Gegara Korsleting Listrik, 4 Rumah di Ringinpitu Ludes Terbakar

Empat rumah di Desa Ringinpitu, Tanggungharjo yang terbakar tersebut milik Sugiyono, 55, Sadimah, 65, Abdul Wahid, 57, dan Safuan, 73.

 Polisi dan TNI mengecek lokasi kebakaran empat rumah warga di Desa Ringinpitu, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan, Jumat (16/7/2021). (Solopos.com-Polres Grobogan)

SOLOPOS.COM - Polisi dan TNI mengecek lokasi kebakaran empat rumah warga di Desa Ringinpitu, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan, Jumat (16/7/2021). (Solopos.com-Polres Grobogan)

Solopos.com, PURWODADI – Ketenangan Desa Ringinpitu, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (16/7/2021) dini hari terganggu dengan kejadian kebakaran empat rumah warga setempat.

Kebakaran yang diduga karena korsleting listrik dari salah satu rumah korban, menyebabkan empat rumah tersebut ludes terbakar. Keempat rumah warga tersebut terbuat dari kayu sehingga kebakaran cepat membesar.

Adapun empat rumah yang terbakar tersebut milik Sugiyono, 55, Sadimah, 65, Abdul Wahid, 57, dan Safuan, 73. Seluruh rumah tersebut berada di RT 001, RW 002 Desa Ringinpitu, Tanggungharjo.

Baca juga: 16 Korban Meninggal Dunia, Ternyata Ada Kisah Mistis di Balik Kecelakaan Tragis Mobil Pikap di Batang

Musibah kebakaran tersebut  terjadi Jumat (16/7) pukul 03.30 WIB. Api diduga pertama kali muncul dari rumah Safuan. Saat itu, Sadimah terbangun dan melihat adanya kobaran api dari belakang rumah tetangganya tersebut.

Melihat ada nyala api dari rumah Safuan, Sadimah yang juga menjadi korban kebakaran berteriak meminta tolong. Teriakannya membuat Saduan terbangun dan warga yang berada di sekitar lokasi kebakaran berdatangan.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan Sekretaris Desa Ringinpitu, Gampang Budiyono, 33, ke Polsek Tanggungharjo. Kemudian diteruskan ke pos pemadam kebakaran di Kecamatan Gubug dan pos pusat di Purwodadi.

Baca juga: Kabar Baik, Grobogan Tak Lagi Zona Merah Covid-19 Tapi Jangan Terlena

Penyebab Empat Rumah Terbakar

Warga pun berupaya memadamkan api di rumah Safuan dengan peralatan seadanya. Namun karena rumah terbuat dari kayu, api dengan cepat merembet ke tiga rumah yang ada di sebelahnya.

Petugas kebakaran yang datang ke lokasi, dibantu warga berupaya memadamkan api. Bahkan mereka harus berjibaku hampir dua jam untuk memadamkan kobaran api. Baru sekitar pukul 05.00 WIB, api berhasil dipadamkan, namun keempat rumah korban sudah ludes terbakar.

Anggota Polsek Tanggungharjo dan tim Inafis Polres Grobogan langsung melakukan pemeriksaan tempat kejadian untuk mengetahui penyebab kebakaran.

Baca juga: Obat Antibiotik Langka, Sekda Langsung Sidak Apotek di Salatiga

Kapolsek Tanggungharjo, Iptu Winarno mengatakan, empat rumah warga yang terbakar tersebut berbahan kayu jati. Tiga rumah berukuran 10 cm x 10 cm dan tinggi tiang 3 meter.

“Sedangkan rumah milik Safuan berukuran 12 x 12 serta tinggi 3 meter,” terang Iptu Winarno.

Dikatakan Iptu Winarno, penyebab kebakaran berdasarkan pemeriksaan petugas adalah konsleting listrik. “Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Total kerugian yang dialami para korban sekira Rp250 juta,” jelas Iptu Winarto.

 

 

 

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Semarang Level 1, Ini Pesan Wali Kota Hendi ke Warga

Kota Semarang, Jawa Tengah, menjadi salah satu daerah yang masuk level 1 dalam perpanjangan PPKM Jawa Bali.

Capaian Vaksinasi Dosis Satu 40,92 Persen, Grobogan Bertahan Level 3

Kabupaten Grobogan sesuai Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021 masih menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.

Protes Tempat Karaoke & Prostitusi Ditutup, Ormas di Pati Surati Jokowi

Penutupan prostitusi dan tempat karaoke ilegal oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati, Jawa Tengah (Jateng) mendapat protes dari organisasi masyarakat (ormas).

Indahnya Bendungan Wadaslintang, Dijuluki Mini Danau Toba Gaes

Bendungan atau waduk Wadaslintang di wilayah Wonosobo dan Kebumen memiliki panorama yang indah hingga disebut sebagai mini Danau Toba.

Kisah Petani Magelang Raup Cuan dari Porang

Petani di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah sedang bersemangat dalam menggeluti budi daya tanaman porang.

Pesona Wisata Rumah Pohon Hits di Brebes

Lokasi wisata rumah pohon yang berada di Kecamatan Bandar ini memberikan suguhan panorama alam dari atas pohon dan juga memberikan sensasi kesejukan.

Hore! Magelang PPKM Level 2, Taman Kyai Langgeng Segera Dibuka

Objek wisata Taman Kyai Langgeng di Kota Magelang akan kembali dibuka atau menerima kunjungan wisatawan, akhir pekan ini.

Emoh Banteng Vs Celeng, Ketua PDIP Salatiga Ingin Jokowi Tiga Periode

Ketua PDIP Salatiga, Teddy Sulistio, mendukung wacana Presiden Joko Widodo (Jokowi) tiga periode.

Pemuda Nekat Sebar Foto Bugil Mantan Pacar Gegara Sakit Hati Diputus

Seorang pemuda menyebarkan foto bugil mantan pacarnya karena sakit hati diputuskan.

Kawasan Industri Batang Bencana untuk Warga Lokal?

Pembangunan Kawasan Industri Terpadu Batang menyebabkan sejumlah bencana bagi masyarakat lokal, seperti banjir yang membawa material pembangunan serta lumpur.

Wringin Seto, Kepercayaan Asli Warga Blora Lahir di Solo

Ajaran Kekandangan Wringin Seto kali pertama disebarkan oleh Eyang Amiseno dan Amiluhur di Kota Solo yang kemudian menyebar dan menjadi kepercayaan warga Blora.

Indahnya Wisata Alam Guci di Bumi Bahari Tegal

Wisata Guci terletak di lereng Gunung Slamet dengan ketinggian 1.050 – 1250 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan memiliki luas 20 hektare terkenal dengan air terjun dan pancuran air panas.

Seleksi CASN Kemenkum HAM Transparan & Bebas KKN, Jangan Percaya Calo!

Peserta seleksi CASN Kementerian Hukum dan HAM diimbau tidak percaya oknum atau orang yang tidak bertanggungjawab, yang menjanjikan bisa membantu atau meluluskan.

Kraca, Kuliner Khas Banyumas dari Keong

Kraca merupakan kuliner khas Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah yang bahan dasarnya berupa keong sawah.

Tak Bisa Renang, Bocah asal Grobogan Tenggelam di Saluran Irigasi

Lutfia Fadilla, 11, tenggelam di saluran irigasi Dusun Tuwung, Desa Suru, Kecamatan Geyer, Selasa (19/10/2021) karena tidak bisa berenang.