Gibran Sebut Capaian Vaksinasi Covid-19 di Solo di Atas 60%, Siap Sinergi dengan Daerah Lain

Gibran menjelasnya biasanya vaksinasi massal yang diadakan Pemkot Solo menggandeng pihak ketiga sehingga prosesnya sangat cepat.

 Ilustrasi vaksinasi (Antara)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi vaksinasi (Antara)

Solopos.com, SOLO — Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyebut capaian vaksinasi Covid-19 untuk warga Kota Bengawan telah menyentuh angka di atas 60 persen. Gibran yakin Solo dapat mewujudkan herd immunity pada Agustus mendatang.

“Kita memang paling cepat, setiap hari kita melakukan vaksinasi secara masif. Besok juga ada [vaksinasi] di beberapa tempat. Solo juga mendapat serbuan vaksinasi dari TNI/Polri. Jadi memang kita si sini kita ngebut,” jelasnya dalam acara Go Live Gotong Royong IKA UNS Peduli Pandemi Covid-19, Jumat (23/7/2021) malam, yang disiarkan via Youtube dan dipantau Solopos.com, Sabtu (24/7/2021).

Gibran menjelasnya biasanya vaksinasi massal yang diadakan Pemkot Solo menggandeng pihak ketiga seperti Gojek, Grab, Halodoc dan lainnya sehingga prosesnya sangat cepat.

Baca juga: Kisah Mahasiswa Luar Daerah Jalani Isoman di Solo, Saling Menopang Untuk Bertahan

“Tidak ada kerumunan, tidak ada yang rebutan, tiada ada yang go show. Semuanya online dan semuanya tertib. Dan sekali lagi vaksinasi di Kota Solo sudah di atas angka 60 persen. Saya yakin nanti Agustus kita sudah mencapai herd imumunity sesuai instruksi dari Pak Panglima dan Pak Kapolri,” urai Gibran.

Lebih lanjut, Gibran yang merespons pertanyaan dari Pemimpin Redaksi Solopos Rini Yustiningsih dalam acara virtual itu menguraikan komando mewujudkan sinergitas vaksinasi di Soloraya ada di tangan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Satu Sinergi Soloraya

Sebelumnya, Rini menyinggung tentang kemungkinan ada satu sinergi dalam hal vaksinasi Covid-19 di Soloraya, mengingat capaian vaksinasi daerah di luar Solo belum setinggi Kota Bengawan.

“Jujur saja yang bisa menjadi komando [sinergitas vaksinasi] adalah Pak Ganjar selaku gubernur. Saya juga tahu di sekitar Solo, kiri kanan kita memang vaksinasinya tidak semasif di Solo. Dan betul sekali kalau di Solo sudah tercapai herd immunity nya tapi kiri kanan belum ini juga sangat berbahaya untuk kita karena warga Sukoharjo Sragen, Klaten ini semuanya beraktivitas di Solo,” beber Gibran.

Baca juga: Parpol dan TNI/Polri Ramai-Ramai Bantu Warga Solo Terdampak PPKM Darurat

Namun Gibran menandaskan pihaknya siap bersinergi dengan kepala daerah lain untuk mempercepat vaksinasi Covid-19.

“Dari Solo sendiri siap bersinergi, berkoordinasi secara intensif dengan kepala daerah lain. Dan mohon maaf banyak juga yang menanyakan, banyak juga yang kecewa kenapa banyak tempat vaksinasi massal di Solo hanya bisa memvaksin [orang dengan] KTP Solo. Harus kita katakan bahwa prioritas saya sekarang adalah orang-orang ber-KTP Solo,” beber Gibran.

Dia menambahkan untuk warga ber-KTP luar Solo misalnya Wonogiri, Karanganyar, Klaten dan lainnya dari Kemenkes sudah menyediakan tempat vaksinasi di Poltekkes dan Rumah Sakit Soeharso.

Baca juga: PPKM Pukul Bisnis Hotel Soloraya, dari Okupansi Anjlok hingga Hotelier Unpaid Leave


Berita Terkait

Berita Terkini

Bupati Sukoharjo! Ayo Warga, Jangan Sampai Tidak Ikut Vaksinasi

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, meminta warga untuk tidak melewatkan kegiatan vaksinasi.

Innalillahi! Pelajar SMP di Sragen Yang Tertimpa Pohon Meninggal Dunia

Pelajar SMP, Dwi Riyanto, 14, asal Dukuh Gandrung RT 004, Desa Klandungan, Ngrampal, Sragen, yang tertimpa pohon akhirnya meninggal dunia.

Tragis! Pelajar SMP di Sragen Tertimpa Pohon Saat Naik Motor

Seorang pelajar SMP, Dwi Riyanto, 14, asal Dukuh Gandrung RT 004, Desa Klandungan, Ngrampal, Sragen, tertimpa pohon saat mengendarai motor.

Main Bulu Tangkis 5 Set, Gibran Jadi Bulan-Bulanan Rudy

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, merasakan ketangguhan mantan Wali Kota Solo yang juga politikus senior PDIP, F.X. Hadi Rudyatmo, dalam bermain bulu tangkis.

Pengumuman! Keraton Solo Kembali Tiadakan Gerebeg Maulud, Ini Alasannya

Keraton Solo tahun 2021 ini kembali meniadakan acara Grebeg Maulud untuk peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Pamit ke Sawah, Nenek-nenek di Sragen Tersambar Kereta Api

Nenek dari Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Hartini, 69, ditemukan meninggal diduga tersambar KA saat pergi ke sawah pada Senin (18/10/2021).

Muncul Klaster PTM di Solo, Ini Tanggapan Gibran

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, memastikan pembelajaran tatap muka (PTM) di Solo tak terganggu dengan kasus Covid-19 di sejumlah sekolah.

Puting Beliung Terjang Gantiwarno, 5 Rumah Rusak

Sebanyak 5 rumah di Dukuh Sangiran, Desa Katekan, Kecamatan Gantiwarno rusak setelah diterjang puting beliung, Senin (18/10/2021) pukul 16.00 WIB.

Klaster PTM Solo Berkembang ke 5 SD, 47 Warga Sekolah Positif Covid-19

Sedikitnya 47 siswa dan pengajar SD di Kota Solo terpapar Covid-19 dalam masa pembelajaran tatap muka (PTM).

4 Peserta CPNS Sukoharjo Diundang Ujian Susulan, Ini Penyebabnya

Sebanyak empat orang peserta ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Sukoharjo diundang untuk mengikuti ujian susulan pada Rabu (20/10/2021) dan Minggu (31/10/2021).

Perlintasan KA Bedowo Sudah Berpintu Palang, Tapi Tak Ada yang Jaga

PT KAI telah memasang pintu palang di perlintasan KA Bedowo, Sragen. Sayangnya, pintu palang itu tak berfungsi lantaran tak ada petugas yang mengoperasikannya.

2022, Pemkab Karanganyar Usul Tambah 718.000 Tabung Melon

Kabupaten Karanganyar mengusulkan tambahan 718.000 tabung elpiji bersubsidi pada 2022.

Jatuh Bangun Menjaga Nyala Para Pendamping ADS

Pandemi Covid-19 berdampak buruk pada perkembangan ADS, para orangtua pendamping harus melakukan berbagai upaya untuk menjaga anak-anak mereka di tengah minimnya layanan fisioterapi.

Siapkan Hadiah Untuk Atlet, Dispora Sukoharjo Rahasiakan Wujudnya

Dispora Sukoharjo merahasiakan hadiah bagi atlet asal Sukoharjo yang berprestasi di PON XX Papua.

Sudah 20 Kali Naik Haji, Ini Komentar Pimpinan KBIH Solo soal Dana Haji

Dari pengawasan yang dilakukan DPR, dapat dipastikan tidak terdapat penggunaan dana haji untuk membiayai proyek infrastruktur pemerintah.

Asosisasi Penghulu Sragen Bicara Keabsahan Nikah Siri, Kesimpulannya?

Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Sragen mengatakan lembaga pemerintah tidak bisa menerbitkan atau menyimpulkan pernikahan siri.