Gencar Razia Masker di Boyolali, Tim Gabungan: Kalangan Remaja Masih Ada yang Ndableg

Razia masker gencar dilakukan di Kabupaten Boyolali.

SOLOPOS.COM - Petugas dari Polri dan TNI menggelar penertiban penggunaan masker di wilayah Ngemplak, Boyolali, Rabu (30/9/2020). (Solopos/Bayu Jatmiko Adi)

Solopos.com, BOYOLALI -- Tim gabungan yang melakukan razia pelanggaran protokol kesehatan di Kabupaten Boyolali masih menemui sejumlah pelanggar. Mayoritas, pelanggar yang tak memakai masker berasal dari kalangan remaja.

Hingga Rabu (30/9/2020), kegiatan penegakan protokol kesehatan terus dilakukan petugas gabungan. Seperti yang digelar oleh jajaran Polisi dan TNI di Kecamatan Ngemplak pada Rabu pagi. Sasaran penertiban pada kegiatan tersebut adalah pengguna jalan yang melintas di depan Kantor Polsek Ngempak.

8 Warga Keberatan Nilai Ganti Untung, Apa Kabar Proyek Bendungan Jlantah Karanganyar?

Kapolres Boyolali, melalui Kapolsek Ngemplak, Muhammad Arifin Suryani, mengatakan kegiatan penertiban tersebut telah menjadi kegiatan rutin dari jajaran kepolisian maupun petugas gabungan.

"Penertiban untuk wilayah Ngemplak kami lakukan setiap hari. Tiga kali sehari dengan lokasi berpindah. Misalnya pagi di sekitar kantor Polsek, siang di Pasar Mangu dan malam mengambil lokasi yang menjadi kerumunan masa, misalnya di depan Asrama Haji Donohudan," kata dia kepada Solopos.com, Rabu.

Peringati Hari Habitat Dunia 2020, Kementerian PUPR Terus Tingkatkan Kualitas Permukiman dan Perumahan

Dari kegiatan yang dilakukan tersebut dia mengatakan untuk masyarakat kalangan usia 30 tahun ke atas, tingkat kesadaran untuk menggunakan masker sudah relatif tinggi. "Namun untuk usia di bawah itu memang masih perlu ketegasan lebih. Terutama pada malam hari," lanjut Arifin.

Pihaknya mengimbau masyarakat, terutama kalangan remaja, untuk selalu menanamkan kedisiplinan protokol kesehatan baik menggunakan masker hingga cuci tangan. Terlebih di tempat-tempat umum. Dia juga mengimbau agar masyarakat bisa menghindari kegiatan yang sifatnya mengumpulkan banyak massa.

Selain Ngargoyoso, 2 Puskesmas Di Karanganyar Ini Pernah Ditutup Sementara Karena Corona

Kegiatan penertiban juga dilakukan oleh jajaran Satpol PP pada Selasa (29/9/2020) malam. "Kami lakukan operasi di tempat karaoke," kata Kasi Penindakan Satpol PP Boyolali, Tri Joko Mulyono, Rabu. Dia mengatakan dari kegiatan tersebut mendapati sejumlah pengunjung sudah menjalankan protokol kesehatan.

Berita Terbaru

Posko Covid-19 Desa Klodran Terbaik Ke-6 Se-Karanganyar, Ingatkan Pentingnya Jogo Tonggo 

Solopos.com, KARANGANYAR - Posko Covid-19 Desa Klodran, Colomadu, Karanganyar, memiliki peranan penting dalam penanganan pasien virus corona di wilayah...

Adaptasi Perilaku Baru di Tingkat Keluarga Jadi Kunci Memutus Penularan Covid-19

Solopos.com, SUKOHARJO – Adaptasi kebiasaan baru di tingkat keluarga menjadi salah satu kunci utama untuk memutus mata rantai penularan...

Ingatkan Warga Terapkan 3M, Satgas Covid-19 Desa Klodran Karanganyar Keliling Pakai Mobil

Solopos.com, KARANGANYAR - Penerapan protokol kesehatan menjadi hal penting untuk menekan persebaran Covid-19. Satgas Penanganan Covid-19 Desa Klodran pun...

Libur Panjang, Gugus Tugas Covid-19 Sukoharjo Perketat Pemeriksaan Kesehatan Penumpang di Terminal

Solopos.com, SUKOHARJO -- Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sukoharjo akan memperketat pemeriksaan kesehatan setiap penumpang tiba di Terminal...

SE Terbaru Wali Kota Solo: Anak 15 Tahun Ke Bawah Tak Boleh Kunjungi Tempat Publik, Kecuali PTM Di Sekolah

Solopos.com, SOLO -- Surat edaran atau SE terbaru Wali Kota Solo tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan...

Begini Aksi Lurah dan Nakes Pasar Bunder Sragen Ingatkan Pedagang/Pembeli Pakai Masker

Solopos.com, SRAGEN — Lurah Pasar Bunder Sragen Sugino dan tenaga kesehatan (nakes) klinik kesehatan Pasar Bunder Sri Harsiyah rutin...

Gugus Tugas Covid-19 Sukoharjo Libatkan Desa dan Kelurahan Pantau Pendatang Saat Libur Panjang

Solopos.com, SUKOHARJO -- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sukoharjo mewaspadai lonjakan pendatang ke wilayah Sukoharjo selama libur panjang cuti...

Hanya 2 Pekan, Aturan Anak 5 Tahun Ke Atas Boleh Ke Mal Solo Dicabut

Solopos.com, SOLO -- Pemerintah Kota (Pemkot) Solo bakal kembali memperketat aturan batasan umur anak boleh bepergian ke tempat publik...

Dokter Solo: Liburan Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

Solopos.com, SOLO – Libur panjang di depan mata. Opsi untuk berlibur di tengah pandemi Covid-19 pun tengah menjadi perbincangan...

Pjs Bupati Klaten Ajak Masyarakat Terapkan Sikap Hidup Sehat

Solopos.com, KLATEN -- Penjabat Sementara (PJs) Bupati Klaten, Sujarwanto Dwiatmoko, berkomitmen terus mengedukasi masyarakat agar selalu disiplin menaati protokol...