Gibran Dilantik Jadi Wali Kota Solo, PKS Dukung Maksimal Tapi...
Wali Kota Solo terpilih, Gibran Rakabuming Raka (kedua dari kiri), bersama Wakil Wali Kota Solo terpilih, Teguh Prakosa, saat geladi bersih pelantikan di Gedung DPRD Solo, Kamis (25/2/2021). (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO -- Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera Atau DPD PKS Kota Solo akan mendukung secara maksimal putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), yaitu Gibran Rakabuming Raka, 33, sebagai Wali Kota Solo dari perspektif regulasi.

Maksudnya, ketika Gibran menjalankan tugas dan fungsi mendasarkan kepada regulasi, PKS Solo  akan memberikan dukungan penuh. Tapi bila Gibran dinilai menyalahi regulasi dalam tugas-tugasnya, PKS tidak segan-segan akan memberikan kritiknya.

Penegasan itu disampaikan Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) PKS Solo, Sugeng Riyanto, saat diwawancara Solopos.com, Jumat (26/2/2021).

Baca juga: Selvi Ananda Bicara Soal Menjadi Ketua PKK Solo, Sudah Punya Program Prioritas Loh

“PKS mendukung semaksimal mungkin. Tapi kami selalu gunakan perspektif regulasi,” ujar dia.

Sugeng menjelaskan Wali Kota dan Wawali Solo 2021-2024 merupakan perpaduan figur yang ideal, antara Gibran Rakabuming-Teguh Prakosa.

Di satu sisi Gibran sosok milenial yang trengginas, cak-cek, lincah serta punya perspektif kekinian.

Baca juga: Pelantikan Wali Kota Solo, Polresta Sebar Tim Pengurai Kerumunan Ke Seluruh Kecamatan

Sedangkan Teguh dinilai sebagai sosok yang bijaksana, matang pengalaman, dan dukungan struktural yang kuat. Nilai lebih lain pasangan Gibran-Teguh menurut Sugeng yaitu mempunyai semua sumber daya untuk memimpin dan memajukan Solo.

“Jadi Gibran-Teguh harus bisa lebih baik dari para pendahulunya, bahkan ketika dibandingkan dengan Jokowi-Rudy. Ketika Pak Jokowi menjabat Wali Kota sumber dayanya belum sebaik sekarang, seperti akses ke pusat dan provinsi,” urai dia.

Panggung di Kancah Nasional

Sugeng mengingatkan Gibran-Teguh bahwa Solo merupakan panggung di kancah nasional. Apa pun yang terjadi dan berkembang di Solo akan menginspirasi daerah-daerah lain. Untuk itu saatnya Solo kembali tampil menginspirasi seluruh negeri.

Ketika disinggung prioritas pembangunan tahun ini, Sugeng menilai penyelesaian dampak pandemi Covid-19 sebagai yang utama. Salah satu prioritasnya pemulihan ekonomi masyarakat, serta percepatan vaksinasi Covid-19 untuk warga.

Baca juga: Bisnis Karangan Bunga Solo Banjir Order Sepekan Terakhir: Lembur Lagi, Pegawai Senang...

“Pimpinan di Solo juga harus memahami heterogenitas warganya yang disebut dengan multikulturalisme. Kondisi itu adalah aset kekayaan kota ini. Jangan dianggap sebagai sesuatu beban. Kuncinya komunikasi dengan semua,” kata dia.

Sugeng mengatakan komunikasi yang baik dengan semua komponen masyarakat Solo sudah dibuktikan oleh pendahulu Gibran, yaitu Jokowi-Rudy. Sesuai porsinya, masing-masing komponen masyarakat mendapat ruang berkembang.



Berita Terkini Lainnya








Kolom