Gelombang Capai 6 M, Nelayan Cilacap Libur

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Semarangpos.com, CILACAP — Nelayan tradisional di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah tidak melaut menyusul tingginya gelombang di perairan selatan Pulau Jawa maupun Samudra Hindia selatan Jateng-DIY.

PromosiIni Alasan Maluku Utara Jadi Provinsi Paling Aman di Indonesia

“Kami libur melaut sejak sebelum Lebaran. Selain karena persiapan untuk menyambut Lebaran, juga disebabkan oleh gelombang tinggi,” ungkap Ketua Kelompok Nelayan Pandanarang, Tarmuji, di Cilacap, Jateng, Jumat (14/6/2019).

Ia mengatakan saat liburan Lebaran 2019, nelayan Pantai Teluk Penyu yang tidak melaut bisa mendapatkan penghasilan dengan menjadi tukang parkir kendaraan wisatawan maupun berjualan di objek wisata itu. Akan tetapi setelah libur Lebaran usai, kata dia, sebagian besar nelayan menganggur dan beberapa nelayan lainnya mengisi waktu dengan memperbaiki jaring maupun perahu.

“Padahal, saat sekarang ikan sudah mulai muncul tapi karena gelombang tinggi, kami tidak berani melaut. Apalagi sekitar dua minggu terakhir, tinggi gelombang sempat mencapai 6 m,” katanya.

Dalam kesempatan terpisah, pengamat cuaca dari Stasiun Meteorologi BMKG Cilacap Rendi Krisnawan memprakirakan gelombang tinggi masih berpeluang terjadi di perairan selatan Jateng-DIY maupun Samudra Hindia selatan Jateng-DIY meskipun tidak setinggi sebelumnya yang sempat mencapai 6 m. Menurut dia, gelombang tinggi tersebut dipengaruhi oleh pola angin di wilayah selatan ekuator yang umumnya bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan 4 knot-25 knot.

“Dengan demikian, tinggi gelombang di perairan selatan Jateng-DIY maupun Samudra Hindia selatan Jateng-DIY diprakirakan mencapai 2,5 m-4 m dengan kecepatan angin 4 knot-25 knot. Oleh karena itu, kami kembali mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berlaku hingga tanggal 17 Juni 2019,” katanya.

Ia mengimbau masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar selalu waspada.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Damkar Sukoharjo Gandeng Semua Perusahaan Punya Hidran Jadi Mitra

Sekitar 20 perusahaan yang berdiri di Sukoharjo saat ini sudah menandatangani MoU dengan Damkar Sukoharjo dalam hal penanganan kebakaran.

Sensasi Makan Pentol Bakar 1 Meter di Sriwedari Solo, Pedasnya Nampol!

Seorang pedagang kuliner di selter barat Pengadilan Negeri Solo membuat inovasi unik yakni pentol bakar sepanjang 1 meter yang tidak hanya enak tapi juga mengenyangkan.

Dihapus pada 2023, Ini Jumlah Pegawai Honorer Pemkot Solo

Pegawai honorer atau tenaga kontrak dengan perjanjian kerja (TKPK) di Kota Solo masih sangat dibutuhkan untuk memenuhi kekurangan jumlah PNS.

Polisi Kupang Tambal Jalan Demi Cegah Kecelakaan

Penambalan jalan merupakan bagian dari Polri Presisi.

Polda Jabar Bekuk Tokoh Perusuh di Depan Mapolda

Sejumlah orang tersebut, kata dia, diduga memimpin aksi ormas GMBI hingga menimbulkan kericuhan.

Selamatkan Perempuan dari Bunuh Diri, Sopir Bus Dihadiahi Penghargaan

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu kemudian mengundang Khaerun ke Balai Kota Jakarta sebagai bentuk apresiasi.

Modus Baru Penipuan, Pura-Pura Ditabrak lalu Menuduh Korban Pencuri

Modus baru penipuan dengan menjadi korban tabrak lari dan menuduh korban sebagai pencuri menjadi perhatian banyak orang.

Puluhan Pegawai KAI Daop 6 Yogyakarta Jalani Tes Deteksi Narkoba

Puluhan pegawai PT KAI Daop 6 Yogyakarta dari jajaran masinis hingga top management menjalani tes urine deteksi narkoba.

Jalan TMMD Bisa Pangkas Jarak di Sendangmulyo Wonogiri 8,5 Kilometer

TMMD akan membangun jalan baru berstruktur makadam yang menghubungkan Dusun Kraguman dengan Dusun Sendang.

Sophia Latjuba Unggah Foto Bareng Luna Maya, Begini Reaksi Warganet

Dalam unggahan foto bareng itu, terlihat Sophia Latjuba dan Luna Maya kompak mengenakan gaun berwarna hitam.

PTM Terbatas 100 Persen Klaten Dievaluasi

Pemkab Klaten masih mengevaluasi kembali kegiatan PTM terbatas dengan mempertimbangkan perkembangan kasus Covid-19.

Kasus Covid-19 Meningkat, Klaten Kembali Perketat Pendatang

Kasus Covid-19 Klaten meningkat berawal dari para perantau yang berdatangan ke Klaten.

Investor Batu Bara Gugat Yusuf Mansur setelah Bersabar 11 Tahun

Awalnya warga Bogor, Jawa Barat itu tidak ingin mempermasalahkan secara hukum karena ingin menjaga nama baik Yusuf Mansur. 

Begini Cara Perawatan Pasien Positif Covid-19 Omicron di Rumah

Agar pasien positif Omicron dapat menjalani isoman dengan baik, keluarga dapat melakukan perawatan di rumah secara mandiri.

Ada Penyelundupan Narkoba, Tes Urine Warga Binaan Rutan Solo Negatif

Hasil tes urine secara acak terhadap 15 penghuni sel narkoba di Rutan Solo diketahui negatif. Tes urine ini menindaklanjuti penyelundupan jeruk berisi benda diduga sabu-sabu.