Gerindra Incar Kursi Menteri, PKB Pasrah ke Jokowi
Presiden Joko Widodo. (Instagram/@jokowi)

Solopos.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan mengumumkan susunan kabinet tak lama setelah dia dan KH Ma’ruf Amin dilantik sebagai kepala negara pada 20 Oktober 2019 nanti. Isu akan masuknya Partai Gerindra ke kabinet pun kian santer terdengar.

Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid mengatakan bahwa pihaknya menyerahkan sepenuhnya urusan menteri kepada Jokowi. “PKB sampai saat ini sikapnya pasrah kepada Jokowi. Itu prerogratif,” katanya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (8/10/2019).

Baca juga: Gerindra Incar Kursi Menteri Pertahanan: Kami Tak Bisa Memaksa

Jazilul menjelaskan bahwa kewenangan Presiden itu tidak akan diganggu PKB, termasuk apabila mengajak Partai Gerindra yang merupakan lawan pada pemilu 2019 mendapat jatah di kabinet.

Dia mengklaim selama itu demi kepentingan dan perbaikan ke depan, PKB pasti mendukung. PKB yakin semua sudah dipikir matang dengan pembagian porsi kepada partai pendukung.

“PKB akan tetap jadi partai yang setia kepada Pak Jokowi. Hasil keputusan Pak Jokowi pasti dengan pertimbangan matang,” jelasnya.

Baca juga: Gerindra Gagal Raih Kursi Ketua MPR, Prabowo Kecewa

Sebelumnya Wakil Ketua Umum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan bahwa Prabowo Subianto telah menyampaikan konsep dan ide soal ketahanan pangan dan energi kepada pemerintah.

Kalau rancangan ini diterima, Gerindra bisa saja masuk dalam pemerintahan. Menteri yang diincar Gerindra adalah menteri pertahanan.

“Ya kalau diterima ya mungkin pos itu yang diberikan. Kan kami juga tidak bisa juga [memaksa]. Kan ini hak pretogatif presiden. Kami juga kan tidak bisa kemudian minta-minta ‘Pak, harus Gerindra, itu harus Gerindra’ kan tidak bisa. Itu kalau kita konsepnya diterima,” katanya, di Kompleks Parlemen, Selasa.

Baca juga: Gerindra Bantah Minta Jatah 3 Menteri, Tapi Mengaku Ditawari Istana



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom