atas Lyon, Messi Belum Bertaji

Gol Mauro Icardi mengantarkan Paris Saint-Germain memetik kemenangan dramatis 2-1 atas Olympique Lyon.

Teka-Teki Pria Meninggal Saat Live TikTok di Jatinegara

Polisi enggan menyimpulkan apakah minuman keras dan obat-obatan tersebut ada kaitannya dengan peristiwa kematian korban.

PM Spanyol Tunda ke Acara PBB Gara-Gara Gunung Meletus

Kepala wilayah Canaries, Angel Victor Torres, menyebut wilayah di Gunung Cumbre Vieja sangat jarang ditinggali penduduk.

Chelsea ke Puncak Klasemen Seusai Bekuk Tottenham, Tuchel Girang

Chelsea bermain apik sangat menundukkan Tottenham Hotspur 3-0 dalam lanjutan Liga Inggris di London.

Satpol PP Sukoharjo Gencar Patroli Prokes Selama PPKM Level 3, Begini Hasilnya

Petugas Satpol PP Sukoharjo tetap gencar melakukan patroli protokol kesehatan atau prokes di berbagai penjuru wilayah selama PPKM level 3.

PDIP Sragen Sumbang 10.000 Vaksin Covid-19 untuk Warga, Bupati Ikut Nyuntik

DPC PDIP Sragen menyumbang 10.000 dosis vaksin Covid-19 untuk masyarakat yang didanai dari semua anggota FPDIP di DPRD.

Warga Gempol Klaten Raup Jutaan Rupiah dari Usaha Maggot, Masalah Sampah Pun Kelar

Warga Desa Gempol, Karanganom, Klaten, tak hanya meraup untuk menjanjikan dari usaha budidaya maggot tapi juga menyelesaikan masalah sampah.

Rumah Dibongkar, Seratusan Warga 4 RW di Semanggi Solo Dapat Bantuan Rp5 Juta

Seratusan warga empat RW di Kelurahan Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, yang rumahnya dibongkar mendapatkan bantuan Rp5 juta.

Irjen Napoleon Disebut Lumuri Tubuh Muhammad Kece dengan Kotoran

Napoleon menyebut perbuatan Muhammad Kece sangat membahayakan persatuan dan kerukunan umat beragama di Indonesia.

Wow, Desa Tawangsari Boyolali Jadi Rujukan Studi Banding

Skala prioritas utama program pembangunan Desa Tawangsari berdasarkan kehendak rakyat.

Bantu Luluskan PKH, Kube Rejo Mulyo Koripan Karanganyar Dapat Tambahan Modal Rp20 Juta

Kube Rejo Mulyo Koripan Karanganyar yang beranggotakan para penerima bantuan PKH mendapat tambahan modal untuk pengembangan usaha.

1.954 Peserta Perebutkan 235 Formasi di Seleksi CPNS Salatiga

Sebelum menggelar tes, panitia menggelar simulasi untuk memastikan kesiapan panitia dalam menghadapi ribuan peserta.

Operasi Patuh Candi Boyolali Dimulai Senin, Pelanggar Prokes dan Lalu Lintas Jadi Sasaran

Polres Boyolali siap menggeber Operasi Patuh Candi 2021 dengan sasaran pelanggaran protokol kesehatan dan aturan lalu lintas.

Hasil Liga 1 2021-2022: Tundukkan Arema Malang 2-1, PSS Sleman Raih Poin Penuh

Arema Malang unggul lebih dahulu lewat gol yang dicetak Johan Ahmad Alfarizi menit ke 35

Ladies, Begini Cara Merawat Payudara Agar Tetap Kencang dan Sehat

Ada beberapa cara sederhana yang dapat Anda coba supaya payudara tetap kencang dan sehat.