Tutup Iklan

Geger Teror Sperma, Mahasiswa Onani & Crot di Motor Korban

Seorang mahasiswa melakukan teror sperma dengan cara onani di sepeda motor korban.

 Tangkapan layar CCTV yang merekam aksi pelaku teror sperma di jok sepeda motor milik warga Pesanggrahan, Jakarta Selatan. (Istimewa/Suara.com)

SOLOPOS.COM - Tangkapan layar CCTV yang merekam aksi pelaku teror sperma di jok sepeda motor milik warga Pesanggrahan, Jakarta Selatan. (Istimewa/Suara.com)

Solopos.com, JAKARTA — Seorang mahasiswa berinisial MAZ, 21, yang menjadi pelaku teror sperma ditangkap polisi di kediamannya di Tangerang Selatan. Penangkapan dilakukan setelah dia melakukan aksi tidak senonoh kepada seorang mahasiswi di Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Pelaku mengaku sudah 20 kali melakukan aksi teror sperma. Kini dia ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan pasal 36 UU nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi dan atau pasal 281 KUHP tentang Asusila dengan ancaman maksimal pidana 10 tahun penjara.

Dikutip dari Suara.com, Selasa (26/10/2021), aksi teror sperma itu dialami B pada Sabtu (16/10/2021) malam. Saat itu dia menemukan cairan diduga sperma di jok sepeda motornya.

“Saya habis pulang malam dari rumah sepupu, kebetulan saya diminta ibu untuk beli es jeruk dulu. Tapi saya enggak langsung pulang, jadi saya jalan-jalan dulu,” kata B saat dihubungi Suara.com, Senin (18/10/2021).

Baca juga: Mabuk Jadi Alasan Pelaku Teror Sperma di Tasikmalaya

Saat hendak pulang, korban melewati jalan lain yang tidak biasa dilalui. Kondisi jalannya gelap dan sepi. Rupanya dalam perjalanan pulang dia diikuti seorang pria tak dikenal.

“Tapi pas ada polisi tidur, saya nengok ke kaca spion ternyata berjarak beberapa meter ada yang mengikuti di belakang. Tapi dia (pelaku) enggak menyalahkan lampu motor,” ujar B.

Korban pun mulai curiga dan menancap gas hingga sampai di depan rumahnya. Ternyata si pria pun ikut berhenti sambil celingukan.

“Saya berhenti ternyata dia (pelaku) juga berhenti. Saya lihat ke belakang, tapi dia celingak-celinguk gitu, kayak pura-pura liatin rumah gitu,” jelas B.

Melihat hal tersebut, B langsung memarkirkan sepeda motor dan langsung masuk ke rumah. Namun pelaku menjalankan kendaraannya mendekati motor korban yang sudah terparkir.

Baca juga: Ih! Pria di Banyuwangi Onani Sambil Naik Motor

Saat B berada di dalam rumahnya, berdasarkan rekaman kamera CCTV, pelaku melakukan onani dan mengeluarkan spermanya di jok motor korban.

Setelahnya pelaku teror sperma itu langsung pergi. Sementara korban baru menyadari adanya sperma saat akan memasukkan sepeda motor ke dalam rumah.

B sempat bertanya-tanya terkait cairan itu, hingga dipastikan merupakan sperma. Saat itu dia pun histeris ketakutan karena dirinya menjadi korban teror sperma.

“Akhirnya aku masuk rumah, terus teriak, nangis di situ kaget. Bilang sama ibu, bu, tolongin liatin jok aku, bener enggak ya ada sperma. Ternyata benar pas dilihat keluar,” ujar B.

Dia mengaku tidak mengenal pelaku dan belum pernah bertemu sebelumnya. Atas kejadian tersebut B melaporkan ke pihak kepolisian hingga akhirnya pelaku berhasil tertangkap.

Baca juga: Gawat! Kurang Tidur pada Pria Pengaruhi Kualitas Sperma

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah menyebut MAZ yang saat ini berstatus mahasiswa itu sedari kecil terbiasa menonton film porno. “Motivasi yang bersangkutan kenapa melakukan itu adalah karena dia memiliki kebiasaan yang kurang baik dimana pelaku ini semenjak kecil memiliki hobi atau menyukai menonton film porno,” kata Azis saat jumpa pers di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Selasa (26/10/2021).

MAZ mengaku menjadikan korbannya sebagai teman kencan atau pacar halusinasinya. Meski tak melakukan kontak fisik, modus membuntuti dan melakukan masturbasi di depan rumah korban ini yang selalu digunakan pelaku.

“Modus operandi sama. Diawali dengan menonton video porno kemudian dia terangsang dan mencari bahan untuk halusinasi. Korban diikuti kemudian dia masturbasi hingga mencapai ejakulasi,” tutur Azis.

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Kisah Wanita 74 Tahun Menikah dengan Sapi, Ternyata Ini Alasannya

Seorang perempuan berusia 74 tahun secara mengejutkan menikahi seekor sapi yang telah menciumnya.

Dirilis! Ini Daftar Lengkap UMK Kota dan Kabupaten se-Jawa Tengah 2022

Berikut ini terdapat daftar upah minimum kabupaten/kota (UMK) se-Jawa Tengah 2022 yang ditetapkan Gubernur Ganjar Pranowo.

Solopos Hari Ini: UMK Tak Jauh dari UMP

Di Solo, Wali Kota Gibran Rakabuming Raka akhirnya menandatangani UMK 2022 yang hanya naik sekitar Rp21.000 dari tahun sebelumnya.

Sejarah Hari Ini : 1 Desember 1941, Jepang Putuskan Perang Lawan AS

Keputusan Jepang berperang melawan Amerika Serikat dalam Perang Dunia II menjadi salah satu peristiwa yang terangkum dalam Sejarah Hari Ini, 1 Desember.

Catat! Objek wisata Kawasan Gunung Rinjani Tutup Sampai Maret 2022

Objek wisata alam di kawasan Gunung Rinjani di Lombok, Nusa Tenggara Barat, ditutup dari 29 November 2021 sampai 31 Maret 2022.

Jambret Dibekuk Berkat Aksi Berani Pemotor Nabrak dari Belakang

Pengendara sepeda motor itu menabrak kendaraan kedua pelaku yang baru saja merampas handphone milik seorang pelajar yang berjalan ke sekolah.

Tragedi Bekasi: Dendam lalu Memutilasi Teman Jadi 10 Bagian

Kepolisian mengungkapkan kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap seorang pria berinisial RS yang jasadnya dibuang di Kabupaten Bekasi, bermotif dendam.

Peredaran Sabu-Sabu 100 Kilogram Digagalkan Polda Aceh

Peredaran narkoba jenis sabu-sabu dengan berat mencapai 100 kilogram digagalkan Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh.

Sopir Melawan Arus di Tol Alami Demensia, Ini Penjelasannya

Demensia disebabkan oleh rusaknya sel saraf dan hubungan antar saraf pada otak.

Jadi Tersangka, Sopir Pikun yang Melawan Arah di Tol Tak Ditahan

Sopir Mercy tersebut tidak ditahan dikarenakan yang bersangkutan mengidap demensia atau penurunan daya ingat alias pikun.

Korban Penembakan Ipda OS di Exit Tol Bintaro Mengaku Wartawan

Namun, Zulpan belum bisa menjelaskan lebih lanjut mengenai pengakuan korban soal status wartawan tersebut.

Terbelit Utang, Keluarga Polisi Diusir Puluhan Preman

Pengusiran yang terjadi pada awal Oktober 2021 itu membuat R dan keluarganya harus berpindah-pindah tempat tinggal.

Melindungi Orang yang Terancam, Polisi Tembak Mati Pengganggu

Satu orang yang ditembak bernama Poltak Pasaribu meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS Kramat Jati, Minggu (28/11/2021) sedangkan satu lainnya menderita luka dan dalam perawatan.

Dinilai Luwes, Partai Nasdem Masuk 3 Besar Parpol

Survei yang dilakukan oleh New Indonesia Research & Consulting menunjukkan Partai Nasdem berhasil masuk ke barisan tiga besar partai politik di Tanah Air dengan elektabilitas mencapai 9,3 persen.

Giliran Mahasiswi Unsri Ngaku Dilecehkan Dosen Skripsi

Selain korban DR tersebut, Masnoni membenarkan ada dua orang mahasiswi lain yang menjadi korban pelecehan seksual dari oknum dosen di kampusnya.

Covid-19 Reda, Kepuasan Publik kepada Jokowi Meningkat

Menurut dia, naiknya tingkat kepuasan menunjukkan kebijakan pengendalian Covid-19 yang dipilih pemerintah efektif dalam menekan lonjakan kasus serta berdampak pada pelonggaran kegiatan ekonomi masyarakat.