Gegara Konsleting, Rumah Mbah Parti di Toroh Ludes Terbakar
Anggota Polsek Toroh melakukan olah TKP kebakaran rumah di Desa Kenteng, Toroh, Kabupaten Grobogan, Rabu (24/2/2021) dini hari. (Istimewa/Polsek Toroh)

Solopos.com, PURWODADI -- Satu rumah terbuat dari kayu milik warga Desa Kenteng RT 003, RW 002, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan ludes terbakar, Rabu (24/2/2021) dini hari. Pemilik rumah, Parti, 79, menderita kerugian akibat peristiwa tersebut.

Informasi yang diperoleh, menyebutkan musibah kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 03.15 WIB. Saat itu saksi Nur Khasanah, 35, tetangga korban terbangun dan mendengar suara seperti kayu terbakar.

Karena curiga, Nur langsung keluar rumah dan melihat api dari arah rumah korban. Kontan saksi berteriak kebakaran dan minta tolong warga sekitar lokasi kejadian.

Baca jugaStasiun Tawang Semarang Banjir, Layanan Penumpang Dialihkan ke Stasiun Poncol

Mendengar teriakan tersebut keluarga korban terbangun dan segera membangunkan Mbah Parti untuk menyelamatkan diri. Sedangkan warga lainnya berupaya memadamkan api dan menghubungi pemadam kebakaran. Namun, kobaran api terus membesar.

Beberapa menit kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.58 WIB. Namun kondisi seluruh bangunan yang terbuat dari kayu ludes terbakar.

Kapolsek Toroh, AKP Darmono menjelaskan, rumah yang terbakar milik Mbah Parti, berukuran 5 meter x 17 meter. Setelah mendapatkan laporan, tim unit reskrim Polsek Toroh langsung menuju ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Berdasarkan olah TKP, kebakaran diduga karena konsleting dari ruang tengah. Tidak ada korban jiwa, namun korban mengalami kerugian material sekira Rp60 juta,” jelas AKP Darmono.

Baca jugaPPKM Mikro Lanjut, Kasus Covid-19 di Grobogan Naik Turun

Berhati-Hati

Adanya insiden kebakaran ini, AKP Darmono kembali mengimbau kepada masyarakat, khususnya warga Kecamatan Toroh agar berhati-hati dalam penggunaan kabel listrik atau barang-barang lainnya yang mudah terbakar.

Sebelumnya pada Senin, 1 Februari 2021 ruang belakang warung kopi Leter S di Desa Bandungharjo, Kecamatan Toroh, terbakar karena konsleting di bagian atapnya. Kejadian pukul 05.30 WIB diketahui pengendara motor dan tetangga korban.

Kebakaran akibat konsleting juga menimpa rumah Sunarti, di Desa Geyer, Kecamatan Geyer, pada Selasa 16 Februari 2021. Rumah terbuat dari kayu ludes terbakar. Korban menderita kerugian material sekitar Rp125 juta.

 

 

 



Berita Terkini Lainnya








Kolom