Kategori: Sragen

Gelar Simulasi Pemungutan Suara, KPU Sragen Terapkan Protokol Kesehatan Ketat


Solopos.com/Ahmad Baihaqi

Solopos.com, SRAGEN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sragen menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pilkada 2020. Simulasi ini digelar dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Seperti diketahui, gelaran Pilkada 2020 berbeda dengan pemilihan umum sebelumnya karena digelar saat pandemi Covid-19. Oleh karenanya, KPU Sragen ingin memastikan jalannya pemungutan dan penghitungan suara nanti aman bagi pemilih.

Ketum PBNU Said Aqil Siradj Positif Covid-19, Begini Kondisinya

Simulasi ini menjadi langkah persiapan agar nantinya Pilkada Sragen 2020 sukses dan aman. Dalam simulasi itu juga terlihat para petugas KPPS dan Linmas mengenakan alat perlindungan diri (APD) berupa masker, face shield, dan sarung tangan.

Simulasi ini dipusatkan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 06 Desa Tempelrejo, Kecamatan Mondokan, Sabtu (21/11/2020). Ketua KPU Sragen, Minarso, menyampaikan simulasi ini sebagai bentuk persiapan agar pelaksanaan Pilkada tetap berjalan dengan lancar, aman dan sukses.

"Simulasi ini juga diikuti warga sebagai calon pemilih. Ini bagian sosialisasi ke warga kalau datang ke TPS aman. Kami menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan memastikan petugas yang bertugas juga kondisi sehat," ujarnya seperti dilansir sragenkab.go.id.

Urutan

Minarso menjabarkan urutan protokol kesehatan waktu memasuki TPS bagi pemilih. Sebelum masuk area TPS diwajibkan memakai masker, memasuki lokasi juga diterapkan jaga jarak antarpemilih minimal 1 meter.

Kemudian pemilih wajib mencuci tangan pakai sabun dan handsanitizer ditempat yang sudah disediakan, pengecekan suhu tubuh, dan memakai sarung tangan.

Kreatif, Tim UNS Solo Olah Ampas Kopi Jadi Material Elektroda Baterai Sodium Ion

"Bagi calon pemilih yang suhu tubuhnya dibawah 37,3 derajat maka pemilih dipersilahkan langsung antre ke tahapan selanjutnya yaitu berupa tanda tangan bukti hadir, dilanjutkan memakai sarung tangan sambil menunggu bilik-bilik suara yang kosong pemilih dipersilahkan menunggu di tempat duduk yang sudah dibatasi yakni hanya 9 kursi," terangnya.

Sementara bagi suhu tubuh di atas 37,3 derajat, Minarso mengatakan akan disediakan bilik khusus diluar TPS. "Nanti surat suaranya yang memasukkan ke dalam kotak adalah petugas ketertiban, lalu petugas tinta akan menghampiri pemilih dibilik khusus tadi untuk diteteskan tinta dijarinya," tandasnya.

Share