Tutup Iklan -->
Geger Indonesia Barokah, Erick Thohir: Tabloid Fatah Juga Kampanye Negatif
Ketua Tim kampanye Nasional Jokowi Ma\'ruf Amin, Erick Thohir, saat akan memberikan sambutan pada acara Flashmob Kebangsaan untuk NKRI di Benteng Vastenburg, Solo, Minggu (27/1/2019). (Solopos-Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO — Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Erick Thohir, mempersilakan Badan Pemenangan nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk melaporkan aktor di balik Tabloid Indonesia Barokah. Hal itu dikatakan Erick untuk merespons tudingan BPN yang telah menyebut satu nama yang diduga orang dekatnya.

Kendati begitu, Erick meminta semua pihak juga mengecek peredaran selebaran atau tabloid yang narasinya mirip, namun untuk memojokkan petahana. Pasalnya, kata dia, ada tabloid lain yang beredar dan berisi kampanye negatif terhadap kubu Jokowi-Ma'ruf.

“Jusuf Kalla sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia [DMI] sudah meminta agar masjid tidak dipakai untuk kampanye politik. Kalau mesti jujur ada dua tabloid yang beredar, Indonesia Barokah dan Fatah, selebaran yang menurut saya sama-sama [kampanye negatif]. Kita tunggu KPU (Komisi Pemilihan Umum) dan Bawaslu bagaimana hasilnya. Saya sendiri tidak tahu siapa aktor di balik dua edaran itu,” kata dia, ditemui wartawan di Loji Gandrung, setelah menemui Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Minggu (27/1/2019) siang.

Erick menyatakan sebelumnya TKN sudah merilis pernyataan apabila tabloid yang beredar di masjid-masjid tersebut secara hukum salah untuk segera dilaporkan. Prosesnya, sambung dia, seperti tabloid yang beredar di momen Pemilu Presiden (Pilpres) 2014, Obor Rakyat.

“Silakan dilaporkan seperti Obor Rakyat, kan ada prosedurnya. Hasilnya juga bisa dlihat, saya yakin Bawaslu dan KPU profesional. Kalau Indonesia Barokah dilaporkan, kami akan menyusul melaporkan Fatah. Nantinya, (masyarakat) bisa melihat siapa aktor sebenarnya seperti Obor Rakyat yang sudah diakui La Nyala [Mattalitti],” paparnya.

Ihwal tudingan orang dekat yang berada di balik Tabloid Indonesia Barokah, Erick mengaku tidak bisa langsung mengambil kesimpulan dan memutuskan percaya atau tidak percaya. Ia sendiri akan mengecek secara langsung pada rapat rutin TKN yang digelar tiap Selasa.

“Enggak bisa saya telepon, terus tanya individu. Harus ketemu,” kata Erick.

Erick Thohir menggelar berbagai acara dalam lawatannya ke Solo, Minggu. Setelah menghadiri Flash Mob sukarelawan Jokowi-Ma’ruf Amin di Benteng Vasteburg, dia bertemu pengusaha muda yang tergabung dalam acara Satu Indonesia di Kafe Hierarchy, Laweyan, Solo.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho