Kepala Disporapar Jawa Tengah Sinoeng N. Rahmadi. (Antara-Achmad Zaenal M.)

Solopos.com, SEMARANG — Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah Sinoeng N. Rachmadi mengakui layanan transportasi online sangat membantu pelayanan pariwisata Jawa Tengah.

Salah satu manajemen layanan transportasi online area Jateng-DIY, yakni Gojek melalui Gocar, bahkan telah menyampaikan kepadanya mengenai rencana perluasan cakupan wilayah (coverage area). Hal itu dinilainya akan semakin membantu para wisatawan mendapat kemudahan.

Penyedia layanan ini, ujarnya, telah memperoleh titik-titik wisata menarik di Jateng. Dengan demikian, katanya, para driver layanan taksi online itu bakal aktif merekomendasikan titik-titik wisata di Jawa Tengah kepada penumpangnya.

"Tentu ini sangat membantu dalam mempromosikan pariwisata di Jawa Tengah," ujar kepala dinas yang memiliki konsep keroyokan menggandeng banyak pihak untuk memajukan pariwisata ini.

Selanjutnya mereka akan memperpanjang jarak layanan dari 30 km menjadi 100 km. Dengan demikian, katanya, wisatawan yang ingin berwisata tapi tidak hanya di Semarang bisa lebih difasilitasi.

“Karena kalau maksimal 100 km kan bisa sampai Solo. Ambarawa masuk. Salatiga masuk," imbuh Sinoeng sebagaimana dipublikasikan Kantor Berita Antara, Kamis (7/11/2019).

Perluasan layanan akan diuji coba pada akhir tahun 2019 ini. Harapannya dengan adanya layanan transportasi online di hampir seluruh wilayah Jawa Tengah, wisatawan bisa lebih difasilitasi.

"Itu sangat luar biasa. Dengan tambahan coverage ini harapannya bisa melayani seluruh destinasi wisata di Jawa Tengah," ujarnya.

Meskipun belum mengantongi data, karena perhitungan dilakukan setelah akhir tahun, Sinoeng mengungkapkan bahwa jumlah wisatawan di Jawa Tengah terus meningkat. Ia pun optimistis mampu menarik 900.000 wisatawan datang ke destinasi wisata maupun event di Jawa Tengah.

Ratna, wisatawan asal Grobogan, mengatakan bahwa keberadaan GoCar memang sangat membantu. Bersama keluarganya, perempuan satu anak ini memilih memanfaatkan jasa kendaraan online daripada mobil pribadi.

"Karena kalau mau pakai mobil pribadi itu harus cari-cari tempat wisatanya. Kalau dengan Gocar malah dikasih referensi mau ke mana," ujar perempuan yang saat itu menggunakan layanan Gocar untuk beralih dari Lawang Sewu ke Goa Kreo Semarang.

Sayangnya, imbuh dia, layanan transportasi online ini tidak dapat digunakan untuk jarak yang agak jauh. "Sepertinya enggak bisa ya waktu itu," ujarnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Antara


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten