GELOMBANG PANAS INDIA : Korban Tewas Bertambah Menjadi 2.207 Jiwa

GELOMBANG PANAS INDIA : Korban Tewas Bertambah Menjadi 2.207 Jiwa

SOLOPOS.COM - ilustrasii (JBI/dok)

Gelombang panas di India terus menelan korban jiwa, terhitung korban meninggal mencapai 2.207 jiwa.

Solopos.com, SOLO – gelombang panas di India terus menelan korban jiwa. Hingga Sabtu (30/5/2015) tercatat korban jiwa mencapai 2.207 jiwa. Sebanyak 202 orang dilaporkan meninggal sejak Jumat (29/2015) di negara bagian Andhra Prades dan Telangana bagian selatan serta Orissa bagian timur.

Menurut laporan Antara dari Xinhua, Sabtu (30/5/2015), Andhra Pradesh melaporkan ada 146 kematian lagi sepanjang Sabtu, menambah korban jiwa menjadi 1.636 orang sementara di Telangana korban jiwa akibat gelombang panas meningkat menjadi 541 dengan 52 kematian dilaporkan terjadi dalam 24 jam.

Jumlah korban jiwa di Orissa juga naik jadi 21 dari 17 sejak Jumat. Tujuh orang sejauh ini dilaporkan meninggal dunia di Gujarat dan dua di New Delhi, Ibu Kota India. Kota Nagpur di negara bagian Maharashtra, India Tengah temperatur tertingginya mencapai 47,1 derajat Celsius.

Berita Terkait

Berita Terkini

Masjid Istiqlal Batal Gelar Salat Id

Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, Nasaruddin Umar, mengatakan pilihan membatasi jemaah tak bisa dilakukan sebab kapasitas maksimal masjid 250.000 orang dan 10 Persen dari jumlah itu masih terlalu banyak.

Antisipasi Keramaian, Pemkot Solo Swab Acak Pengunjung di 3 Mal

Pemerintah Kota Solo melakukan swab acak kepada pengunjung dan pegawai di tiga mal Kota Solo pada Senin (10/5/2021) sore.

GEMBIRA, Rahasia Kak Seto Bisa Parkour di Usia 70 Tahun

Di usia nyaris 70 tahun, Kak Seto masih sanggup parkour.

Resmi! KPK Nonaktifkan Novel Baswedan dan 74 Pegawai

Penyidik senior KPK, Novel Baswedan, bersama 74 pegawai KPK lainnya dinyatakan tidak lolos TWK dan dinonaktifkan KPK.

Ganjar Perkirakan Kasus Covid-19 di Jateng Bakal Naik Seusai Lebaran

Seluruh kepala daerah tidak boleh lengah, meski pun kasus Covid-19 di Jateng tengah mengalami tren menurun.

Memoles Perhiasan Lama Terlihat Gilap Seperti Baru, Catat Tipsnya!

Memoles Perhiasan Lama Tampak Gilap Seperti Baru

Keracunan Massal Karangpandan: 29 Orang Masih Dirawat Di RS Dan Puskesmas

Sebanyak 29 orang dari total 55 korban keracunan massal Puntukringin, Gerdu, Karangpandan, Karanganyar, masih dirawat di RS dan puskesmas

Wisatawan Luar Daerah Boleh Piknik ke Objek Wisata Klaten Saat Lebaran 2021

Pemkab Klaten tidak membatasi daerah asal pengunjung yang ingin datang ke objek wisata di wilayah Kabupaten Bersinar saat Lebaran 2021.

Pemudik Ini Tiba-Tiba Kesurupan saat Dihentikan Petugas di Pos Penyekatan

Dalam video itu terlihat seseorang yang memakai ikat batik berteriak sambil melakukan gerakan tak biasa.

Mengenal Prepekan, Tradisi Berbelanja Jelang Lebaran di Pasar Tradisional

Dalam tradisi menjelang Lebaran di wilayah Sragen ada istilah yang dikenal dengan sebutan prepekan. Tradisi prepekan itu adalah tradisi orang Jawa berbelanja ke pasar untuk memenuhi kebutuhan saat Lebaran.

Plosorejo Karanganyar Sempat Masuk Zona Merah Covid-19, Ternyata Klaster Ini Penyebabnya

Desa Plosorejo, Kecamatan Matesih, Karanganyar, sempat masuk zona merah risiko Covid-19 karena ada satu klaster dengan 18 kasus positif.

Ini Kriteria Botol Air Minum Kemasan yang Aman dan Sehat

Sebagai pembeli kita harus jeli memperhatikan kualitas botol air minum kemasan.