Gibran Rakabuming Raka (kiri) tiba di Loji Gandrung Solo, Rabu (18/9/2019). (Solopos-Mariyana Ricky P.D.)

Solopos.com, SOLO — Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Solo benar-benar yakin tak akan mengusung putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka di Pilkada Solo 2020. Sebagai kader PDIP, Gibran diminta mengikuti aturan partai.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo, mengultimatum Gibran apabila maju lewat dalam ajang kontestasi Pilkada Solo lewat jalur independen. Menurut Rudy, jika nekat maju lewat jalur independen, Gibran harus menerima konsekuensi, yakni dicoret dari keanggotaan PDIP.

“Enggak usah dicabut. Langsung dicoret. Kalau sudah punya kartu tanda anggota [KTA] PDIP, dia kan menyatakan masuk keluarga besar PDIP dan akan taat dan patuh pada keputusan partai. Hla kalau masuk ke independen, berarti tidak menghargai statement dia sendiri tho," kata Rudy, Jumat (11/10/2019).

"Tapi, kalau mau independen, ya boleh-boleh saja. Itu hak asasi manusia ikut pesta demokrasi. Karena sudah nyalon di luar PDIP, artinya tidak mengakui dirinya sebagai anggota partai lagi tho,” sambung Rudy.

Menurut Wali Kota Solo itu, jika seseorang telah masuk menjadi anggota PDIP sudah semestinya mengikuti aturan kepartaian. Selain itu, anggota juga harus aktif dalam berbagai kegiatan partai.

Baca juga: Isu Politik Dinasti Jokowi, Demokrat Solo: Jangan Rusak Hak Politik Gibran!.

“Kalau sudah jadi anggota partai ya harus mengikuti pendidikan politik. Sudah tahu partai politik belum? Kalau belum ya belajar dulu. Politik itu apa coba ditanya dulu. Partai politik itu apa? Kalau sudah anggota partai, kalau ada program partai ya harus aktif mengikuti,” kata dia lagi.

Rudy kemudian mencontohkan kariernya dalam kepartaian yang dimulai dari anggota, bakordes, kordes, korcam, hingga akhirnya menjadi pucuk pimpinan partai di tingkat kota.

“Saya selalu pesan kepada kader saya, siap kecewa, siap dikecewakan. Kalau belum siap itu, jangan.” Baca juga: Mega Bintang: Gibran Nyalon Pilkada Solo karena Dorongan Jokowi.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten