Tutup Iklan

Gerah Akibat Cuaca Panas Ekstrem, Atasi Dengan Hal-Hal Berikut

Cuaca panas yang ekstrem di awal musim penghujan ini mengakibatkan kelelahan dan keringat berlebih yang membuat hari tidak menyenangkan.

 Cuaca panas bikin gerah dan tak nyaman (istimewa/Freepik)

SOLOPOS.COM - Cuaca panas bikin gerah dan tak nyaman (istimewa/Freepik)

Solopos.com, SOLO – Sebagian besar wilayah Indonesia sedang dilanda cuaca panas yang ekstrem di awal musim penghujan ini. Hal ini tentunya menggangu aktivitas, mengakibatkan kelelahan dan keringat berlebih yang membuat hari menjadi tidak menyenangkan.

Sebenarnya, fenomena ini adalah hal alamiah yang sering masa pancaroba atau pergantian musim. Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG), panas menyengat ini terjadi akibat gerak semu matahari yang saat ini berada di bagian selatan Khatulistiwa. Alhasil radiasi matahari yang masuk cukup optimum. Hasil monitoring suhu udara maksimum berkisar antara 34– 37,5 derajat Celcius.

Sebagian orang mungkin bisa bertahan dengan cuaca ekstrem yang menimpa Indonesia. Namun, tak sedikit masyarakat yang tidak memiliki kemampuan fisik untuk menahan cuaca panas tersebut. Tentunya hal ini akan sangat berbahaya mengingat kemampuan resistansi seseorang terhadap panas matahari berbeda satu sama lainnya.

Sebenarnya ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk menghadapi cuaca terik yang menghantui aktivitas sehari-hari. Tentunya cara ini sangat berguna untuk melawan cuaca panas ekstrem yang melanda Indonesia saat ini. Melansir dari okezone.com belum lama ini, berikut cara agar tetap nyaman menghadapi cuaca panas.

Kabar Gembira, Guru Honorer Bakal Dapat BLT Rp1,8 Juta

Minum banyak air

Mengonsumsi banyak air merupakan cara paling efektif yang bisa di lakukan dalam kondisi cuaca panas. Rajinlah minum air putih bahkan jika tidak dalam kondisi haus. Kemudian, lebih baik untuk menghindari minuman yang mengandung kafein, alkohol, atau banyak gula.

Perhatikan cara berpakaian

Mengenakan pakaian longgar, ringan, dan berwarna terang merupakan solusi efektif untuk mengatasi cuaca panas. Coba pertimbangkan untuk menggunakan pakaian berbahan dasar kapas, agar mampu menyerap kelembapan ekstra dan membantu tubuh menjadi dingin.

Istirahat cukup

Batasi aktivitas luar ruangan pada pagi dan sore hari ketika cuaca berangsur lebih dingin. Istirahatlah di tempat yang teduh dan sebisa mungkin jauhi kontak dengan matahari secara langsung. Jangan memaksakan diri, tubuh kalian akan memberi tahu kapan waktunya harus beristirahat.

Gunakan benda yang dapat menghalau sinar matahari

Gunakan tabir surya, kacamata hitam dan topi longgar. Tabir surya dapat memengaruhi kemampuan tubuh untuk mendinginkan diri dan dapat menghambat dehidrasi.

Konsumsi Kunyit Berlebihan Bisa Picu Mual Hingga Alergi

Konsumsi makanan ringan

Konsumsi makanan ringan saat cuaca panas sangat dianjurkan. Sebab, mengonsumsi makanan berat menambah lebih banyak panas saat tubuh bekerja lebih keras untuk mencernanya.

Memastikan udara mengalir

Ventilasi adalah kunci agar tubuh tetap terasa sejuk. Jika kamu memiliki kipas angin, arahkan ke jendela yang terbuka dan taruh kasur di antaranya. Dengan cara itu, angin akan tetap mengalir ke dalam kamar Anda.

Berita Terkait

Berita Terkini

Cuaca di Soloraya Panas Pol, Ini Sebabnya

Inilah penyebab cuaca di Soloraya terasa panas selama beberapa hari terakhir.

Tenggelamnya KRI Nanggala Diyakini Bukan Karena Human Error

KSAL Yudo Margono memupus spekulasi yang mengaitkan nahas kapal selam KRI Nanggala-402 dengan human error atau kesalahan manusia.

Modus Baru Terungkap di Solo, Narkoba Dibungkus Kemasan Permen untuk Kelabui Polisi

Satuan Reserse Narkotika Polresta Solo mengungkap 18 kasus perkara dengan 22 tersangka penyalahgunaan narkotika dalam satu bulan terakhir.

TNI Sebut KRI Nanggala-402 Sudah Tidak Bersuara, Apa Maksudnya?

KRI Nanggala-402 sudah tak lagi bersuara. Hanya sonar yang bisa mendeteksi keberadaan kapal selam tersebut.

Pengemis Muda Pura-pura Lumpuh Ditangkap di Pasar Ir Soekarno Sukoharjo Kantongi Uang Rp500.000

Seorang pengemis muda yang berpura-pura lumpuh dan ditangkap di Pasar Ir Soekarno mengantongi uang Rp500.000.

Menko Airlangga Sebut THR Perkuat Daya Beli Masyarakat, Ini Penjelasannya

Pemberian THR karyawan dan buruh pada Lebaran 2021 adalah upaya pemerintah dalam pemulihan ekonomi di Indonesia.

Jozeph Paul Zhang Pernah Jualan Komputer & Ber-KTP Salatiga

Polres Kota Salatiga turut melakukan penyelidikan terkait dugaan kasus penistaan agama Jozeph Paul Zang yang pernah tinggal di kota itu.

Warga Dengar Bunyi Klakson Panjang Saat 2 Truk Molen Tabrakan di Ngargoyoso

Warga di sekitar lokasi kejadian sempat meendengar bunyi klakson panjang sebelum dua truk molen kecelakaan di Ngargoyoso.

AJI Solo Gelar Webinar Soal Fakta & Mitos Vaksinasi Covid-19, Yuk Ikutan

AJI Kota Solo menggelar webinar yang mengulas seluk-beluk fakta dan mitos seputar vaksinasi.

Pemkot Jogja Akan Menerapkan Sistem Parkir Kompak, Apa Itu?

Pemkot jogja akan menata lahan parkir di tepi jalan umum. Ke depan, parkir akan dibuat dengan sistem kompak.

Bocah di Karangpandan Tenggelam Saat Mandi di Sungai

Bocah laki-laki warga Kampung Kidangan RT 002/ RW 006, Doplang, Karangpandan meninggal karena tenggelam saat mandi di sungai.

Agenda Bupati Karanganyar Selama Ramadan, Tausiah Pagi hingga Tarawih Keliling

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mempunyai sejumlah agenda khusus selama Ramadan. Agendanya sudah dimulai sejak hari pertama Ramadan, Selasa (13/4/2021).

MU Lolos ke Semifinal Liga Europa Seusai Berbesar Agregat atas Granada

Manchester United (MU) lolos ke semifinal Liga Europa seusai mempertegas agregat atas Granada lewat kemenangan 2-0

Tak Ada RT Zona Merah dan Oranye di Klaten, Kegiatan Ibadah Ramadan Bisa Digelar di Masjid

Bupati Klaten, Sri Mulyani, mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait panduan ibadah Ramadan dan Idul Fitri. Ibadah tak boleh di masjid jika di wilayah zona merah.

10 Tahun Terkatung-katung, Jagal Kartasura Segera Dieksekusi Hukuman Mati

Eksekusi hukuman mati terhadap jagal asal Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Yulianto bin Wiro Sentono tinggal didepan mata, setelah 10 tahun lamanya terkatung-katung.

Donasi Terkumpul Rp606 Juta, Alfian Siswa SMK Klaten Yang Tersetrum Listrik Saat PKL Bisa Beli Tangan Robotik?

Alfian, siswa SMK di Klaten yang tersetrum listrik hingga keduanya harus diamputasi saat PKL ingin membeli tangan robotik.