Ghifari Bocah Yatim Piatu Sukoharjo Dapat Tabungan Pendidikan dari Presiden Jokowi

Ghifari, bocah yatim piatu di Sukoharjo korban Covid-19 mendapat bantuan tabungan pendidikan dari Presiden Jokowi.

 Azhar Al Ghifari Putra Setiawan, 8, asal Sukoharjo, Jawa Tengah menerima bantuan dari Presiden Joko Widodo pada Jumat (30/7/2021). (Solopos.com/ Indah Septiyaning Wardani)

SOLOPOS.COM - Azhar Al Ghifari Putra Setiawan, 8, asal Sukoharjo, Jawa Tengah menerima bantuan dari Presiden Joko Widodo pada Jumat (30/7/2021). (Solopos.com/ Indah Septiyaning Wardani)

Solopos.com, SUKOHARJO – Kisah memilukan Azhar Al Ghifari Putra Setyawan alias Ghifari, bocah delapan tahun di Kelurahan/Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, menjadi yatim piatu karena ayah dan ibunya meninggal terpapar covid-19 memantik perhatian Presiden Joko Widodo.

Orang nomor satu di Indonesia ini memberikan bantuan tabungan pendidikan bagi Ghifari. Selain tabungan Ghifari juga menerima hadiah sepeda jenis BMX dan tempat tidur.

Bantuan tabungan dan hadiah sepeda serta kasur tersebut diserahkan oleh Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan dan Dandim Sukoharjo Letkol Inf Agus Adhy Darmawan langsung ke kediaman Ghifari pada Jumat (30/7/2021) siang.

Ghifari didampingi budenya, Eni Sulistyowati tampak masih terlihat berduka saat didatangi Kapolres dan Dandim. Ghifari bahkan sempat mencoba sepeda jenis BMX berwarna hitam tersebut.

Baca juga: Salut! Sukarelawan Pengantar Oksigen di Wonogiri Ini Tak Patok Tarif: Bayar Seiklhasnya

Kapolres mengatakan Presiden terketuk hatinya dengan kondisi Ghifari yang menjadi yatim piatu karena kedua orang tuanya meninggal akibat terpapar corona. Presiden memberikan bantuan berupa tabungan pendidikan untuk Ghifari. Terkait nominal bantuan tabungan pendidikan ini, Kapolres tidak menjabarkannya.

“Presiden menyampaikan rasa bela sungkawa sebesar-besarnya dan merasa terketuk hatinya sehingga memberikan bantuan tabungan pendidikan ini. Mudah-mudahan bisa bermanfaat,” ujar Kapolres.

Selain bantuan pendidikan, Kapolres juga menyerahkan hadiah sepeda jenis BMX dan tempat tidur serta sejumlah mainan. Bantuan untuk Ghifari tidak hanya datang dari Presiden, namun juga masyarakat umum dan Pemerintah Daerah (Pemda) Sukoharjo.

Sebelumnya Kapolres juga mengangkat Ghifari sebagai anak asuh Polres Sukoharjo. Ghifari menjadi yatim piatu hanya selang tiga hari. Ibunya meninggal lebih dulu pada 21 Juli, kemudian ayahnya 23 Juli. Kemudian kakeknya juga meninggal dunia pada 23 Juli, ketiga anggota keluarga itu meninggal karena terpapar Covid-19.

Baca juga: Soloraya Masuk, Ini Daftar Lengkap Wilayah yang Dapat Jatah Subsidi Gaji Rp1 Juta

Ghifari merupakan anak tunggal pasangan Deni Budi Setyawan, 43 dan Haryati, 37 yang tinggal tak jauh dari Polres Sukoharjo. Selama ini Ghifari tinggal bersama kedua otang tua, paman dan serta kakek-neneknya. Nantinya, lanjut Kapolres, Ghifari secara fisik akan tinggal bersama budenya. Namun, secara moral Polres dengan Bhabinkamtibmas akan berkoordinasi terkait bantuan yang akan diberikan pada Ghifari.

“Saat ini, Ghifari sendiri masih duduk di bangku kelas 2 SD dan Polres Sukoharjo berkomitmen untuk membantu Ghifari sampai lulus sekolah,” katanya.

Dandim berharap bantuan yang diterima bisa bermanfaat bagi Ghifari. Presiden menaruh perhatian besar bagi generasi penerus bangsa yang kehilangan orangtuanya karena pandemi Covid-19. Sehingga, Presiden memberikan bantuan pendidikan untuk masa depan Ghifari.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Sukoharjo Tembus 10.342 Orang, Pasien Meninggal 682 Orang

Ghifari menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Jokowi atas bantuan tabungan pendidikan yang diberikan kepadanya.

“Terima kasih bapak Presiden Joko Widodo semoga sehat selalu,” ucap Ghifari.

Bude Ghifari, Eni Sulistyowati menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian Presiden Jokowi telah memberikan bantuan pendidikan untuk Ghifari.

“Kami mengucapkan rasa terima kasih untuk Presiden Jokowi yang memberikan bantuan untuk keponakan saya. Semoga Ghifari menjadi anak yang sholeh dan berguna bagi bangsa dan negara,” tuturnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

PTM Bergulir, Sopir Angkuta Wonogiri Berharap Pelajar Boleh Naik Angkutan Umum

Para sopir angkutan umum perkotaan atau angkuta Wonogiri berharap para pelajar diperbolehkan naik angkuta saat PTM bergulir nanti.

Alhamdulillah.....Satlantas Solo Bagikan 1.500 Paket Sembako

Apalagi di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini yang membutuhkan kepekaan sosial untuk saling menguatkan. “

Operasi Knalpot Brong Karanganyar Jaring 1 Pelanggar

Polisi sudah memetakan sejumlah lokasi untuk penertiban knalpot brong maupun balap liar.

Mahasiswa UIN RM Said Surakarta Tuntut PTM Segera Digelar

Bagi mahasiswa yang berasal dari tempat yang jauh kuliah online dari indekos terasa kurang nyaman dan kurang maksimal.

Mabes Polri: Jangan Lengah, Corona Belum Musnah!

Indonesia kembali menerima 684.900 dosis vaksin AstraZeneca yang mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Rabu.

Walah, Petugas Pelayanan E-KTP Door to Door Klaten sampai Naik Atap demi Sinyal Internet

Petugas pelayanan e-KTP secara door to door di Klaten kerap mendapat pengalaman unik, salah satunya harus naik atap demi dapat sinyal Internet.

Setelah Semanggi, Giliran Rumah Warga Eks HP 10 Tipes Solo Siap-Siap Dibongkar

Rumah warga di lahan eks HP 10 di Kelurahan Tipes, Kecamatan Serengan, Solo, bakal dibongkar untuk program Kotaku.

Gibran soal Gaji Wali Kota Solo: Bukannya Tidak Diambil, Tapi...

Gibran Rakabuming Raka mengakui gaji sebagai Wali Kota Solo memang tidak besar dan ia tetap mengambilnya untuk sejumlah keperluan.

Digitalisasi dan Inovasi Jadikan Bisnis Makin Sehat, Makin Cepat, Makin Dekat

Berkat digitalisasi di masa pandemi sejumlah pelaku usaha mengaku bisnis mereka makin sehat, makin cepat, makin dekat.

Tertabrak Truk di Jalan Solo-Sragen, Pasutri Meninggal, Anak Patah Tulang

Pasutri yang memboncengkan seorang anak laki-laki meninggal dunia akibat tertabrak truk di jalan Solo-Sragen wilayah Masaran, Sragen.

Jemput Rezeki, 6 Dalang Boyolali Ngamen Bareng dari Rumah ke Rumah Warga

Sejumlah dalang dari Boyolali ngamen dari rumah ke rumah warga yang mau nanggap demi menjemput rezeki dan mengobati kerinduan penggemar.

Pemkot Solo Fasilitasi Pengajuan QR Code PeduliLindungi, Begini Prosedurnya

Pemkot Solo membantu memfasilitasi kalangan pelaku usaha dan kantor instansi yang ingin mendapatkan QR Code PeduliLindungi.

Berbulan-Bulan Tutup, Pengelola Objek Wisata Air Klaten Kewalahan Biayai Perawatan

Pengelola objek wisata air di Kabupaten Klaten khawatir tak lagi bisa menanggung biaya perawatan jika tak segera menerima pengunjung.

Pemkab Sragen Beli Lahan Rp9 Miliar untuk Bangun Kantor, Legislator Soroti Urgensinya

Pemkab Sragen membeli lahan seharga Rp9 miliar untuk membangun gedung perkantoran baru pada 2022 mendatang.

Banyak Pemohon BPUM di Wonogiri yang Tak Lolos, Ternyata Ini Penyebabnya

Banyak pemohon BPUM di Kabupaten Wonogiri yang tak lolos karena adminitrasi yang disetorkan tidak sesuai dengan ketentuan.

RSUD Ngipang Solo Bakal Dibangun 6 Lantai, Apa Saja Fasilitasnya?

Pemkot Solo berencana mengembangkan RSUD Ngipang dengan membangun gedung setinggi enam lantai di lahan belakang rumah sakit.