Geronjal! Jalan di Palang Sepur Dagen Berbatu & Sempit

Kondisi palang sepur di Desa Dagen, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, terus menjadi keluhan warga.

 Kendaraan roda empat melintasi palang sepur di Desa Dagen, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Minggu (26/6/2022). (Solopos.com/Indah Septiyaning Wardhani)

SOLOPOS.COM - Kendaraan roda empat melintasi palang sepur di Desa Dagen, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Minggu (26/6/2022). (Solopos.com/Indah Septiyaning Wardhani)

Solopos.com, KARANGANYAR — Kondisi palang sepur di Desa Dagen, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, semakin memprihatinkan. Pengguna jalan harus ekstra hati-hati saat melintas di perlintasan sebidang tersebut, karena sempit dan berbatu.

“Tidak berani jalan banter saat melintasi rel kereta api di Dagen. Jalannya rusak. Kebanyakan batu-batu kalau ngebut bisa nyelip di rel,” tutur warga Dagen, Ardi P. mengeluhkan kondisi jalan di perlintasan sebidang Dagen yang rusak kepada Solopos.com, Minggu (26/6/2022).

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan, permohonannya agar perlintasan sebidang itu dilebarkan tak digubris PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Juliyatmono menyebut kawasan palang sepur di Desa Dagen terlalu sempit. Kondisinya bahkan kian menyempit jika dibanding dengan lebar Jalan Raya Dagen-Tasikmadu.

Macet

Hal itu kerap terjadi kepadatan arus lalu lintas di sekitar perlintasan sebidang itu. Dikatakannya, perlintasan sebidang ini tak bisa dilalui mobil dari dua arah secara bersamaan.

Kendaraan harus antre satu per satu saat melintas di perlintasan sebidang tersebut. Ironisnya lagi jalan raya Dagen-Tasikmadu kerap dilalui kendaraan besar seperti truk dari pabrik-pabrik di wilayah tersebut.

“Jalan perlintasannya ini menyempit. Nek meh lewat kudu siji-siji [kalau mau lewat harus satu-satu]. Mobil enggak iso mlaku bareng adu arep [mobil tidak bisa jalan bersamaan dua arah],” katanya.

Baca juga: Bupati Karanganyar: Palang Sepur Dagen Sering Macet, Dibaikan PT KAI

Jalan Berbatu

Selain kondisi perlintasan sebidang yang sempit, Juliyatmono juga mengeluhkan jalan di tengah palang sepur Dagen yang hanya berupa bebatuan.

“Sempit jek nek lewat nggronjal-gronjal marai senep [jalannya sempit dan kalau lewat ngronjal-gronjal bikin perut sakit],” tuturnya.

Pemkab Karanganyar tak bisa berbuat banyak dengan kondisi perlintasan sebidang tersebut. Pemkab bahkan tak bisa memperbaiki jalan di perlintasan sebidang yang mengalami kerusakan.

Perbaikan jalan di perlintasan sebidang menjadi kewenangan penuh PT KAI. “Kalau kita yang memperbaiki salah. Karena itu kewenangan PT KAI,” katanya.

Baca juga: Pegowes Asal Kepatihan Kulon Solo Meninggal di Karangpandan Karanganyar

Sayangnya, permohonan untuk melebarkan jalan yang disampaikan hampir tujuh tahun lamanya sampai saat ini belum mendapat repons. Sampai saat ini perlintasan sebidang yang berada di jalan raya Dagen-Tasikmadu tetap dibiarkan seperti itu.

“Wes pitung tahun minta dilebarkan [sudah tujuh tahun minta pintu perlintasan di Desa Dagen dilebarkan]. Tapi ngono-ngono wae [tapi seperti itu saja],” curhat Juliyatmono kepada Solopos.com, akhir pekan lalu.

Juliyatmono hanya berharap PT KAI merespons permohonannya agar jalan di sekitar palang sepur di wilayah Dagen diperlebar.

Selain diperlebar juga jalan di tengah perlintasan sebidang diaspal sehingga tidak membahayakan pengguna jalan yang melintas di sana.

 

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Gempa Bumi di Laut Jawa Simpan Banyak Misteri yang Belum Terungkap

      + PLUS Gempa Bumi di Laut Jawa Simpan Banyak Misteri yang Belum Terungkap

      Gempa bumi dalam dan menengah yang biasa terjadi di Laut Jawa menyimpan banyak misteri yang belum terungkap dengan detail. Banyak teori yang membahas tentang fenomena gempa bumi dalam dan menengah.

      Berita Terkini

      Solopos Hari Ini: Optimistis Bangkit Lebih Cepat

      Bangsa Indonesia ini masih memiliki tantangan besar saat memperingati ulang tahun ke-77 Proklamasi Kemerdekaan.

      Stok Darah PMI Sragen Hari Ini 16 Agustus 2022

      Informasi mengenai stok darah di PMI Sragen hari ini, Selasa (16/8/2022), bisa disimikan pada artikel ini.

      Proyek Simpang Joglo Solo, Mulai Hari Ini Jl Kol Sugiyono Jadi Searah

      Mulai hari ini, Selasa (16/8/2022), Jl Kolonel Sugiyono, Banjarsari, Solo, berlaku dua arah menyusul dimulainya pekerjaan pemasangan pilar jembatan rel layang Simpang Joglo.

      Terus Berkurang, Kebo Bule Keraton Solo Kini Tinggal 15 Ekor

      Jumlah kebo bule milik Keraton Solo kini tinggal 15 ekor menyusul kematian empat ekor kerbau ikon kirab malam 1 Sura itu dalam waktu kurang dari sebulan terakhir.

      Prakiraan Cuaca Sragen Hari Ini 16 Agustus 2022, Pagi Sudah Hujan

      Prakiraan cuaca Sragen hari ini, Selasa (16/8/2022), hujan akan turun sejak pagi dan meningkat intensitasnya di malam hari.

      Prakiraan Cuaca Karanganyar Hari Ini 16 Agustus 2022, Berawan dan Hujan

      Hujan ringan masih akan mewarnai prakiraan cuaca Karanganyar hari ini, Selasa (16/8/2022).

      Cuaca Sukoharjo Selasa Ini: Awan Tebal Sore, Hujan Malam Hari

      Berikut ini prakiraan cuaca wilayah Sukoharjo secara lengkap untuk hari ini, Selasa (16/8/2022).

      Cuaca Boyolali Selasa Ini, Hujan Ringan Sore hingga Malam Hari

      Prakiraan cuaca Boyolali hari ini, Selasa (16/8/2022), tersaji secara lengkap dalam artikel ini.

      Prakiraan Cuaca Solo Selasa 16 Agustus, Hujan Bergeser ke Malam Hari

      Prakiraan cuaca Kota Solo akan hujan pada Selasa (16/8/2022) malam.

      Prakiraan Cuaca Wonogiri Hari Selasa Ini: Gerimis Pukul 19.00 WIB

      Prakiraan cuaca Wonogiri hari ini Selasa 16 Agustus 2022 tersaji dalam artikel ini secara lengkap.

      Prakiraan Cuaca Klaten Hari Selasa Ini: Gerimis Malam

      Prakiraan cuaca Klaten hari ini Selasa 16 Agustus 2022 tersaji dalam artikel ini secara lengkap.

      Target Pendapatan Daerah 2022 Naik Rp8 Miliar, Pemkot Solo Genjot Pajak

      Hasil kesepakatan Pemkot dan DPRD Solo, pendapatan daerah pada APBD Perubahan 2022 dinaikkan senilai Rp8 miliar.

      Sambut HUT RI, Warga dan Eks Napiter Boyolali Heboh Lomba Mancing Mania

      Seratusan warga Desa Bendan, Kecamatan Banyudono, Boyolali, serta stakeholder pemerintahan di kecamatan setempat menggelar lomba memancing disertai pengibaran bendera dalam rangka memeriahkan HUT ke-77 RI dan meningkatkan nasionalisme di desa setempat, Minggu (14/8/2022).

      Warga Solo Mau Ikut Pawai Pembangunan 2022? Buruan Daftar di Link Ini

      Pemkot Solo mengadakan Pawai Pembangunan memperingati HUT ke-77 RI pada Jumat (19/8/2022), masyarakat umum bisa ikut berpartisipasi sebagai peserta.

      Bak Model, Puluhan ODGJ Ikut Fashion Show di Griya PMI Peduli Solo

      Puluhan orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ penghuni Griya PMI Peduli di Mojosongo, Solo, bergaya bak model di acara fashion show memeriahkan HUT RI.