Gibran Rakabuming Raka memberikan sambutan kepada pendukungnya sebelum berangkat ke Kantor DPD PDIP Jateng di Karangtempel, Semarang Timur, Kota Semarang, Kamis (12/12/2019) pagi. (Detik.com)

Solopos.com, SOLO – Gibran Rakabuming Raka berencana menemui Wali Kota Surabaya, Tri Risma Harini, untuk belajar penataan dan pengembangan kota dengan mengedepankan pemenuhan RTH. Hal itu didasari keprihatinannya melihat RTH di Kota Solo yang dinilai belum ideal.

Menurut Gibran Rakabuming Raka, Tri Risma Harini adalah orang yang cocok mengajarinya cara mengembangkan ruang terbuka hijau (RTH) di perkotaan.

“Saya ingin belajar sama Bu Risma, salah satu Walikota yang sangat menggalakan penghijaun,” kata Gibran dalam acara Perkenalan, Silaturahmi dan Umbul Donga di Ngaglik, Mojosongo, Minggu (5/1/2020).

Gibran Rakabuming Raka menjelaskan program penghijauan yang dilakukan Risma di Surabaya, Jawa Timur, berhasil menurunkan temperatur hingga dua derajat. Fakta tersebut dinilai dia sebagai sebuah capaian yang sangat penting di tengah pemanasan suhu global.

Dengan begitu masyarakat bisa beraktivitas dengan normal dengan tak terlalu terganggu suhu udara. Utamanya para pejalan kaki dan pesepeda yang mesti lebih digalakkan lagi di Kota Bengawan.

“Yang juga penting bagaimana warga bisa bersama-sama merawat taman yang sudah dibuat itu. Jadi perlu saya sampaikan, program penghijauan kota sudah menjadi agenda program dan PR saya. Menanam pohon dan membuat taman-taman,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Gibran Rakabuming Raka menyebut ayahnya, Presiden Joko Widodo, sering mengeluhkan penebangan pohon yang dilakukan di Kota Solo. Orang nomor satu di Indonesia itu prihatin melihat taman di Solo yang dinilai tidak hidup.

“Jadi Kalau pas Bapak pulang Solo kadang-kadang sambat kok banyak tanaman-tanaman yang dikepras, diganti paving. Bapak kadang-kadang sambat seperti itu. Banyak taman-taman yang dulunya hidup sekarang ndak hidup,” sambung dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten