Pangeran Harry dan Meghan Markle. (Reuters)

Solopos.com, LONDON – Gelar bangsaran Pangeran Harry dan Meghan Markle resmi dicopot. Hal ini diumumkan oleh Istana Buckingham, Inggris, lewat pernyataan resmi yang dirilis, Sabtu (18/1/2020).

Dalam pernyataan itu disebutkan Ratu Elizabeth II merestui keputusan Pangeran Harry dan Meghan Markle yang ingin hidup mandiri dan melepas status sebagai anggota senior keluarga Kerajaan Inggris. Dengan demikian, mereka harus merelakan gelar His Royal Highness dan Her Royal Highness.

“The Sussexes tidak akan memakai gelar HRH karena tidak lagi mengabdi sebagai anggota keluarga kerajaan,” demikian bunyi pernyataan tersebut sepertidikutip dari Daily Mail, Minggu (19/1/2020).

Pangeran Harry dan Meghan Markle juga harus mundur dari semua tugas kerajaan. Mereka juga tidak akan mendapat pendanaan dari uang publik. Bahkan, mereka berencana mengembalikan biaya renovasi rumah yang memakan uang hingga Rp42,6 miliar daripajak.

Pencopotan gelar kerajaan mulai berlaku pada musim semi 2020 atau sekitar Maret-April. Keputusan tersebut diambil dari hasil diskusi selama berbulan-bulan.

“Saya bersyukur akhirnya kami menemukan solusi konstruktif dan suportif untuk cucuku dan keluarganya,” terang Ratu Elizabeth II.

Meski demikian, Ratu Elizabeth II menegaskan Pangeran Harry, Meghan Markle, dan Archie bakal tetap menjadi anggota keluarga yang dicintai. Dia juga memuji Meghan Markle yang bisa menyesuaikan diri dan menjadi bagian dari keluarga Kerajaan Inggris dengan cepat.

Walaupun tak lagi menyandang gelar HRH, Pangeran Harry dan Meghan Markle tetap dikenal sebagai Duke dan Duchess of Sussex. Pangeran Harry juga masih berada di garis keenam pewaris takhta Kerajaan Inggris.

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten