Ghifari Bocah Yatim Piatu Karena Corona di Sukoharjo Jadi Anak Asuh Polres

Bocah yatim piatu yang orang tuanya meninggal positif corona asal Sukoharjo diangkat menjadi anak asuh Polres Sukoharjo.

 Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Setyawan Nugroho memberikan hadiah peralatan sekolah hingga mainan untuk Azhar Al Ghifari Putra Setyawan didampingi budenya di Mapolres Sukoharjo pada Selasa (27/7/2021). (Istimewa/Polres Sukoharjo)

SOLOPOS.COM - Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Setyawan Nugroho memberikan hadiah peralatan sekolah hingga mainan untuk Azhar Al Ghifari Putra Setyawan didampingi budenya di Mapolres Sukoharjo pada Selasa (27/7/2021). (Istimewa/Polres Sukoharjo)

Solopos.com, SUKOHARJO — Azhar Al Ghifari Putra Setyawan menjadi anak yatim piatu setelah keduanya orang tuanya meninggal positif Corona. Kedua orang tua Ghifari meninggal berselang hanya tiga hari yakni pada 21 Juli dan 23 Juli 2021.

Kondisi bocah kelas II SD itu sontak mengundang keprihatian dari banyak pihak, termasuk Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Setyawan Nugroho. Kapolres langsung mengambil langkah guna menyelamatkan masa depan Ghifari.

“Ghifari diangkat sebagai anak asuh Polres. Anak ini menjadi yatim piatu hanya selang tiga hari. Ibunya meninggal lebih dulu tanggal 21 Juli, kemudian ayahnya 23 Juli. Kakeknya juga meninggal dunia 23 Juli, semuanya positif Covid-19,” kata Kapolres, Selasa (27/7/2021).

Baca Juga: Duka Ghifari Bocah Sukoharjo Yatim Piatu Karena Covid-19, Kerap Nangis di Makam Ayah Ibu

Orang tua Ghifari diketahui bernama Deni Budi Setyawan, 43, dan Haryati, 37. Mereka tinggal tak jauh dari Mapolres Sukoharjo. Selama ini bocah yatim piatu asal Sukoharjo itu tinggal bersama kedua orang tuanya yang meninggal positif corona, paman, serta kakek-neneknya.

Selain kedua orang tuanya, kakek Ghifari juga meninggal dunia setelah terpapar corona. Nantinya, lanjut Kapolres, secara fisik Ghifari akan tinggal bersama budenya. Namun, secara moral Polres dengan Bhabinkamtibmas akan berkoordinasi terkait bantuan yang akan diberikan pada Ghifari.

Dibantu Sampai Lulus Sekolah

“Saat ini, Ghifari sendiri masih duduk di bangku kelas II SD dan Polres Sukoharjo berkomitmen untuk membantu Ghifari sampai lulus sekolah,” katanya.

Baca Juga: Pilu, Ghifari Bocah 8 Tahun di Sukoharjo Yatim Piatu Gegara Covid-19

Kapolres menambahkan secara formal Polres Sukoharjo juga akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial terkait bantuan yang bisa diberikan untuk bocah yatim piatu yang ortunya meninggal positif corona itu. Polres berkomitmen dan berupaya membantu secara rutin untuk Ghifari.

Dalam kesempatan itu, Kapolres menjemput Ghifari dan dibawa ke Mapolres Sukoharjo. Kapolres juga memberikan bantuan tas berisi peralatan sekolah, uang tunai dan sejumlah mainan.

Ghifari didampingi budenya Eni Sulistyowati tampak senang menerima hadiah tersebut. Bude Ghifari, Eni Sulistyowati, menyampaikan terima kasih kepada Polres Sukoharjo yang telah peduli pada Ghifari yang saat ini menjadi yatim piatu.

Berita Terkait

Berita Terkini

Setelah Semanggi, Giliran Rumah Warga Eks HP 10 Tipes Solo Siap-Siap Dibongkar

Rumah warga di lahan eks HP 10 di Kelurahan Tipes, Kecamatan Serengan, Solo, bakal dibongkar untuk program Kotaku.

Gibran soal Gaji Wali Kota Solo: Bukannya Tidak Diambil, Tapi...

Gibran Rakabuming Raka mengakui gaji sebagai Wali Kota Solo memang tidak besar dan ia tetap mengambilnya untuk sejumlah keperluan.

Digitalisasi dan Inovasi Jadikan Bisnis Makin Sehat, Makin Cepat, Makin Dekat

Berkat digitalisasi di masa pandemi sejumlah pelaku usaha mengaku bisnis mereka makin sehat, makin cepat, makin dekat.

Tertabrak Truk di Jalan Solo-Sragen, Pasutri Meninggal, Anak Patah Tulang

Pasutri yang memboncengkan seorang anak laki-laki meninggal dunia akibat tertabrak truk di jalan Solo-Sragen wilayah Masaran, Sragen.

Jemput Rezeki, 6 Dalang Boyolali Ngamen Bareng dari Rumah ke Rumah Warga

Sejumlah dalang dari Boyolali ngamen dari rumah ke rumah warga yang mau nanggap demi menjemput rezeki dan mengobati kerinduan penggemar.

Pemkot Solo Fasilitasi Pengajuan QR Code PeduliLindungi, Begini Prosedurnya

Pemkot Solo membantu memfasilitasi kalangan pelaku usaha dan kantor instansi yang ingin mendapatkan QR Code PeduliLindungi.

Berbulan-Bulan Tutup, Pengelola Objek Wisata Air Klaten Kewalahan Biayai Perawatan

Pengelola objek wisata air di Kabupaten Klaten khawatir tak lagi bisa menanggung biaya perawatan jika tak segera menerima pengunjung.

Pemkab Sragen Beli Lahan Rp9 Miliar untuk Bangun Kantor, Legislator Soroti Urgensinya

Pemkab Sragen membeli lahan seharga Rp9 miliar untuk membangun gedung perkantoran baru pada 2022 mendatang.

Banyak Pemohon BPUM di Wonogiri yang Tak Lolos, Ternyata Ini Penyebabnya

Banyak pemohon BPUM di Kabupaten Wonogiri yang tak lolos karena adminitrasi yang disetorkan tidak sesuai dengan ketentuan.

RSUD Ngipang Solo Bakal Dibangun 6 Lantai, Apa Saja Fasilitasnya?

Pemkot Solo berencana mengembangkan RSUD Ngipang dengan membangun gedung setinggi enam lantai di lahan belakang rumah sakit.

Pelaku Perusakan SDN di Wonosamodro Boyolali Belum Terungkap, Ini Penjelasan Polisi

Pelaku kasus perusakan bangunan SDN 2 Gunungsari, Wonosamodro, Boyolali, belum terungkap setelah penyelidikan sekitar tiga pekan.

Ngeri! Penambang Pasir Sragen Kerap Temukan Tengkorak Manusia di Bengawan Solo

Sejumlah penambang pasir di Kedungupit, Sragen, kerap menemukan tengkorak manusia saat melakukan aktivitas penambangan.

Waduuuh! Ratusan Pemohon BPUM di Wonogiri Terindikasi Usahanya Abal-Abal

Ratusan pemohon program bantuan untuk pelaku usaha mikro (BPUM) 2021 di Kabupaten Wonogiri terindikasi usahanya abal-abal.

Ketua Tikus Pithi Ingin Rombak Sistem Pendidikan dengan Penjurusan Anak Sejak Dini

Ketua Tikus Pithi Hanata Baris, Tuntas Subagyo, menilai sistem pendidikan nasional perlu dirombak denga mengakomodasi penjurusan sejak dini.

Dahsyatnya Bakso Tumpeng Merapi Glodogan Klaten, Lelehan Sambelnya Meledak di Mulut

Warung di Glodokan, Klaten Selatan, Klaten, menjual bakso unik dengan bentuk seperti tumpeng dan lelehan sambel seperti lava Gunung Merapi.