Tutup Iklan

Gempa Bumi Magnitudo 3,0 Guncang Salatiga

Gempa berkekuatan Magnitudo 3,0 mengguncang Kota Salatiga, Jawa Tengah, Minggu (18/7/2021) sore, sekitar pukul 15.39 WIB.

 Tangkapan layar informasi BMKG Stasiun Geofisika Banjarnegara terkait gempa berkekuatan Magnitudo 3,0 di Salatiga. (BMKG Stasiun Geofisika Banjarnegara)

SOLOPOS.COM - Tangkapan layar informasi BMKG Stasiun Geofisika Banjarnegara terkait gempa berkekuatan Magnitudo 3,0 di Salatiga. (BMKG Stasiun Geofisika Banjarnegara)

Solopos.com, SALATIGA — Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 3,0 mengguncang Kota Salatiga, Jawa Tengah, Minggu (18/7/2021) sore, sekitar pukul 15.39 WIB. Gempa bumi tersebut tergolong kecil sehingga relatif tidak disadari warga setempat.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Banjarnegara, gempa tersebut terjadi di episentrum 7,31 LS dan 110,66 BT atau 19 km timur Salatiga dengan kedalaman 19 km.

Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara, Setyoajie Prayoedhie, membenarkan perihal adanya gempa dengan kekuatan Magnitudo 3,0. Meski demikian, ia mengaku belum mengetahui secara pasti pemicu gempat tersebut.

Baca Juga: Kebiasaan Ini Bikin Mobil Matik Lekas Rusak

“Kalau dilihat dari letak episentrumnya, memang berdekatan dengan sesar Kendeng. Letaknya di selatan atau barat daya sesar Kendeng, segmen Semarang-Demak. Tapi, kita masih perlu kaji lagi. Apakah penyebabnya sesar Kendeng atau ada sesar lokal lain yang jadi pemicu,” ujar Ajie kepada Semarangpos.com, Minggu.

Meski demikian, Ajie meminta masyarakat khususnya di Kota Salatiga untuk tidak panik jika merasakan guncangan gempa bumi itu. Ajie menilai gempa berkekuatan lemah yang dipicu pergerakan lempeng bumi atau sesar kerap terjadi di wilayah Jawa.

“Kalau gempa-gempa kecil memang kerap terjadi. Kebanyakan tidak terasa sehingga kami jarang mem-publish-nya,” imbuh Ajie.

Goncangan Tak Terasa

Demikian pula halnya dengan gempa berkekuatan Magnitudo 3,0 di Salatiga, Minggu sore. Menurut Ajie, gempa tersebut terbilang lemah sehingga masyarakat di wilayah Salatiga dan sekitarnya tidak terlalu merasakan goncangannya

“Kalau berdasarkan laporan dari teman-teman BPBD [Badan Penanggulangan Bencana Daerah] di sekitar Salatiga tadi memang tidak terasa. Mungkin karena skalanya terbilang kecil,” ujar Ajie.

Senada juga disampaikan Ade, warga Perumahan Prajamukti, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga. Ia mengaku tidak terlalu merasakan adanya gempa di wilayah Salatiga. “Enggak terasa ada gempa tadi. Mungkin saya yang baru bangun tidur, enggak tahu kalau dengan orang lain,” tutur Ade saat dihubungi Semarangpos.com yang merupakan bagian dari kelompok sindiksi berita Solopos.com, Minggu.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Miris! Manusia Silver Semarang Ternyata Pensiunan Polisi

Kasus manusia silver di Semarang tak kalah mengundang keprihatinan.

Sejumlah Event Besar bakal Digelar di Borobudur, Vaksinasi Dipercepat

Pemprov Jawa Tengah akan mempercepat cakupan vaksinasi di kawasan Candi Borobudur karena sejumlah agenda atau event wisata bakal digelar.

Rumah Kamera Borobudur, Bisa Swafoto Bersama ‘Presiden Jokowi’ Hlo!

Di Rumah Kamera ini, pengunjung bisa dengan leluasa berswafoto dengan Presiden Ri yang akrab disapa dengan Jokowi ini dalam bentuk replika yang terlihat seperti sosok presiden yang nyata.

Dyah Hayuning Pratiwi, Bupati Purbalingga Keturunan Raja Mataram

Bupati Tiwi adalah keturunan dari Kyai Arsantaka yang bernama kecil Arsakusuma, pendiri Kabupaten Pubalingga sekaligus leluhur raja-raja Mataram Islam.

Sempat Viral, Video Harimau di Kedungjati Grobogan Ternyata Hoaks

Video seekor harimau besar sedang berada di kawasan hutan sempat beredar di media sosial dan WhatsApp Group (WAG) di Kabupaten Grobogan

Gelar JDC 2021, AMSI Jateng Ingin Tahu Arah Dunia Digital ke Depan

JDC 2021 merupakan salah satu sumbangsih AMSI Jawa Tengah untuk bicara terkait seperti apa arah industri digital ke depan.

Achmad Husein, Bupati Banyumas yang Dapat Gelar Pangeran dari Keraton Solo

Achmad Husein adalah Bupati Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah yang mendapatkan gelar Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Adipati Purbowinoto dari Kesunanan Surakarta.

Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Cilacap, Presiden Jokowi Ingatkan Warga Taat Prokes

Presiden Jokowi mengingatkan warga tetap menerapkan protokol kesehatan meskipun telah mengikuti vaksinasi Covid-19.

Waduh! 9 Daerah di Jateng Endemis Penyakit Kaki Gajah, 6 di Pantura

Sembilan kota dan kabupaten di Jawa Tengah tercatat menjadi daerah endemis filariasis atau dikenal sebagai penyakit kaki gajah.

Banyak Anak Jateng yang Jadi Yatim Piatu Akibat Covid-19, Jumlahnya Bikin Sedih

Perlu adanya sinergi berbagai potensi masyarakat untuk menyelamatkan masa depan anak-anak terdampak Covid-19.

Guru dan Siswa Terpapar Covid-19, 8 SD-SMA di Blora Batal PTM

Kasus di delapan sekolah di Blora itu bukan merupakan klaster penyebaran Covid-19, karena ditemukan saat screening sebelum PTM.

Petani Jambu Air Di Grobogan Ini Namanya Mirip Nama Penyanyi Indonesia

Pembeli datang ke kebun jambu air di Desa Watupawon, Kecamatan Penawangan, Grobogan, petik langsung sambil selfi atau swafoto.

Ini Lho, Bandar Arisan Online Salatiga Tertangkap

Bandar arisan di Salatiga yang dicari karena membawa kabur uang hingga miliaran rupiah milik peserta akhirnya ditangkap polisi.

Unik! Kuliner Soto Bancar Khas Purbalingga Topping Bakso & Saus Kacang

Kuliner khas Purbalingga berupa Soto Bancar memiliki keunikan dengan sajian soto lainnya, yakni tambahan saus kacang, bakso, dan kerupuk merah putih dalam penyajiannya.

UKSW dan TNI Gelar Vaksinasi Massal Bagi Pelajar dan Masyarakat Umum

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kerja sama dengan TNI Komando Daerah Militer IV/Diponegoro menggelar vaksinasi massal di Balairung Universitas

Ganjar Pranowo Emoh Mikir Jadi Capres: Pilpres Urusan Bu Mega

Ganjar Pranowo menegaskan bahwa urusan capres pada Pilpres 2024 merupakan kewenangan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDIP.