Gibran Soal Prostitusi Gay di Nusukan Solo: Tak Ada Toleransi!

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan tidak akan menoleransi pelanggaran hukum termasuk praktik prostitusi gay di Nusukan.

 Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. (Antara)

SOLOPOS.COM - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. (Antara)

Solopos.com, SOLO — Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka turut mengomentari terbongkarnya praktik prostitusi gay atau penyuka sesama jenis di salah satu indekos wilayah Nusukan, Banjarsari, Sabtu (25/9/2021).

PromosiMetaverse Menjadi Gaya Hidup Satu Dekade Lagi

Kepada wartawan di Solo, Senin (27/9/2021) malam, Gibran menegaskan tidak akan menoleransi segala bentuk pelanggaran hukum. Apalagi hal itu terjadi di tengah pandemi Covid-19.

“Saya sudah koordinasi dan komunikasi dengan Kapolresta agar praktik prostitusi, apa pun bentuknya, dan berkedok apa pun, segera ditindak dan diproses sesuai aturan hukum, demi menjaga kondusivitas Kota Solo,” tegasnya.

Baca Juga: Prostitusi Gay di Nusukan Solo Terbongkar, Ini Kata Warga Sekitar

Selanjutnya, Gibran meminta masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan hukum kasus prostitusi gay di Nusukan, Banjarsari, Solo, itu kepada aparat kepolisian. “Karena memang itu menjadi tugas dan kewenangan mereka,” imbuhnya.

Sebagaimana diberitakan, aparat Polda Jateng membongkar praktik prostitusi di salah satu rumah indekos kawasan Tegalmulyo, Nusukan, Banjarsari, Solo, Sabtu (25/9/2021). Tujuh orang diamankan, yang terdiri atas enam terapis dan satu orang yang menjadi bos mereka berinisial D, 47.

Baca Juga: Asyik! 8 Mobil Listrik Bergaya Klasik Siap Antar Turis Keliling Solo

Satu Orang Jadi Tersangka

D saat ini sudah berstatus tersangka, sedangkan enam orang lainnya masih terperiksa. Modus praktik prostitusi itu yakni dengan pijat plus-plus. Mereka menawarkan jasa pijat namun sambil melakukan tindakan asusila.

Direktur Reskrimum Polda Jateng, Kombes Djuhandani Rahardjo Puro, saat dihubungi wartawan termasuk Solopos.com, Senin (27/9/2021) malam, para pelaku itu sudah melayani panggilan untuk threesome.

Baca Juga: Prostitusi Gay di Solo Sudah Ada Sejak 5 Tahun, Ini Lokasinya

“Ini di luar akan kembangkan sejauh mana. Tapi tujuan kita akan bersihkan, situasi aman, kondusif, bebas dari penyakit masyarakat,” jelasnya.

Tersangka D, lanjut Djuhandani, berperan merekrut para terapis yang berasal dari berbagai daerah dan menyiapkan tempat. D menawarkan praktik prostitusi gay di Kota Solo itu lewat berbagai media sosial. Praktik cabul itu sudah dimulai 5 tahun lalu oleh tersangka D. Meski demikian, praktik itu dilakukan lebih intensif sejak dua tahun terakhir.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Dihapus pada 2023, Ini Jumlah Pegawai Honorer Pemkot Solo

Pegawai honorer atau tenaga kontrak dengan perjanjian kerja (TKPK) di Kota Solo masih sangat dibutuhkan untuk memenuhi kekurangan jumlah PNS.

Puluhan Pegawai KAI Daop 6 Yogyakarta Jalani Tes Deteksi Narkoba

Puluhan pegawai PT KAI Daop 6 Yogyakarta dari jajaran masinis hingga top management menjalani tes urine deteksi narkoba.

Jalan TMMD Bisa Pangkas Jarak di Sendangmulyo Wonogiri 8,5 Kilometer

TMMD akan membangun jalan baru berstruktur makadam yang menghubungkan Dusun Kraguman dengan Dusun Sendang.

PTM Terbatas 100 Persen Klaten Dievaluasi

Pemkab Klaten masih mengevaluasi kembali kegiatan PTM terbatas dengan mempertimbangkan perkembangan kasus Covid-19.

Kasus Covid-19 Meningkat, Klaten Kembali Perketat Pendatang

Kasus Covid-19 Klaten meningkat berawal dari para perantau yang berdatangan ke Klaten.

Ada Penyelundupan Narkoba, Tes Urine Warga Binaan Rutan Solo Negatif

Hasil tes urine secara acak terhadap 15 penghuni sel narkoba di Rutan Solo diketahui negatif. Tes urine ini menindaklanjuti penyelundupan jeruk berisi benda diduga sabu-sabu.

Peduli, Polres Klaten Bedah Rumah Warga di Karanganom

Kegiatan bedah rumah itu dilakukan bersama Kodim Klaten, Pemerintah Desa (Pemdes) Kunden, sukarelawan, dan elemen warga lainnya di Karanganom dan sekitarnya.

Pemkot Solo Siapkan 3 Lokasi Darurat bagi Pedagang Pasar Mebel Gilingan

Selama pembangunan sentra IKM, sebanyak 85 pedaagang Pasar Mebel Gilingan, Banjarsari, Solo, akan dipindahkan sementara ke pasar darurat di tiga lokasi.

Keren, Desa Pondok Klaten Ubah TPS Liar Jadi Taman-Fasilitas Olahraga

Pembangunan kawasan taman sekaligus fasilitas olahraga di lahan tanah kas desa seluas kurang lebih 5.000 meter persegi itu menjadi bagian penataan wajah desa di Pondok.

Penyelundupan Barang ke Rutan Solo Masih Terjadi, Terus Apa Solusinya?

Penyelundupan barang-barang terlarang ke dalam Rutan Solo masih saja terjadi meski pengamanan dan pemeriksaan sudah sangat ketat.

Menyusut 34,43 Persen, Alokasi Pupuk Subsidi NPK di Wonogiri 6.391 Ton

Alokasi awal pupuk bersubsidi jenis NPK Phonska sebesar 17.752 ton atau 34,43 persen dari rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK).

DPRD Karanganyar Minta Pemerintah Beri Solusi Bagi Tenaga Honorer

Wakil Ketua DPRD Karanganyar meminta pemerintah tidak serta merta menghapus tenaga honorer tanpa memberi solusi bagaimana nasib masa depan mereka.

Angka Kasus Covid-19 Karanganyar Naik Lagi, Jangan Abaikan Prokes

Dalam beberapa hari terakhir terjadi peningkatan jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Karanganyar. Warga diminta waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Belum Punya Kartu Tani? Petani Boyolali Bisa Bawa KTP Saat Tebus Pupuk

Penyerapan pupuk bersubsidi tak optimal tersebut lantaran ada kendala yang dihadapi, salah satunya petani Boyolali yang belum memiliki kartu tani.

Tak Ada Proteksi, Pengusaha Bus Lokal Wonogiri Semakin Tergerus

Ada dua proteksi yang diharapkan pengusaha bus AKAP lokal Wonogiri, yakni pemberian izin trayek sesuai faktor muat penumpang atau loadfactor dan pembatasan akses bus AKAP dari luar daerah sampai terminal tipe A.

Nunggak Pajak, Aset Satu Perusahaan di Solo Disita KPP Pratama

KPP Pratama Surakarta menyita aset salah satu perusahaan di Kota Solo yang menunggak pembayaran pajak. Penyitaan diharapkan memberi efek jera.