Gempa Bantul Pagi Ini, Hanya Terasa 5 Detik

Gempa magnitudo 3,2 di tenggara Kabupaten Bantul hanya dirasakan selama lima detik.

 Ilustrasi guncangan gempa bumi. (reuters)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi guncangan gempa bumi. (reuters)

Solopos.com, BANTUL — Gempa magnitudo 3,2 di tenggara Kabupaten Bantul hanya dirasakan selama lima detik.

PromosiPelegalan Ganja di Thailand, Antara Blunder dan Solusi Kesehatan

Seperti diberitakan sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis gempa bumi berkekuatan M 3,2 terjadi di kedalaman 4 kilometer. Lokasi gempa di 19 kilometer tenggara Kabupaten Bantul. Pusat gempa berada di darat.

Baca Juga : Gempa Bumi M 3,2 di Tenggara Bantul, Pusat Gempa di Darat

Dampak gempa dirasakan di Kabupaten Bantul dan Gunungkidul. Warga Kapanewon Pleret, Kabupaten Bantul, Arif Marzuki, mengaku merasakan getaran gempa saat bangun tidur. Menurutnya, gempa hanya terasa sebentar.

“Jadi tadi itu di kamar baru melek. Pegang handphone terus terdengar hurug-hurug. Tapi tidak lama, sekitar 5 detik,” katanya seperti dilansir Detikcom, Selasa (26/10/2021).

Arif memutuskan tidak berlari keluar rumah karena hanya dia yang merasakan gempa. “Tadi nunggu dulu, kalau tidak berhenti mungkin keluar rumah. Gempa memang tidak terlalu besar. Istri saya tidak terasa gempa,” tutur dia.

Baca Juga : Sejarah Hari Ini : 25 Oktober 2010, Gempa dan Tsunami Terjang Mentawai

Hal yang sama dirasakan Sunardi. Saat kejadian, dia sedang mengikuti diklat di salah satu hotel di Kota Yogyakarta. Menurutnya, gempa tidak lama dan cepat.

“Posisi tadi di lantai 8. Pertama terasa pelan terus lhiyut-lhiyut. Tapi sebentar. Mungkin karena di lantai atas jadi lebih terasa. Teman saya satu lantai ada yang tidak merasakan,” ujarnya.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Pencanangan 2022 Sebagai Tahun Toleransi Belum Dipahami Publik

+ PLUS Pencanangan 2022 Sebagai Tahun Toleransi Belum Dipahami Publik

Pencanangan 2022 sebagai tahun toleransi menemukan momentum tepat. Segregasi sosial dan pertentangan luas di masyarakat akibat politik identitas pada 2017 dan 2019 tidak boleh terulang pada 2024.

Berita Terkini

Waduh! Lansia Jepang Meninggal di Lokalisasi Sarkem Jogja, Kok Bisa?

Seorang lansia berdarah Jepang, TT, 62, dilaporkan meninggal di salah satu kafe di kompleks lokalisasi Pasar Kembang (Sarkem) Jogja pada Kamis (27/1/2022).

Lagi, Sleman Kembali Diterjang Angin Kencang Sebabkan Kerusakan

Hujan disertai angin kencang menerjang Sleman dalam dua hari terakhir. Akibatnya, puluhan pohon tumbang dan sejumlah rumah warga rusak.

Dugaan Kekerasan Seksual Mahasiswa UNY, Rektor: Belum Ada Laporan

Kasus kekerasan seksual terhadap mahasiswa diduga terjadi di lingkungan kampus Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Sopir Ngantuk, Mobil Kijang Seruduk 9 Motor di Wirobrajan Jogja

Kecelakaan di Kota Jogja melibatkan sebuah mobil Kijang Krista dengan sembilan motor yang tengah terparkir.

Hujan Disertai Angin Kencang, Pohon Timpa Kabel dan Rumah Warga Sleman

Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Sleman, Rabu (26/1/2022) siang membuat sejumlah pohon tumbang.

Polisi Tangkap 2 Pemuda di Jogja Gara-Gara Bawa Senjata, Ini Ceritanya

Polsek Berbah menangkap dua pemuda karena kedapatan membawa senjata saat berada di Jogja.

Hore! Skuter Listrik di Malioboro Bakal Kembali Diizinkan, Tapi...

Pemerintah Kota Jogja memberikan sinyal bakal mengizinkan beroperasinya skuter listrik di kawasan Malioboro.

Malioboro Tanpa PKL Dimulai Hari Ini, Piye Perasaanmu Dab?

PKL di kawasan Malioboro mulai dipindah hari ini, Rabu (26/1/2022).

Keterlaluan! Pemuda Gunungkidul Bikin Video Porno Anak di Bawah Umur

Seorang pemuda asal Patuk, Gunungkidul, nekat membuat video porno yang diperankan kekasihnya yang masih berstatus anak di bawah umur.

Ealah! Pengin Liat Kebakaran, 2 Pemotor Ini Malah Tabrak Mobil Damkar

Peristiwa kecelakaan melibatkan mobil pemadam kebakaran (damkar) dengan pengguna sepeda motor terjadi di Kabupaten Gunungkidul.

Bupati Sleman Terpapar Covid19, Omicron?

Sample swab Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, saat ini tengah dikirim ke Balitbang Kemenkes untuk meneliti adanya varian Omicron.

Bekas Mobil Wali Kota Jogja Laku Rp52 Juta, Seperti Ini Penampakannya

Bekas mobil dinas Wali Kota Jogja laku terjual dalam lelang mobil dinas yang digelar Pemkot Jogja.

Sultan Jogja Harus Menunggu 18 Tahun untuk Merelokasi PKL Malioboro

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X, harus menunggu selama 18 tahun untuk merelokasi pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Malioboro.

Pabrik Wig di Kulonprogo Kebakaran, Damkar Sulit Padamkan Api

Kebakaran melanda pabrik wig, PT Sun Chang, di Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (25/1/2022).

Begini Penampakan Lapak Baru PKL Malioboro di Gedung Eks Bioskop Indra

Pemerintah Kota Jogja memperlihatkan penampakan lapak baru bagi PKL Malioboro di Gedung eks Bioskop Indra.