Presiden Jokowi didampingi Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, menjelaskan progres pembangunan Pasar Johar di Semarang, Senin (30/12/2019). (Imam Yuda S.-Semarangpos.com)

Solopos.com, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) membantah dirinya sedang membangun dinasti politik.

Jokowi menyatakan tidak ingin turut campur atas keinginan menantunya, Bobby Nasution, maju sebagai calon Wali Kota Medan dan anak sulungnya Gibran Rakabuming Raka menjadi calon Wali Kota Solo pada 2020.

Presiden Jokowi menyebutkan keinginan kedua keluarganya tersebut merupakan hak warga negara sehingga dia pun tidak ingin ambil pusing mengenai hal tersebut.

Lebih lanjut, rakyat juga memiliki hak untuk memilih atau tidak memilih yang bersangkutan untuk menjadi kepala daerah.

Onani 7 Kali Sehari Jadi Persiapan Tyson Fury Rebut Sabuk WBC

“Cari partai aja masih kesulitan [Bobby Nasution]. Kan tahu semuanya kan. Cari partainya masih kesulitan dan saya enggak mau ikut-ikutan. Enggak dapat, ya enggak maju,” kata Jokowi di Istana Merdeka, Jumat (17/1/2020).

Lowongan Kerja Terbaru, Klik di Sini!

Jokowi pun secara tegas mengatakan bahwa masuknya kedua keluarganya dalam bursa pemilihan kepala daerah bukan merupakan sebuah upaya untuk membangun dinasti politik.

Driver Ojol Cantik Ini Melawan Saat Dipepet Penumpang Laki-laki Nakal

Pemilihan kepala daerah (pilkada), katanya, merupakan sebuah kompetisi memilih sosok-sosok yang berkualitas untuk membangun daerah lebih baik.

Beli Rumah? Ajukan KPR Online di Sini, Gampang Banget!

“Sekali lagi enggak ada namanya [dinasti politik]. Ini kan namanya pilihan rakyat ya, kalau enggak dikehendaki rakyat ya enggak jadi. Cari partai aja masih kesulitan yang pertama. Yang kedua. rakyat pinter-pinter, cerdas. Dari pengalaman pilpres, pilkada, memberikan pelajaran politik yang bagus bagi rakyat,” tambah Jokowi.

Sumber: Bisnis/JIBI


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten