Ger-Geran Sosialisasi Duta Santan Sasa Bersama Ibu-Ibu Kelurahan Jebres Solo
Peserta Sosialisasi Duta Santan Sasa mengikuti games joget di Pendapa Kelurahan Jebres, Solo, Rabu (7/4/2021) pagi. (Solopos/Kurniawan)

Solopos.com, SOLO — Sosialisasi Duta Santan Sasa di Pendapa Kelurahan Jebres, Solo, Rabu (7/4/2021), berlangsung gayeng. Para peserta tidak hanya mendapat sosialisasi tentang keuntungan menjadi duta santan Sasa.

Mereka juga mendapatkan voucher dan berbagai hadiah. Voucher dan hadiah diberikan melalui kontes foto dan aneka games. Seperti kontes foto di booth Duta Santan Sasa dan games joget Masih Ting Ting.

Baca Juga: Heboh, Sasa Duta Santan Ajak Ibu-Ibu Banaran Sukoharjo Berjoget Tiktok

Tak pelak games joget yang populer di kalangan anak muda itu pun membuat ibu-ibu anggota TP PKK Jebres merasa geli sendiri. Apalagi peserta games joget itu harus beraksi di depan rekan-rekan mereka.

Rekan-rekan mereka tak tahan untuk menggoda peserta games yang sedang beraksi pada acara sosialisasi Duta Santan Sasa di Kelurahan Jebres, Solo, itu. Koordinator Sasa Inti, Ambar Kurnia, menjelaskan banyak keuntungan yang bisa diperoleh ibu-ibu warga Jebres dengan menjadi Duta Santan Sasa.

Baca Juga: Sasa Ajak Ibu-Ibu PKK Ngringo Karanganyar Move On Lewat Program Sasa Duta Santan

Tambah Pengalaman

“Ibu-ibu mendapat tambahan penghasilan, tambah teman, tambah pengalaman. Para peserta kami register menjadi agen, sehingga ibu-ibu bisa mendapat harga distributor dari kami. Mereka bisa menjual di komunitasnya dengan mendapat margin secara cash. Selain itu mereka masih mendapatkan poin,” ujarnya.

Poin yang diperoleh ibu-ibu Duta Santan Sasa Kelurahan Jebres, Solo, itu bisa ditukarkan dengan kompor, televisi, kulkas, dan hadiah emas. Ketua TP PKK Jebres, Wulandari, mengatakan peserta sosialisasi Duta Santan Sasa adalah anggota TP PKK tingkat kelurahan dan tingkat RT.

Baca Juga: Sasa Ajak Ibu Rumah Tangga Jadi Duta Santan, Yuk…

Sosialisasi dilakukan dalam beberapa sesi atau gelombang untuk mencegah terjadinya kerumunan. Selain itu sosialisasi dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Penyelenggara menyediakan masker, face Shield dan hand sanitizer. “Antusiasme peserta bagus. Sebab dengan mengikuti kegiatan ini ibu-ibu bisa mendapatkan tambahan penghasilan,” urainya.



Berita Terkini Lainnya








Kolom