Ilustrasi uang (Solopos/Whisnupaksa)

Solopos.com, SOLO – Memberikan sumbangan kepada orang yang memiliki hajatan menjadi hal biasa bagi masyarakat Indonesia. Biasanya, sumbangan itu diwujudkan dalam bentuk uang yang diamplopi. Namun, ternyata ada budaya lain yang memiliki tradisi unik dalam menyumbang seperti terekam dalam video viral unggahan pengelola akun Instagram @_infocegatansolo, Senin (18/3/2019).

Video viral itu memperlihatkan sekelompok orang yang datang dalam suatu hajatan. Tamu undangan tersebut memberikan sumbangan berupa uang secara langsung kepada si empunya hajat. Mereka datang dan bersalaman kepada petugas penerima tamu sambil menaruh uang di lembaran kain yang disediakan.

"Gereget! Transparan dalam hal sumbangsih hajatan. Yang biasa masukin ung Rp2.000-an ke amplop atau ngasih amplop kosong, auto-kalang kabut," tulis @_infocegatansolo sebagai keterangan video.

Sayangnya, tidak dijelaskan di mana video tersebut direkam. Meski demikian, warganet sangat tertarik dengan video tersebut. Sebagian warganet ikut menceritakan pengalaman unik mereka terkait tradisi unik hajatan.

"Pernah jagong di Pacitan juga gitu. Seperti masuk bilik, terus nulis nama dan besar sumbangan. Jadi, enggak terbuka begitu. Tapi, tiap daerah punya adat sendiri-sendiri," komentar @yulianisuharto.

"Wah, kontroversial ya. Banyak sekali plus minusnya," imbuh @omahsrawungkopi.

"Di daerah Manyaran, Wonogiri, juga kayak gitu. Datang amplop langsung dibuka," imbuh @risma_shantie.

"Kok gitu amat ya. Masih mending cara amplop langsung ditulis isinya berapa sama yang jaga gentong uang. Jadi, sebelum masuk gentong, amplop dibuka terus tulis nama alamat dan sumbangan," lanjut @heny_vatuelisah.

"Tidak ada amplop kosong dan makan gratis di sini," lanjut @gilangtaqwagemilang menanggapi.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten