Pemilik toko alat listrik Dede Terang, Agus Rahmatno, menjaga tokonya di Troso, Karanganom, Klaten, Selasa (3/9/2019). (Solopos/Ponco Suseno)

Solopos.com, KLATEN -- Setelah https://soloraya.solopos.com/read/20190902/493/1015946/alfamart-polan-klaten-dibobol-maling-ini-barang-yang-hilang" title="Alfamart Polan Klaten Dibobol Maling, Ini Barang yang Hilang">minimarket Alfamart di Desa Polan, Kecamatan Polanharjo, Klaten, dibobol maling pada Senin (2/9/2019) dini hari, kini giliran toko alat listrik di RT 004/RW 001, Troso, Karanganom, mengalami kejadian serupa.

Toko bernama Dede Terang milik Agus Rahmatno, 49, itu dibobol maling, Selasa (3/9/2019) pukul 03.00 WIB. Informasi yang dihimpun Solopos.com, aksi https://soloraya.solopos.com/read/20190902/493/1016098/pembobol-alfamart-polan-klaten-3-orang-naik-toyota-avanza" title="Pembobol Alfamart Polan Klaten 3 Orang Naik Toyota Avanza">maling di toko alat listrik Dede Terang itu kali pertama diketahui istri pemilik toko, Reni, 49, Selasa pukul 08.00 WIB.

Waktu itu, Reni hendak mematikan lampu penerangan di depan tokonya. Saat hendak membuka pintu toko, Reni dikagetkan dengan kondisi pintu utama yang sudah terbuka. Saat dicek di dalam toko, sejumlah alat listrik raib.

“Begitu mengetahui toko dibobol https://soloraya.solopos.com/read/20190528/493/995357/maling-kreatif-gasak-padi-siap-panen-dari-sawah-di-klaten" title="Maling Kreatif! Gasak Padi Siap Panen dari Sawah di Klaten">maling, saya langsung menghubungi bapak [Agus Rahmatno],” kata Reni, saat ditemui wartawan di toko alat listriknya, Selasa.

Pemilik toko, Agus Rahmatno, menduga para pencuri yang menggasak sejumlah alat listrik di tokonya sudah profesional. Para pencuri merusak tiga gembok di pintu utama sebelum membuka pintu etalase kaca.

“Gembok dirusak pakai gergaji. Sekilas memang rapi. Gembok yang dirusak juga dibawa para pencuri,” kata Agus Rahmatno.

Alat listrik yang dibawa pencuri, di antaranya lampu bermerek, kabel tujuh rol, lima unit kipas angin, dan lainnya. Jika ditotal kerugian Agus mencapai Rp25 juta. Itu belum termasuk uang penjualan pulsa senilai Rp400.000 dan pakaian laundry milik pelanggan.

Agus Rahmatno mengatakan toko alat listrik Dede Terang berdiri sejak tiga tahun lalu. Dalam perkembangannya, Agus Rahmatno juga menjual pulsa telepon seluler (ponsel).

Sejak satu tahun lalu, Agus Rahmatno juga membuka jasa laundry. Selain mengincar alat listrik yang harganya mahal, para pencuri juga mengambil pakaian milik pelanggan.

Kapolsek Karanganom, Iptu Tri Harni, mewakili Kapolres Klaten, AKBP Aries Andhi, mengaku sudah memperoleh laporan pencurian di toko alat listrik Dede Terang di Troso.

“Kami masih menyelidiki kasusnya. Kami imbau ke warga yang memiliki toko lebih baik tidur di toko saja. Jangan sampai kosong saat malam hari. Di samping itu, pasang kamera CCTV,” katanya.

Sebelum aksi pencurian di Kecamatan Karanganom ini, kawanan pencuri juga membobol Alfamart di Polan, Kecamatan Polanharjo, Senin (2/9). Lokasi Kecamatan Polanharjo bersebelahan dengan Kecamatan Karanganom.

Di toko berjejaring itu, tiga pencuri menggunakan penutup kepala saat menggondol rokok, minyak wangi, dan barang dagangan lainnya. Aksi para pencuri itu terekam kamera CCTV.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten