JOGJA -- Kendati memiliki keterbatasan fisik tidak memiliki dua tangan sejak lahir tidak membuat kretivitas Sabar Subadri menjadi padam. Perupa kelahiran Salatiga, Jawa Tengah tersebut justru mampu “berdamai” dengan kekurangan yang ia miliki dan menjadi energi positif menghasilkan sebuah karya lukisan.

Melukis menggunakan kedua kakinya tak membuatnya patah arang.Hal tersebut ia tunjukkan saat menggelar pameran seni rupa tunggal
bertajuk Natura Estorika di Jogja Galerry, Jalan Pakepalan, Alun
alun utara. Dalam pameran yang berlangsung dari 1-10 Februari
tersebut, Sabar, demikian ia disapa memamerkan sebanyak 26 karya yang
ia buat dari 1996-2013.

Seluruh karya yang dia pamerkan tersebut banyak menceritakan tentang
keindahan alam dan budaya. Objek objek Sabar tersebut dibuat dengan
gayanya yang cenderung realis.

Beberapa pengunjung yang datang melihat begitu terpana
meyaksikan karya lukis Sabar. Tidak terkecuali Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas, yang pada kesempatan itu membuka pameran lukisan Sabar.

Hemas mengaku takjub dengan lukisan Sabar berjudul Pohon Kehidupan. Dalam kanvas berukuran 80X80 itu, terlihat beberapa pohon
beringin dengan kokohnya bertengger disebuah bidang tanah.

“Lukisan ini begitu detail sekali ada bayangannya. Baru sekali ini saya melihat
lukisan yang begitu detail dan pohon ini banyak memiliki makna
filosofis untuk terus tumbuh dan berkembang,” kata GKR Hemas kepada
sejumlah wartawan, Jumat (1/2/2013).

Saking tertariknya, GKR Hemas pun berencana membeli lukisan yang dibanderol dengan harga Rp20 juta.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten