Geger Surabaya Zona Hitam Covid-19, Ini Kata Gubernur Jatim
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. (Detik.com)

Solopos.com, SURABAYAKota Surabaya, Jawa Timur, menjadi zona hitam persebaran Covid-19 di Indonesia. Hal ini menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen.

Menanggapi hal itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menjelaskan indikator Surabaya pada peta laporan penyebaran kasus Covid-19 sebenarnya berwarna merah tua, bukan hitam. Hal ini menandakan banyaknya jumlah kasus Covid-19 di Surabaya.

“Itu bukan hitam, tapi merah tua. Seperti Sidoarjo yang angka kasusnya 500 sekian merah sekali. Kalau angkanya 2.000 sekian [seperti di Surabaya] merah tua,” terang Khofifah seperti dilansir Detik.com, Rabu (3/6/2020).

Diperpanjang Lagi! Siswa PAUD-SMP di Boyolali Belajar di Rumah hingga 30 Juni 2020

Berdasarkan peta yang membuat Surabaya menjadi seperti zona hitam, tercatat ada lebih dari 2.046 kasus Covid-19. Sampai Selasa (2/6/2020) Surabaya memiliki 2.748 kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Berdasarkan jumlah tersebut, sebanyak 300 pasien positif Covid-19 dinyatakan sembuh dan 253 lainnya meninggal dunia. Sampai saat ini Surabaya masih menjadi kota dengan kasus Covid-19 terbanyak di Jawa Timur disusul Sidoarjo dengan 683 kasus dan Gresik 183 kasus.

Selain Surabaya, sebenarnya masih ada wilayah lain di Indonesia yang tampak seperti zona hitam pada peta sebaran kasus Covid-19. Di antaranya Kelurahan Sunter Agung dan Kelurahan Pademangan Barat (DKI Jakarta), Sidoarjo (Jawa Timur), Depok dan Bekasi (Jawa Barat).

2 Pasien Baru Covid-19 Wonogiri: ABK Pelni dan Alumnus Pondok Temboro Magetan

Solusi

Kepala Departemen Epidemologi Fakultas Kesehatan Universitas Indonesia, Tri Yunis Miko Wahyono, menjelaskan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mengubah zona hitam menjadi hijau kembali. Dia pun memberikan saran kepada warga Surabaya untuk menerapkan protokol kesehatan demi mengubah status zona hitam Covid-19.

“Jadi kalau Surabaya hitam itu karena insidennya banyak di sana. Oleh karena itu caranya ya harus mengurangi ke merah, mengurangi ke kuning, kemudian baru ke hijau. Jadi enggak bisa kita dari hitam langsung ke hijau atau ke biru,” terangnya.

Adapun cara mengubah status wilayah zona hitam Covid-19 ke hijau adalah menutup mal, menerapkan PSBB yang ketat, serta mengurangi aktivitas di luar rumah.

Pemilik Toko Bangunan di Karanganom Klaten Positif Covid-19

Sumber: Detik.com


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho