Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Antara)

Solopos.com, PROBOLINGGO -- Sepasang kakak beradik asal Surabaya dibekuk polisi karena diduga terlibat aksi gendam bermodus menukar uang, Rabu (2/10/2019). Keduanya ditangkap di sebuah minimarket di Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.

Mengutip detik.com, kakak beradik tersebut yakni Rifa'i, 44, dan Hariyanto, 43. Mereka warga Kelurahan Tanah Kali Kending, Kecamatan Kenjeran, Surabaya. Polisi langsung membawa keduanya ke Mapolsek Kademangan.

Kedua pelaku sebelumnya terlibat aksi gendam dengan modus tukar uang. Aksi tersebut dilakukan di Minimarket Basmalah, Kecamatan Tongas pada 22 September lalu. Kedua pelaku mendatangi minimarket dan menukarkan uang receh sebesar Rp600.000.

Baca Juga:

Komplotan Tukang Gendam Ngaku Utusan Bung Karno

Emak-Emak Ngawi Jadi Korban Gendam, Motor Kredit Dibawa Kabur

Kala itu, kasir minimarket, Alimudin, yang melayani dua pelaku tiba-tiba seperti terhipnotis. Kemudian tanpa sadar menerima uang receh dari pelaku dan menukarnya dengan uang total sekitar Rp3,5 juta. Setelah pelaku pergi, korban baru sadar telah menjadi korban hipnotis.

"Setelah kejadian, saya langsung melapor Mapolsek Tongas Pak. Sampai keduanya ditangkap polisi,"kata Alimudin, Rabu (2/10/2019).

Sementara Kapolsek Kademangan Kompol Toyib Subur mengatakan sebelum ditangkap, dua pelaku itu berencana melancarkan aksi gendam di minimarket berlokasi Jl. Krakatau. Karena TKP sebelumnya berada di Tongas, kedua pelaku diserahkan ke Polsek Tongas.

"Dari pemeriksaan, kedua pelaku ini tak hanya melakukan aksinya di Probolinggo, namun juga Pasuruan," terang Subur.

Selain menangkap pelaku, petugas juga menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya sebuah motor Honda Beat Bernopol L 4219 LI, dan uang receh koin di tas plastik.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten